XLSMART DAY Kelola 2,2 Ton Sampah Tanpa Ke TPA, Bukti ESG Pasca Merger

XLSMART DAY memperlihatkan bahwa sebuah perayaan korporasi bisa punya dampak lingkungan yang terukur, bukan hanya hiburan dan engagement. Dalam acara yang menjadi bagian dari perayaan 1st Anniversary perusahaan itu, XLSMART mengelola lebih dari 2,2 ton sampah tanpa berakhir di Tempat Pembuangan Akhir.

Acara tersebut digelar pada 25 April 2026 di ICE BSD Hall 1–3A dan dihadiri lebih dari 15 ribu pengunjung. Di momen itu, XLSMART menampilkan pendekatan keberlanjutan yang lebih sistematis, kolaboratif, dan scalable sebagai bagian dari implementasi Environmental, Social, and Governance atau ESG pasca merger.

Sampah Dipilah, Diolah, dan Ditekan ke Nol ke TPA

Salah satu capaian paling menonjol datang dari pengelolaan 2.231 kilogram sampah dengan konsep Zero Waste to Landfill bersama Waste4Change. Seluruh sampah dipilah langsung ke dalam kategori organik, anorganik, dan plastik sebelum diproses menjadi material baru, kompos, pakan ternak, hingga bahan bakar alternatif Refuse-Derived Fuel atau RDF.

Dari total sampah tersebut, 51% berhasil didaur ulang menjadi material baru. Lalu 1% diolah menjadi kompos dan pakan ternak, sementara 48% dimanfaatkan sebagai RDF.

Skema itu membuat XLSMART menghindari estimasi emisi karbon hingga sekitar 4.100 kilogram CO₂e. Angka ini menjadi salah satu penanda bahwa pengelolaan event bisa memberi dampak langsung pada pengurangan jejak lingkungan.

E-Waste dan Jejak Karbon Jadi Bagian dari Pengalaman Pengunjung

Selain sampah umum, XLSMART juga membuka ruang partisipasi lewat pengumpulan sampah elektronik. Program E-Waste Drop Box itu dijalankan bersama Remind dan memungkinkan pengunjung mendonasikan perangkat lama seperti handphone, charger, kabel, baterai, laptop, dan perangkat elektronik kecil lainnya.

Dari program tersebut, terkumpul sekitar 31 kilogram e-waste dari 22 jenis perangkat elektronik. Limbah elektronik itu didominasi kabel, charger, dan aksesori elektronik kecil, dengan estimasi reduksi emisi mencapai 77,43 kilogram CO₂e.

Di sisi edukasi, XLSMART menggandeng Jejakin untuk menghadirkan carbon calculator. Fasilitas ini memberi kesempatan kepada pengunjung untuk menghitung emisi karbon dari aktivitas harian mereka.

Sebanyak 189 partisipan mengikuti penghitungan emisi tersebut. Lebih dari separuh peserta, atau sekitar 54,5%, lalu melanjutkan ke aksi offset karbon melalui dukungan program penanaman pohon.

ESG Jadi Fondasi Budaya Baru Pasca Merger

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyebut XLSMART DAY sebagai langkah strategis untuk memperkuat implementasi event berkelanjutan yang telah dijalankan sebelum merger. Ia menegaskan bahwa perayaan korporasi bisa berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan melalui aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

Merza juga menyoroti tantangan event berskala besar, mulai dari pengelolaan sampah, konsumsi energi, mobilitas pengunjung, hingga penggunaan material. Karena itu, XLSMART memperkuat praktik keberlanjutan dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif.

Perusahaan menilai hasil implementasi ESG di XLSMART DAY dapat menjadi fondasi penting untuk membangun standar event berkelanjutan yang bisa direplikasi pada berbagai kegiatan perusahaan di masa depan. Di saat yang sama, pengalaman positif bagi karyawan dan publik juga diarahkan agar tetap punya tujuan yang lebih besar dan memberi kontribusi nyata.

Dari total emisi karbon pengunjung yang tercatat mencapai 2,4 ton CO₂e, kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove menjadi gambaran lain dari besarnya dampak yang bisa dihitung. Bagi XLSMART, capaian itu menegaskan bahwa sebuah event perusahaan kini dapat menjadi ruang untuk memperkuat engagement sekaligus membangun budaya keberlanjutan yang lebih konkret.

Exit mobile version