Android 17 Siapkan Continue On, Pindah Kerja dari Ponsel ke Tablet Kini Semulus Apple

Google memperkenalkan fitur baru bernama Continue On yang akan hadir di Android 17. Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna melanjutkan pekerjaan dari satu perangkat Android ke perangkat lain tanpa harus memulai ulang dari awal.

Pengumuman itu muncul setelah Google menutup gelaran I/O 2026 di California. Continue On langsung menarik perhatian karena konsepnya mirip dengan Handoff milik Apple, yakni meneruskan aktivitas lintas perangkat dalam ekosistem yang sama.

Google menjelaskan Continue On sebagai alat continuity lintas perangkat yang hadir bersama Android 17 dengan API level 37. Fokus utamanya adalah menjaga alur kerja tetap berjalan ketika pengguna berpindah dari ponsel Android ke perangkat Android lain.

Pada tahap awal, dukungan fitur ini akan difokuskan untuk perpindahan dari ponsel ke tablet. Google juga menyebut mekanisme ini bersifat dua arah, sehingga kedua perangkat yang didukung bisa sama-sama mengirim dan menerima aktivitas aplikasi.

Dalam praktiknya, pengguna bisa mulai bekerja di sebuah aplikasi pada ponsel lalu melanjutkannya di tablet. Android akan menampilkan saran aplikasi yang sama di taskbar tablet, dan saat diketuk, aktivitas akan dilanjutkan dari titik terakhir.

Google menunjukkan cara kerja fitur tersebut lewat demonstrasi Google Docs. Dalam contoh itu, sebuah dokumen diedit di ponsel Android lalu dilanjutkan di tablet Android yang terhubung dengan akun Google yang sama.

Prompt untuk melanjutkan pekerjaan muncul langsung di taskbar tablet. Pendekatan ini menunjukkan bahwa transisi dibuat sesederhana mungkin agar pengguna tidak perlu mencari ulang file, dokumen, atau halaman yang sedang dibuka.

Demonstrasi lain memperlihatkan skenario pada Gmail. Aktivitas dimulai di aplikasi Gmail pada ponsel, lalu diteruskan ke Gmail versi web di tablet dengan membuka thread email yang sama.

Google menjelaskan bahwa aplikasi dapat menentukan untuk membuka aplikasi Android yang sama jika aplikasi native tersebut tersedia di perangkat penerima. Dengan kata lain, alur perpindahan tidak selalu harus berakhir di aplikasi web jika aplikasi aslinya sudah terpasang.

Mirip Handoff, tapi untuk ekosistem Android

Kemiripan Continue On dengan Handoff milik Apple cukup jelas dari sisi fungsi. Keduanya sama-sama dirancang agar pengguna bisa mulai mengerjakan sesuatu di satu perangkat dan melanjutkannya di perangkat lain secara cepat.

Pada ekosistem Apple, Handoff memungkinkan perpindahan tugas antarperangkat Apple. Pengguna harus masuk dengan Apple Account yang sama di semua perangkat serta mengaktifkan Wi‑Fi dan Bluetooth untuk memakai fitur tersebut.

Google belum merinci syarat teknis serupa seperti Wi‑Fi atau Bluetooth dalam pengenalan Continue On ini. Namun, demonstrasi yang ditampilkan menunjukkan perangkat yang digunakan berada dalam ekosistem Android yang sama dan terhubung ke akun Google yang sama.

Kehadiran Continue On juga memberi sinyal bahwa Google ingin memperkuat pengalaman lintas perangkat di Android. Selama ini, Android memiliki banyak bentuk perangkat, tetapi pengalaman melanjutkan pekerjaan secara mulus antarperangkat belum menjadi fitur yang menonjol di tingkat sistem.

Fokus awal pada produktivitas

Pilihan Google untuk mendemokan Google Docs dan Gmail bukan tanpa alasan. Kedua aplikasi itu mewakili skenario produktivitas yang paling mudah dipahami, yaitu mengedit dokumen dan melanjutkan percakapan email tanpa kehilangan konteks.

Jika fitur ini berjalan konsisten, perpindahan dari layar ponsel ke layar tablet bisa terasa lebih alami. Hal ini penting terutama untuk pengguna yang kerap memulai pekerjaan singkat di ponsel lalu beralih ke tablet untuk ruang kerja yang lebih luas.

Google menyebut Continue On sebagai bagian dari Android 17, bukan sekadar fitur aplikasi terpisah. Itu berarti fondasi fitur ini disiapkan di level platform agar pengembang bisa membangun dukungan yang lebih dalam pada aplikasi mereka.

Karena Google menyebutnya dalam blog pengembang, arah pengembangannya juga terlihat jelas. Aplikasi yang ingin memanfaatkan Continue On perlu menyesuaikan dukungan agar aktivitas yang berjalan bisa dipindahkan dengan benar ke perangkat lain.

Untuk saat ini, Google baru mengonfirmasi dukungan awal pada transisi ponsel ke tablet. Belum ada penjelasan lebih jauh mengenai perluasan ke kategori perangkat Android lain, sehingga peluncuran awalnya tampak difokuskan pada skenario yang paling relevan dan mudah diterapkan lebih dulu.

Bagi pengguna, nilai utama Continue On ada pada efisiensi. Saat sistem bisa menawarkan aplikasi dan aktivitas yang sama di perangkat kedua, perpindahan kerja menjadi lebih cepat dan hambatan akibat pergantian perangkat bisa dikurangi.

Google belum memaparkan daftar aplikasi pihak ketiga yang akan mendukung fitur ini sejak awal. Namun, lewat demonstrasi Docs dan Gmail, arah penggunaan Continue On sudah terlihat sebagai fitur yang ditujukan untuk membuat ekosistem Android terasa lebih terhubung dalam aktivitas sehari-hari.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait

Back to top button