Vivo tampaknya sedang menyiapkan amunisi baru untuk seri Y600 di China dengan fokus yang sangat jelas: baterai besar dan layar berkecepatan tinggi. Bocoran yang beredar menyebut perangkat bernama Vivo Y600 Turbo itu akan meluncur pada 25 Mei, dan jika jadwal ini tepat, ponsel tersebut bisa menjadi salah satu model paling menarik di kelas menengah Vivo.
Sorotan utamanya ada pada kombinasi layar 165Hz dan baterai jumbo 9.020mAh. Dengan paket seperti itu, Vivo Y600 Turbo berpotensi menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman visual mulus sekaligus daya tahan panjang untuk penggunaan berat.
Peluncuran dan jadwal awal penjualan
Informasi mengenai tanggal debut datang dari informan Whylab di Weibo. Menurut bocoran tersebut, Vivo Y600 Turbo akan diperkenalkan secara resmi di China pada 25 Mei.
Selain tanggal peluncuran, bocoran itu juga menyebut pemesanan awal akan dibuka mulai 21 Mei. Sesi pra-penjualan disebut akan dimulai pukul 10 pagi waktu setempat.
Layar besar dengan refresh rate tinggi
Sektor layar menjadi salah satu pembeda paling mencolok pada perangkat ini. Vivo Y600 Turbo dikabarkan memakai panel OLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate hingga 165Hz.
Jika informasi itu akurat, perangkat ini akan masuk ke jajaran ponsel Vivo dengan refresh rate paling tinggi. Kombinasi ukuran layar besar dan laju penyegaran cepat biasanya menarik bagi pengguna yang fokus pada hiburan, gim, dan navigasi yang terasa lebih responsif.
Baterai jumbo dan pengisian cepat
Daya tahan baterai juga menjadi pusat perhatian. Vivo Y600 Turbo disebut membawa baterai “Blue Ocean” berkapasitas 9.020mAh yang didukung pengisian cepat 90W.
Kapasitas sebesar itu menempatkannya sebagai kandidat kuat di segmen ponsel dengan baterai terbesar di kelasnya. Kehadiran pengisian 90W juga membuat kapasitas jumbo tersebut tidak terasa terlalu berat saat harus diisi ulang.
Performa dan sistem operasi
Di balik layar, Vivo Y600 Turbo dikabarkan mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500. Chip ini disebut akan dipasangkan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 3.1.
Untuk perangkat lunak, ponsel ini diperkirakan menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Susunan ini menunjukkan Vivo ingin menempatkan model tersebut sebagai perangkat modern dengan dukungan perangkat keras yang cukup agresif di kelasnya.
Kamera dan kemungkinan posisi harga
Di sektor kamera, Vivo Y600 Turbo dirumorkan memakai kamera utama Sony LYT-600 50MP. Kamera itu akan ditemani sensor tambahan 2MP, sementara di bagian depan tersedia kamera 16MP untuk selfie dan panggilan video.
Ada juga dugaan bahwa Vivo Y600 Turbo merupakan versi rebranding dari iQOO Z11 yang lebih dulu meluncur di China pada Maret. Jika benar memakai platform perangkat keras yang sama, harga awalnya diperkirakan berada di kisaran 2.299 yuan atau sekitar Rp5 jutaan untuk varian 8GB/256GB.
Hingga kini, Vivo belum memberikan konfirmasi resmi soal spesifikasi maupun jadwal rilis ponsel tersebut. Karena itu, informasi yang beredar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk memastikan seluruh detailnya.
