Back Door HP Samsung Renggang Bukan Sekadar Lem, Ini 3 Penyebab Utamanya

Author: Qoo Media

Back door HP Samsung yang renggang sering muncul bukan karena satu sebab tunggal. Masalah ini biasanya berawal dari lem perekat yang melemah, terutama setelah ponsel dipakai lebih dari dua tahun.

Kondisi itu jadi lebih serius saat HP mengalami panas berlebih. Baterai yang mengembang juga dapat mendorong back door keluar, sehingga celah makin terlihat dan bodi belakang tidak lagi rapat.

Tiga penyebab utama yang paling sering muncul

Secara umum, ada tiga faktor yang paling sering membuat back door HP Samsung renggang. Lem yang menua, overheat, dan baterai mengembang sama-sama bisa memicu masalah ini secara acak dan sulit diprediksi.

Lem perekat biasanya mulai turun daya rekatnya setelah penggunaan jangka panjang. Saat suhu HP terlalu tinggi, lem di sekitar back door bisa meleleh dan sambungan bodi menjadi longgar.

Model yang paling sering disebut rawan

Secara teori, semua HP Samsung bisa mengalami back door renggang. Namun, pengguna di Samsung Community paling sering menyebut Galaxy A52 dan Galaxy A52s 5G sebagai model yang rawan.

Galaxy A53 dan Galaxy A54 juga kerap mendapat keluhan serupa. Dari lini flagship, Galaxy S21+, Galaxy S20 FE, dan Galaxy S23 ikut tercatat dalam pembahasan pengguna.

Model lawas seperti Galaxy A7 dan Galaxy S9 juga tidak luput dari masalah ini. Sementara itu, belum ada kasus back door renggang yang tercatat pada seri baru seperti Galaxy S25, Galaxy A56, atau Galaxy S26.

Kebiasaan harian yang ikut mempercepat kerusakan

Pola penggunaan sehari-hari punya pengaruh besar terhadap kondisi back door. Memakai HP secara berlebihan, terutama saat baterai sedang diisi daya, bisa membuat suhu naik dan memperburuk kondisi lem.

Membongkar HP sembarangan juga berisiko merusak daya rekat bodi belakang. Selain itu, HP yang jatuh, terkena benturan, atau masuk air lebih mudah mengalami celah pada back door.

Cara mencegah agar tidak makin renggang

Pencegahan paling dasar adalah menggunakan HP secara wajar, terutama pada bagian baterai. Pengguna juga sebaiknya tidak bermain HP sambil mengecas dan memastikan kondisi baterai tetap baik.

Case menjadi pelindung tambahan yang penting untuk menjaga bodi dan back door tetap aman. Pelindung ini membantu mengurangi risiko saat HP terbentur atau jatuh.

Pilihan perbaikan yang paling aman

Back door renggang sebenarnya bisa direkatkan ulang dengan lem, tetapi cara ini hanya layak dilakukan oleh orang yang berpengalaman. Untuk hasil yang lebih aman dan maksimal, teknisi profesional atau service center menjadi pilihan yang lebih disarankan.

Samsung menyebut kerusakan akibat masalah internal, bukan kesalahan pengguna, bisa diklaim garansi dan diperbaiki tanpa biaya. Jika memilih service pihak ketiga, biaya perbaikan umumnya berada di kisaran Rp100 ribu sampai Rp200 ribuan, tergantung model dan tingkat kerusakannya.

Masalah ini tidak boleh dianggap sepele karena celah kecil bisa membuat air dan debu lebih mudah masuk. Jika dibiarkan, komponen di dalam perangkat bisa berkarat, konektor rusak, memicu konsleting, dan membuat HP akhirnya tidak bisa digunakan.

Source: www.idntimes.com
Terbaru