Samsung Akhiri Beta One UI 8.5 di Galaxy A36, Pengguna Akhirnya Bisa Update Stabil

Samsung mulai menggulirkan One UI 8.5 versi stabil untuk Galaxy A36. Pembaruan ini menandai berakhirnya program beta perangkat lunak baru tersebut setelah berjalan sekitar satu setengah bulan.

Kabar ini penting bagi pengguna Galaxy A36 karena fase uji coba kini resmi selesai. Artinya, Samsung sudah membawa One UI 8.5 ke tahap rilis umum, setidaknya untuk pasar awal peluncuran.

Saat ini, distribusi pembaruan dimulai di Korea Selatan, yang menjadi pasar domestik Samsung. Firmware yang dibawa pada rilis stabil ini memiliki nomor versi A366NKSU6CZDA.

One UI 8.5 yang hadir di Galaxy A36 berbasis Android 16 QPR2. Dengan demikian, pembaruan ini bukan sekadar patch kecil, melainkan bagian dari peningkatan perangkat lunak yang lebih besar pada sisi sistem.

Program beta One UI 8.5 untuk Galaxy A36 sebelumnya berlangsung sekitar satu setengah bulan. Durasi itu memberi gambaran bahwa Samsung menyelesaikan fase pengujian publik dalam waktu relatif singkat sebelum menyalurkan versi stabil.

Peluncuran awal di Korea Selatan juga sejalan dengan pola distribusi perangkat lunak Samsung yang sering dimulai dari negara asalnya. Dari sana, pembaruan biasanya menjadi acuan untuk ekspansi ke wilayah lain, meski jadwal negara berikutnya belum dirinci.

Bagi pemilik Galaxy A36 di Korea Selatan, nomor firmware A366NKSU6CZDA menjadi penanda utama bahwa perangkat telah menerima build stabil terbaru. Informasi ini juga membantu pengguna membedakan versi final dari build beta yang sebelumnya beredar.

Rilis stabil ini sekaligus menutup babak pengujian One UI 8.5 di Galaxy A36. Fokus berikutnya akan tertuju pada seberapa cepat Samsung memperluas ketersediaannya ke pasar lain di luar Korea Selatan.

Dari sisi konteks, hadirnya Android 16 QPR2 di ponsel kelas menengah seperti Galaxy A36 menunjukkan bahwa pembaruan sistem terbaru tidak hanya diprioritaskan untuk lini premium. Ini menjadi sinyal penting bagi pengguna yang menantikan umur dukungan perangkat lunak yang aktif di segmen tersebut.

Meski detail fitur tidak dirinci pada rilis ini, status “stable” berarti Samsung menilai perangkat lunak tersebut sudah siap dipakai lebih luas. Bagi pengguna yang sebelumnya mengikuti program beta, versi ini menjadi transisi dari tahap pengujian ke penggunaan harian yang lebih matang.

Pengumuman ini juga memberi kepastian bagi pengguna yang menunda instalasi selama periode beta. Dengan berakhirnya program uji coba, perhatian kini beralih ke kestabilan, kompatibilitas, dan pengalaman pemakaian pada build final.

Untuk saat ini, informasi yang sudah dipastikan mencakup status rilis stabil, basis Android 16 QPR2, wilayah awal distribusi di Korea Selatan, dan nomor firmware A366NKSU6CZDA. Detail lanjutan seperti perluasan wilayah dan ketersediaan di pasar lain masih menunggu rollout berikutnya dari Samsung.

Source: www.sammobile.com
Terkait