Vivo S60 muncul di Geekbench menjelang peluncurannya di China pekan ini, memberi gambaran lebih jelas soal performa dan konfigurasi intinya. Temuan ini penting karena mengonfirmasi nama perangkat sekaligus memperkuat dugaan bahwa ponsel ini masih mengandalkan chipset kelas atas yang sama seperti generasi sebelumnya.
Kemunculan benchmark juga menambah potret awal Vivo S60 yang sebelumnya sudah mulai dibuka sedikit demi sedikit oleh perusahaan. Selain performa, perangkat ini sudah dipastikan membawa pengisian cepat 90W, sertifikasi ketahanan air dan debu tinggi, serta beberapa fitur pendukung yang biasanya dicari di kelas menengah premium.
Benchmark mengungkap inti performa
Perangkat dengan nomor model V2571A tercatat di Geekbench dan pertama kali disorot oleh tipster Abhishek Yadav. Model ini diyakini sebagai Vivo S60, yang dijadwalkan meluncur di China pada 29 Mei.
Daftar Geekbench itu menampilkan chipset octa-core berbasis arsitektur ARMv8 dengan frekuensi dasar 2,02GHz. Susunan intinya menunjukkan satu inti pada 3,01GHz, empat inti pada 2,80GHz, dan tiga inti pada 2,02GHz.
Dari konfigurasi tersebut, chipset yang digunakan mengarah ke Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3. Pengolah grafisnya juga tercatat sebagai Adreno 735, kombinasi yang sama dengan yang digunakan Vivo S50.
Pada pengujian Geekbench 6.7.1 untuk Android AArch64, perangkat ini mencetak skor 1.960 untuk single-core dan 5.194 untuk multi-core. Angka itu memberi gambaran awal soal performa yang bisa diharapkan pengguna saat perangkat resmi meluncur.
RAM besar, tetapi daftar awal menunjukkan varian tertentu
Geekbench juga menunjukkan bahwa perangkat ini dipasangkan dengan sekitar 14,93GB RAM. Kapasitas tersebut kemungkinan akan dipasarkan sebagai varian 16GB.
Sebelumnya, ada pula indikasi bahwa Vivo S60 dapat hadir dengan RAM hingga 16GB. Informasi ini sejalan dengan kelas produknya dan memperlihatkan fokus Vivo pada performa multitasking.
Perangkat benchmark itu juga tercatat menjalankan Android 16. Untuk antarmuka, ponsel ini diperkirakan akan dibekali OriginOS 6 sebagai lapisan sistem operasinya.
Masih memakai fondasi yang sama dengan Vivo S50
Penggunaan Snapdragon 8s Gen 3 membuat Vivo S60 terlihat melanjutkan strategi dari Vivo S50. Generasi sebelumnya juga memakai chipset yang sama, dengan clock puncak 3,01GHz dan GPU Adreno 735.
Sebagai konteks, Vivo S50 hadir dengan RAM LPDDR5x hingga 16GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 512GB. Meski konfigurasi penyimpanan Vivo S60 belum dipastikan dari benchmark, kemunculan RAM besar menandakan kelas performanya tidak jauh bergeser dari pendahulunya.
Pendekatan ini bisa dibaca sebagai upaya Vivo mempertahankan level performa yang sudah kompetitif, sambil menonjolkan peningkatan lain di luar chipset. Dengan begitu, fokus pembaruan kemungkinan lebih terasa pada pengalaman penggunaan harian dan fitur pendukung.
Fitur yang sudah dikonfirmasi menjelang debut
Vivo sudah memastikan bahwa S60 mendukung pengisian cepat kabel 90W. Ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memperkuat posisi perangkat sebagai ponsel yang tidak hanya cepat, tetapi juga praktis untuk penggunaan intensif.
Untuk keamanan, ponsel ini akan memakai pemindai sidik jari ultrasonik 3D. Teknologi ini umumnya dianggap lebih premium dibanding sensor optik biasa, terutama dalam hal respons dan akurasi di kondisi tertentu.
Vivo juga mengonfirmasi sertifikasi IP68 + IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Di luar itu, perangkat ini akan membawa speaker ganda, IR blaster, dan motor getar X-linear untuk haptik.
Kombinasi fitur tersebut menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya menitikberatkan spesifikasi utama di atas kertas. Perusahaan juga menyiapkan elemen pengalaman pengguna yang lebih lengkap, mulai dari audio, kontrol perangkat rumah, hingga umpan balik getaran yang lebih presisi.
Pilihan warna dan jadwal peluncuran
Vivo S60 akan meluncur di China pada 29 Mei. Menjelang debut resminya, perusahaan juga telah mengungkap pilihan warna yang akan tersedia untuk perangkat ini.
Ponsel tersebut akan dijual dalam warna Early Summer Green, Midsummer Night’s Dream yang berwarna hitam, serta Sea of Stars yang berwarna putih. Opsi warna ini memperlihatkan pendekatan Vivo yang tetap menonjolkan unsur desain sebagai salah satu nilai jual seri S.
Dengan benchmark yang sudah muncul dan sejumlah fitur resmi yang telah dibuka, gambaran Vivo S60 kini semakin lengkap sebelum peluncuran. Fokus utamanya tampak berada pada kombinasi Snapdragon 8s Gen 3, RAM besar, pengisian 90W, serta fitur premium seperti sensor sidik jari ultrasonik dan sertifikasi IP68 + IP69.
Source: www.gadgets360.com