Qi2.2 mulai menarik perhatian karena menjanjikan sesuatu yang selama ini jarang terdengar menggoda dari aksesori ponsel: pengisian nirkabel yang jauh lebih cepat. Standar baru dari Wireless Power Consortium ini mulai muncul pada battery pack dan charging pad, dan perubahan utamanya terasa saat dipakai dengan ponsel baru.
Bagi banyak pengguna, kabar ini penting bukan karena teknologi pengisian nirkabel tiba-tiba menyamai kabel, melainkan karena jaraknya kini makin dekat. Dalam praktiknya, Qi2.2 membuat pengisian nirkabel terasa lebih layak dipakai untuk top-up cepat di sela aktivitas harian.
Apa yang berubah di Qi2.2
Perbedaan paling besar ada pada daya maksimum. Qi2.2 menaikkan batas pengisian nirkabel ke 25 watt, naik dari 15 watt pada Qi2.
Angka itu masih tertinggal jauh dari pengisian kabel cepat kelas premium. Banyak charger kabel modern, termasuk battery pack terbaru, bisa mengeluarkan daya jauh di atas 100 watt, dan Anker Prime disebut mampu mencapai hingga 140 watt.
Namun untuk perangkat kecil seperti ponsel, 25 watt mulai terasa kompetitif. Apple menyebut beberapa charger Qi2.2 dapat mengisi hingga 50 persen baterai iPhone 17 Pro dalam 30 menit, sedangkan charger kabel 40 watt bisa mencapai 50 persen dalam 20 menit.
Masih cocok untuk perangkat lama
Qi2.2 tetap kompatibel dengan perangkat Qi lama, jadi charging pad baru tetap bisa dipakai untuk banyak perangkat yang sudah ada. Tetapi kecepatan isi daya akan mengikuti kemampuan perangkat yang terhubung, bukan otomatis memakai angka tertinggi dari charger.
Artinya, ponsel yang hanya mendukung Qi2, seperti iPhone 15, tetap dibatasi sampai 15 watt. Karena itu, pengguna dengan perangkat yang usianya sudah beberapa tahun belum perlu buru-buru mengganti semua charger, karena manfaat penuh Qi2.2 baru terasa saat memakai perangkat yang mendukungnya.
Bukan cuma soal cepat
Peningkatan paling mencolok memang ada pada kecepatan, tetapi Qi2.2 juga membawa sejumlah optimasi lain. Salah satunya adalah standar penyelarasan magnet yang lebih tinggi saat memakai charger magnetik seperti MagSafe.
Selain itu, ada peningkatan pada efisiensi dan keamanan. Pada perangkat tertentu, suhu saat mengisi daya juga bisa terasa lebih rendah, meski efeknya tidak sama di setiap perangkat.
Kenapa ini relevan sekarang
Perubahan di area charger jarang jadi sorotan utama, tetapi dampaknya langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari. Jika pengisian nirkabel bisa semakin cepat dan semakin rapi berkat penyelarasan magnet yang lebih baik, maka kebiasaan menaruh ponsel di pad pengisi daya bisa menjadi jauh lebih praktis.
Itulah alasan Qi2.2 mulai dianggap penting oleh pembuat aksesori dan pengguna yang rutin mengandalkan pengisian nirkabel. Bagi yang paling tidak suka menunggu baterai terisi, peningkatan ini adalah salah satu perubahan kecil yang efeknya bisa besar.






