iQoo resmi meluncurkan TWS 5i di China sebagai earphone nirkabel yang membidik pasar gaming murah. Daya tarik utamanya ada pada baterai yang diklaim bisa bertahan hingga sekitar 50 jam jika digabung dengan charging case.
Di tengah harga 119 yuan atau tak sampai Rp 300.000, perangkat ini menonjol lewat kombinasi latensi rendah dan fitur audio khusus game. Posisi produk ini jelas mengarah ke pengguna yang mencari TWS terjangkau untuk bermain game mobile tanpa terlalu sering mengisi daya.
Untuk pemakaian satu kali pengisian, iQoo mengklaim TWS 5i bisa dipakai hingga 11,5 jam. Sementara untuk kebutuhan telepon, daya tahannya disebut mencapai sekitar 7 jam.
Angka tersebut menjadi salah satu nilai jual paling kuat di kelas harga terjangkau. Apalagi iQoo memang menempatkan TWS 5i sebagai earphone gaming murah, bukan model premium dengan fitur yang lebih lengkap.
Fokus ke gaming
iQoo membekali TWS 5i dengan driver 10 mm untuk urusan audio. Earphone ini juga mendukung teknologi audio buatan iQoo yang disebut Monster Sound.
Fitur itu dirancang untuk menyesuaikan karakter suara berdasarkan jenis game yang dimainkan. Dalam game FPS, misalnya, suara langkah kaki atau efek tembakan bisa dibuat lebih menonjol dibanding elemen audio lain.
Selain itu, TWS 5i juga mendukung spatial audio. iQoo turut menyediakan beberapa mode audio berbeda untuk game, film, dan konsumsi media umum.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa TWS 5i tidak hanya dijual lewat harga murah, tetapi juga lewat pengalaman suara yang disesuaikan dengan skenario penggunaan. Bagi pengguna ponsel gaming, pengaturan audio seperti ini bisa menjadi nilai tambah yang cukup penting.
Untuk mendukung permainan yang cepat, iQoo mengklaim latensi TWS 5i bisa mencapai 42 ms. Koneksi perangkat ini mengandalkan Bluetooth 5.4.
Latensi rendah dibutuhkan agar suara dan visual terasa lebih sinkron saat bermain. Dalam game seperti FPS atau balap, jeda yang kecil bisa membuat respons permainan terasa lebih baik.
Fitur pendukung dan kompromi
Di luar aspek gaming, iQoo juga menyertakan AI noise reduction untuk panggilan suara. Fitur ini ditujukan untuk membantu kualitas komunikasi saat pengguna menerima atau melakukan telepon.
Perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP54. Artinya, TWS 5i memiliki ketahanan terhadap debu dan cipratan air untuk pemakaian harian.
Fitur koneksi ke dua perangkat sekaligus juga tersedia. Dukungan ini memudahkan pengguna yang ingin menghubungkan earphone ke lebih dari satu perangkat tanpa harus repot melakukan proses pairing berulang.
Meski demikian, ada fitur yang memang tidak disertakan. iQoo tidak membekali TWS 5i dengan active noise cancellation atau ANC.
Absennya ANC bukan hal yang mengejutkan jika melihat posisinya di pasar. Dengan harga di bawah Rp 300.000, iQoo tampak lebih memprioritaskan baterai, latensi, dan fitur audio game daripada fitur peredam bising aktif.
Desain ringan untuk pemakaian lama
Dari sisi rancangan, iQoo TWS 5i memakai bentuk earbud bertangkai dengan eartip. Desain seperti ini umum dipakai untuk menjaga kenyamanan sekaligus membantu kestabilan saat digunakan dalam waktu lama.
Masing-masing earbud memiliki bobot sekitar 4,2 gram. Bobot yang ringan ini diklaim mendukung kenyamanan, baik untuk sesi gaming panjang maupun penggunaan harian.
Pilihan desain tersebut sejalan dengan fokus produk secara keseluruhan. Saat sebuah TWS dipasarkan untuk gamer mobile, kenyamanan pemakaian berjam-jam menjadi aspek yang tidak kalah penting dibanding spesifikasi teknis.
Kehadiran TWS 5i juga memperlihatkan arah iQoo yang tetap kuat di segmen gaming. Setelah dikenal lewat lini ponsel gaming, iQoo kini memperluas ekosistemnya dengan aksesori audio yang menyasar kebutuhan serupa.
Dengan harga 119 yuan, iQoo TWS 5i menawarkan paket yang menitikberatkan pada baterai panjang, latensi 42 ms, audio khusus game, dan bodi ringan. Kombinasi itu membuatnya tampil sebagai opsi TWS gaming murah bagi pengguna yang lebih mementingkan daya tahan dan respons audio ketimbang fitur premium seperti ANC.
Source: tekno.kompas.com






