DJI resmi memperkenalkan Osmo Pocket 4 di Jakarta lewat kemitraan strategis dengan Erajaya Active Lifestyle. Kehadiran kamera gimbal saku ini ditujukan untuk kreator yang membutuhkan perangkat ringkas, tetapi tetap mengincar kualitas visual setara kamera profesional.
Di pasar Indonesia, Osmo Pocket 4 diposisikan sebagai jawaban untuk kebutuhan produksi konten yang makin mobile. Perangkat ini disebut siap dipakai untuk berbagai situasi, mulai dari vlogging santai hingga produksi sinematik yang lebih kompleks.
Lima fitur unggulan yang jadi sorotan
Osmo Pocket 4 membawa lima lompatan teknologi yang paling menonjol di kelasnya. Kombinasi fitur ini membuatnya tampil bukan sekadar kamera saku, melainkan alat produksi yang serius untuk konten visual.
Fitur pertama ada pada kualitas visual sinematik dan kemampuan low-light. Kamera ini memakai sensor CMOS 1 inci dengan aperture f/2.0, lalu didukung 14 stops dynamic range dan profil warna 10-bit D-Log.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan gambar tajam dan natural di kondisi minim cahaya. Hasilnya juga ditujukan agar warna tetap kaya dan akurat saat merekam senja atau area dengan kontras tinggi.
Rekaman lambat dan pelacakan subjek lebih cerdas
Keunggulan berikutnya hadir lewat perekaman slow-motion Ultra HD 4K hingga 240fps. Mode ini memberi ruang lebih luas untuk menangkap aksi atau efek dramatis dengan gerakan yang sangat halus.
Kamera ini juga memiliki fitur Zoom khusus untuk berpindah ke 2x lossless zoom secara instan. Di sisi lain, ActiveTrack 7.0 membuat pelacakan subjek menjadi lebih pintar dan mampu mengunci objek hingga pembesaran 4x.
Fitur pelacakan itu dipadukan dengan Intelligent AutoFocus, Subject Lock Tracking, dan Registered Subject Priority. Sistem ini dapat memprioritaskan ketajaman pada wajah pengguna yang sudah terdaftar, sementara Gesture Control membuat proses rekam terasa lebih interaktif.
Desain ringkas, penyimpanan besar, dan kontrol cepat
Dari sisi desain, Osmo Pocket 4 mengandalkan layar sentuh putar yang memungkinkan perekaman dimulai hanya dengan memutarnya. DJI juga menambahkan joystick 5D baru, tombol Zoom fisik, dan tombol Custom Preset untuk mempercepat pengoperasian.
Untuk kebutuhan file video berukuran besar, perangkat ini dibekali penyimpanan internal 107GB. Kecepatan transfer datanya disebut mencapai 800MB/s, sehingga mendukung proses pemindahan file yang lebih cepat.
Fitur pendukung kreatifnya juga cukup lengkap. Ada Slow Shutter Video untuk efek motion blur, Film Tone untuk kurva warna klasik, dan In-Camera Beautify untuk menghaluskan tekstur wajah secara natural.
Selain itu, tersedia Attachable Fill Light berbasis magnet untuk membantu pencahayaan saat kondisi backlit. Integrasi audio juga ditopang OsmoAudio yang mendukung sambungan nirkabel hingga 4-channel dengan DJI Mic 2, Mic 3, dan Mic Mini.
Baterai, harga resmi, dan paket penjualan
Untuk mobilitas, DJI menanamkan teknologi Fast Charging yang bisa mengisi baterai hingga 80% dalam 18 menit. Saat penuh, kamera ini diklaim mampu merekam hingga 240 menit.
Osmo Pocket 4 sudah bisa dipesan lewat pre-order pada periode 16–29 April 2026. Penjualan resmi di pasar ritel Indonesia dimulai pada 30 April 2026.
DJI menawarkan dua paket penjualan untuk kamera ini. Varian Osmo Pocket 4 Standard dijual seharga Rp 9.100.000, sedangkan Osmo Pocket 4 Creator Combo dibanderol Rp 10.750.000.
Konsumen dapat membelinya melalui DJI Official Online Store di berbagai lokapasar, serta jaringan retail fisik Erajaya Group seperti DJI Experience Store, Urban Republic, Erafone, dan iBox. Perangkat ini juga hadir dengan garansi resmi untuk pasar Indonesia.
