One UI 8.5 Mulai Menyebar, Cek Apakah Region Galaxy Anda Sudah Kebagian

Author: Qoo Media

Samsung mulai memperluas pembaruan stabil One UI 8.5 ke banyak wilayah, setelah lebih dulu memulainya di Korea Selatan. Per 19 Mei 2026, pembaruan ini sudah tersedia setidaknya untuk satu perangkat Galaxy di puluhan pasar di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Timur Tengah.

Informasi ini penting bagi pengguna Galaxy karena peluncuran tidak berjalan serentak di semua negara dan semua model. Daftar wilayah yang sudah kebagian update memberi gambaran lebih jelas tentang seberapa luas distribusi One UI 8.5 saat ini.

Rollout stabil One UI 8.5 dimulai setelah berbulan-bulan fase beta dan beberapa pembaruan di berbagai perangkat Galaxy. Gelombang pertama memang difokuskan untuk lini flagship dan ponsel lipat Samsung yang paling baru.

Perangkat yang disebut sudah masuk batch awal mencakup Galaxy S25 series, Galaxy S24 series, Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7, Galaxy Z Fold 6, dan Galaxy Z Flip 6. Samsung memulai distribusi di negara asalnya, lalu melanjutkan ekspansi ke wilayah lain.

Wilayah yang sudah menerima One UI 8.5

Di Asia, pasar yang sudah masuk daftar meliputi Afghanistan, China, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, Malaysia, Nepal, Pakistan, Philippines, Singapore, South Korea, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam. Ini menjadikan Asia sebagai salah satu kawasan dengan cakupan rollout paling luas saat ini.

Untuk kawasan Timur Tengah, pembaruan sudah tersedia di Iraq, Israel, Saudi Arabia, Turkey, dan United Arab Emirates. Daftar ini menunjukkan Samsung tidak hanya fokus pada pasar inti, tetapi juga memperluas distribusi ke sejumlah negara penting di kawasan tersebut.

Di Eropa, rollout tercatat aktif di Austria, Croatia, France, Georgia, Ireland, Netherlands, Poland, Portugal, Russia, Serbia, Slovenia, Switzerland, United Kingdom, dan Pan Europe (EUY). Kehadiran kode regional Pan Europe juga menandakan distribusi firmware lintas pasar Eropa sudah mulai berjalan.

Di Amerika Utara, wilayah yang sudah mendapatkan pembaruan meliputi Canada, Dominican Republic, Guatemala, Mexico, dan United States. Cakupan ini menunjukkan distribusi tidak hanya menyasar pasar besar seperti AS dan Kanada, tetapi juga beberapa negara lain di kawasan.

Untuk Amerika Selatan, daftar negara yang sudah tersentuh One UI 8.5 meliputi Argentina, Bolivia, Brazil, Colombia, Ecuador, Paraguay, Peru, dan Uruguay. Sementara di Afrika, rollout sudah muncul di Egypt, Ghana, Kenya, Libya, Morocco, Nigeria, Senegal, South Africa, dan Tunisia.

Perangkat yang mulai kebagian update

Selain flagship dan foldable generasi terbaru, Samsung juga mulai menggulirkan pembaruan ke perangkat lain. Model yang disebut sudah mulai menerima One UI 8.5 termasuk Galaxy S24 FE, Galaxy S23 series, Galaxy Z Fold 5, Galaxy Z Flip 5, Galaxy A56, dan Galaxy A36.

Sebagian model disebut sudah mulai menerima update secara global. Sementara model lain masih menunggu giliran ekspansi yang diperkirakan dimulai dalam waktu dekat.

Hal ini menunjukkan pola rollout Samsung tetap bertahap. Perusahaan biasanya memulai dari perangkat premium lebih dahulu, lalu meluas ke ponsel kelas menengah dan perangkat lain yang memenuhi syarat.

Apa yang bisa diharapkan selanjutnya

Setelah fase awal ini, Samsung diperkirakan akan memperluas One UI 8.5 ke lini tablet dan perangkat midrange lainnya. Seri M dan F yang berada di kelas budget disebut berpotensi mulai menerima pembaruan sekitar akhir Juni di banyak wilayah.

Meski begitu, jadwal rinci untuk tiap negara dan tiap model masih belum sepenuhnya jelas. Karena itu, ketersediaan update bisa berbeda tergantung perangkat, operator, dan pasar tempat perangkat tersebut dijual.

Samsung biasanya memerlukan sekitar tiga hingga empat bulan untuk menuntaskan rollout pembaruan besar. Jika proses berjalan sesuai rencana, distribusi One UI 8.5 untuk sebagian besar perangkat yang memenuhi syarat dapat selesai sebelum Juli.

Bagi pengguna di Indonesia, masuknya nama Indonesia ke dalam daftar wilayah aktif menjadi sinyal penting bahwa rollout sudah berjalan. Namun, seperti biasa pada pembaruan besar Samsung, notifikasi OTA bisa tiba secara bertahap dan tidak selalu muncul bersamaan di semua unit.

Daftar wilayah ini juga masih dapat terus bertambah seiring ekspansi berikutnya. Dengan kata lain, pengguna Galaxy yang belum melihat pembaruan di perangkatnya masih perlu menunggu gelombang distribusi berikutnya sesuai model dan regional firmware masing-masing.

Source: sammyguru.com
Terbaru