Realme 16 Series dan OnePlus 15R Mendadak Naik, Sinyal Ponsel Mid-Range Makin Mahal

Harga sejumlah ponsel kelas menengah di India kembali naik, dan kali ini lini Realme 16 Series serta OnePlus 15R ikut terdampak. Kenaikan ini membuat beberapa model dijual jauh lebih mahal dibanding harga saat pertama meluncur.

Perubahan harga tersebut menambah tekanan bagi konsumen yang mengincar perangkat di segmen menengah-premium. Di saat yang sama, tren ini menunjukkan bahwa kenaikan harga bukan lagi kasus terpisah pada satu merek, melainkan mulai terlihat di beberapa vendor sekaligus.

Realme 16 Series ikut terkerek

Realme 16, Realme 16 Pro, dan Realme 16 Pro+ kini dijual dengan banderol baru di India. Ketiganya sebelumnya sudah meluncur di negara tersebut pada awal tahun ini, tetapi kini seluruh variannya mengalami revisi harga.

Untuk Realme 16, varian 8GB + 128GB sekarang dibanderol Rs. 33,999. Saat peluncuran, model yang sama dijual seharga Rs. 31,999.

Varian 8GB + 256GB kini naik menjadi Rs. 36,999 dari harga awal Rs. 33,999. Sementara versi 12GB + 256GB kini dijual Rs. 39,999, naik dari Rs. 36,999.

Kenaikan yang lebih besar terlihat pada Realme 16 Pro. Varian 8GB + 128GB sekarang dipatok Rs. 36,999, padahal harga peluncurannya berada di Rs. 31,999.

Versi 8GB + 256GB untuk Realme 16 Pro kini dijual Rs. 39,999 dari sebelumnya Rs. 33,999. Adapun varian 12GB + 256GB naik menjadi Rs. 42,999 dari harga awal Rs. 36,999.

Realme 16 Pro+ 5G juga mengalami penyesuaian yang signifikan. Varian 8GB + 256GB kini tercantum seharga Rs. 48,999, naik dari Rs. 41,999 saat debut.

Versi 12GB + 256GB dari model tertinggi ini sekarang dijual Rs. 52,999. Saat pertama hadir di India, varian itu dibanderol Rs. 44,999.

OnePlus 15R juga naik lagi

Tidak hanya Realme, OnePlus 15R juga mengalami kenaikan harga di India. Perangkat ini kini tercantum di Amazon dengan harga baru yang lebih tinggi dibanding saat peluncuran.

Varian OnePlus 15R 12GB + 256GB sekarang dijual Rs. 54,999. Harga awalnya adalah Rs. 47,999.

Model 12GB + 512GB juga ikut naik menjadi Rs. 59,999. Sebelumnya, varian ini dijual seharga Rs. 52,999.

Kenaikan pada OnePlus 15R disebut terjadi lagi, menandakan harga perangkat tersebut sudah pernah disesuaikan sebelumnya. Hal ini memperkuat gambaran bahwa pasar ponsel di India sedang menghadapi tekanan biaya yang belum mereda.

Bukan hanya dua merek

Pola serupa juga terlihat pada merek lain. Poco X8 Pro Max kini mulai Rs. 44,999 untuk varian 12GB + 256GB, naik dari Rs. 42,999 saat peluncuran.

Untuk varian 12GB + 512GB, harganya tercatat Rs. 48,999. Angka ini sama dengan harga peluncurannya, sehingga tidak menunjukkan kenaikan pada konfigurasi tersebut.

Poco M8 5G pun ikut terdampak revisi harga. Varian dasar 6GB + 128GB kini dijual Rs. 20,999, naik dari Rs. 18,999.

Varian 8GB + 128GB sekarang dibanderol Rs. 22,999 dari sebelumnya Rs. 19,999. Sementara model 8GB + 256GB naik menjadi Rs. 24,999 dari Rs. 21,999.

Lava Agni 4 juga mencatat lonjakan harga yang cukup besar. Satu-satunya varian 8GB + 256GB kini dijual Rs. 29,999 di Amazon, dibanding harga peluncuran Rs. 24,999.

Tekanan biaya komponen jadi sorotan

Kenaikan harga di berbagai model ini diyakini berkaitan dengan meningkatnya biaya komponen. Selain itu, produsen juga masih menghadapi kekurangan pasokan chip memori seperti DRAM dan NAND secara global.

Kondisi tersebut membuat biaya produksi ponsel tetap tertekan meski persaingan di segmen menengah sangat ketat. Dampaknya terlihat langsung pada harga ritel, termasuk pada model yang sebenarnya sudah lebih dulu diluncurkan.

Bagi pembeli di India, perubahan ini berarti selisih harga terhadap banderol awal kini semakin lebar pada sejumlah model populer. Realme 16 Pro+, OnePlus 15R, hingga Lava Agni 4 menjadi contoh perangkat yang kini dijual beberapa ribu rupee lebih mahal dibanding saat pertama masuk pasar.

Situasi ini juga menunjukkan bahwa label harga saat peluncuran belum tentu bertahan lama. Selama biaya komponen dan pasokan memori masih bergejolak, revisi harga pada ponsel kelas menengah tampaknya masih akan terus menjadi perhatian pasar.

Source: www.gadgets360.com
Exit mobile version