Peluncuran CMF Phone 3 Pro dilaporkan mundur ke kuartal III 2026, setelah sebelumnya perangkat ini ramai disebut berpeluang meluncur pada Juni atau Juli. Bocoran terbaru menyebut ponsel tersebut kini diperkirakan hadir pada Agustus atau September.
Kabar ini penting karena ekspektasi terhadap penerus lini CMF by Nothing sudah terbentuk lebih awal. Dengan jadwal yang terus bergeser, perhatian kini beralih dari soal kapan rilis menuju apa saja peningkatan yang benar-benar akan dibawa CMF Phone 3 Pro.
Jika bocoran yang beredar akurat, penundaan ini bukan terjadi sekali. Laporan yang sama menyebut jadwal peluncuran sempat bergeser dari April ke Juni, lalu kembali mundur hingga kisaran Agustus atau September.
Situasi itu membuat jeda antargenerasi terasa lebih panjang dari yang diperkirakan. Sebagai pembanding, CMF Phone 2 Pro meluncur pada 28 April, sehingga sebagian pengamat menilai penerusnya semestinya sudah masuk fase pengujian lebih awal.
Spesifikasi yang beredar
Dari sisi perangkat keras, CMF Phone 3 Pro disebut akan memakai Snapdragon 7s Gen 4. Chip ini diposisikan sebagai opsi kelas menengah yang cocok untuk penggunaan moderat.
Di sektor kamera, bocoran mengarah pada kamera depan 16MP. Sementara di belakang, ponsel ini disebut membawa tiga kamera yang terdiri dari sensor utama 50MP, ultra-wide 8MP, dan telefoto 50MP dengan dukungan hingga 120x digital zoom.
Layar yang disiapkan juga disebut masih mengandalkan panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Selain itu, perangkat ini kabarnya akan memakai frame metal dan speaker stereo.
Kombinasi tersebut mengindikasikan fokus pada peningkatan pengalaman harian, bukan hanya angka spesifikasi. Namun seluruh detail itu masih perlu menunggu konfirmasi resmi saat perangkat benar-benar diperkenalkan.
Baterai jadi sorotan
Salah satu detail yang paling banyak dibahas adalah kapasitas baterai. CMF Phone 3 Pro disebut akan membawa baterai 5.090mAh, meski ada laporan lain yang menyebut kapasitasnya bisa mencapai 5.500mAh.
Perbedaan ini membuat spesifikasi daya masih belum sepenuhnya pasti. Di saat yang sama, dukungan pengisian cepat 45W juga sudah disebut-sebut, tetapi statusnya masih berupa tipster leak dan belum dikonfirmasi.
Jika angka 5.090mAh yang dipakai, kapasitas itu dinilai masih tergolong moderat untuk kelasnya. Laporan yang beredar menyoroti bahwa sejumlah rival saat ini sudah bermain di kisaran 7.000mAh.
Meski begitu, kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor penentu pengalaman pengguna. Efisiensi chipset dan optimalisasi sistem tetap akan berpengaruh besar terhadap daya tahan harian.
Perbandingan dengan CMF Phone 2 Pro
Untuk memberi konteks, CMF Phone 2 Pro hadir dengan layar AMOLED 6,77 inci. Ponsel itu ditenagai Dimensity 7300 Pro, dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB.
Konfigurasi kameranya mencakup kamera depan 16MP serta kamera belakang 50MP + 50MP + 8MP. Dari sisi daya, perangkat generasi sebelumnya dibekali baterai 5.000mAh dengan pengisian kabel 33W.
Jika bocoran CMF Phone 3 Pro terbukti akurat, ada beberapa peningkatan yang terlihat jelas. Mulai dari chipset Snapdragon 7s Gen 4, kemungkinan pengisian daya 45W, hingga kehadiran frame metal dan setup speaker stereo.
Di kamera, susunan resolusi belakang juga tetap terlihat agresif untuk kelas menengah. Kehadiran telefoto 50MP menjadi salah satu detail yang paling menonjol dalam bocoran generasi baru ini.
Namun, belum semua peningkatan itu otomatis menjamin lompatan besar di dunia nyata. Penilaian akhir tetap akan bergantung pada hasil implementasi perangkat lunak, kualitas pemrosesan gambar, dan strategi harga yang nantinya dipilih CMF.
Jadwal baru jadi perhatian utama
Untuk saat ini, fokus terbesar memang ada pada mundurnya jadwal peluncuran. Pergeseran dari perkiraan awal menuju kuartal III 2026 membuat calon pembeli harus menunggu lebih lama dari yang semula diperkirakan.
Di sisi lain, penundaan juga bisa memberi ruang bagi penyempurnaan produk sebelum dirilis. Dengan bocoran spesifikasi yang sudah mulai muncul, CMF Phone 3 Pro tetap menjadi salah satu ponsel yang patut dipantau menjelang periode Agustus atau September.
Source: true-tech.net