Xiaomi Rilis Powerbank Magnetik Super Tipis 10.000mAh, Kecil di Tangan Ngebut 45W

Xiaomi meluncurkan power bank magnetik baru yang menonjol lewat bodi sangat tipis, tetapi tetap membawa kapasitas 10.000mAh. Produk ini hadir di China dengan nama Xiaomi Jinshajiang Ultra-Thin Magnetic Power Bank 10000 45W.

Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menggabungkan desain ringkas, pengisian nirkabel magnetik, dan output kabel hingga 45W. Di pasar perangkat mobile, kombinasi tipis dan kapasitas besar seperti ini menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang sering bergerak.

Saat ini, produk tersebut sudah tersedia untuk pre-order di pasar China daratan. Xiaomi membanderolnya di harga 369 yuan.

Fokus pada desain tipis

Xiaomi menempatkan portabilitas sebagai nilai jual utama power bank ini. Ketebalannya hanya 13,2 mm dengan bobot 195 gram.

Dimensinya tercatat 102 x 70,5 x 13,2 mm, sehingga tetap mudah dibawa bersama ponsel sehari-hari. Di dalamnya, Xiaomi memakai dua sel baterai 5.000mAh untuk mencapai total kapasitas 10.000mAh.

Pendekatan ini memperlihatkan upaya Xiaomi menjaga ukuran tetap ramping tanpa memangkas kapasitas secara drastis. Bagi pengguna yang menginginkan aksesori pengisian daya yang tidak terasa terlalu besar di tas atau saku, aspek ini menjadi poin penting.

Baterai baru jadi kunci ukuran ringkas

Untuk mendukung desain tersebut, Xiaomi menggunakan teknologi baterai anoda silikon-karbon GSR. Perusahaan menyebut baterai ini memiliki kepadatan energi hingga 840Wh/L.

Xiaomi juga mengatakan kandungan silikonnya mencapai 16 persen, level yang biasanya ditemui pada baterai kelas flagship. Menurut perusahaan, penggunaan teknologi ini membantu mempertahankan kapasitas besar tanpa membuat bodi power bank menjadi tebal.

Klaim ini menjelaskan mengapa Xiaomi berani menonjolkan kata “ultra-thin” pada nama produknya. Pada perangkat portabel seperti power bank, kepadatan energi tinggi memang menjadi faktor penting untuk menyeimbangkan ukuran dan daya simpan.

Dukung pengisian magnetik dan kabel

Di sisi pengisian, perangkat ini mendukung wireless magnetic charging hingga 20W. Xiaomi menyatakan power bank ini kompatibel dengan smartphone Xiaomi dan juga Apple iPhone.

Untuk pengisian kabel, kecepatannya bisa mencapai 45W. Selain itu, perangkat ini juga mendukung mode pengisian 40W, 30W, dan 27W.

Pengguna juga dapat mengisi dua perangkat sekaligus melalui kombinasi pengisian kabel dan nirkabel. Fitur ini memberi fleksibilitas lebih bagi pemilik ponsel dan aksesori lain yang perlu diisi dalam waktu bersamaan.

Power bank ini sendiri dapat diisi ulang dengan daya hingga 30W. Xiaomi juga menyertakan dukungan untuk protokol pengisian umum seperti QC dan PD.

Fitur keamanan dan manajemen suhu

Xiaomi melengkapi perangkat ini dengan beberapa lapisan perlindungan. Sistem keamanannya mencakup perlindungan dari overcharge, over-discharge, korsleting, panas berlebih, dan kondisi operasi yang tidak normal.

Untuk pengelolaan suhu, perangkat ini memakai chip kontrol temperatur cerdas NTC. Xiaomi juga menggunakan material pembuang panas berbasis graphene dan silikon konduktif termal untuk membantu disipasi panas.

Kombinasi ini penting karena power bank tipis dengan output daya tinggi perlu pengendalian panas yang stabil. Semakin padat desain perangkat, semakin besar kebutuhan akan manajemen suhu yang efisien.

Klaim daya tahan baterai

Xiaomi juga membagikan sejumlah klaim terkait ketahanan sel baterainya. Perusahaan menyebut sel tersebut tahan terhadap uji tusuk jarum, penyimpanan suhu tinggi, dan uji tekanan berat.

Menurut Xiaomi, sel baterai tidak terbakar maupun meledak selama pengujian tersebut. Klaim semacam ini biasanya ditujukan untuk menegaskan aspek keamanan pada perangkat yang dipakai dekat dengan tubuh dan dibawa setiap hari.

Meski demikian, klaim pengujian tetap berasal dari pihak perusahaan. Bagi calon pembeli, detail ini lebih tepat dibaca sebagai gambaran standar keamanan yang ingin ditekankan Xiaomi pada produk terbarunya.

Ada fitur pemantauan lewat komputer

Salah satu hal yang paling tidak biasa dari perangkat ini adalah kemampuannya terhubung ke komputer untuk melihat informasi internal. Pengguna disebut dapat memeriksa kesehatan baterai, status perangkat, informasi traceability, dan catatan anomali.

Fitur seperti ini jarang disorot pada power bank konsumen biasa. Kehadirannya memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin memantau kondisi perangkat lebih rinci, bukan sekadar melihat sisa daya dari indikator umum.

Langkah Xiaomi menghadirkan power bank magnetik 10.000mAh dengan bodi 13,2 mm menunjukkan fokus baru pada aksesori yang ringkas tetapi tetap kaya fitur. Dengan harga 369 yuan, perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan pengisian praktis untuk ponsel Xiaomi maupun iPhone, tanpa harus membawa power bank berukuran besar.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version