Samsung dikabarkan sedang menyiapkan kejutan besar lewat Galaxy Tab S12 Plus dan Galaxy Tab S12 Ultra. Bukan Snapdragon yang jadi sorotan utama, melainkan chipset MediaTek Dimensity 9500 yang disebut sedang diuji untuk mengisi dapur pacu dua tablet flagship itu.
Jika bocoran ini akurat, Samsung tampaknya makin serius mengubah arah strateginya di kelas premium. Langkah tersebut juga berpotensi membuat lini tablet barunya lebih menarik bagi pengguna yang mengejar performa tinggi, termasuk gamer berat.
Bukan Snapdragon, Samsung Justru Melirik MediaTek
Berdasarkan bocoran industri yang beredar di Mei 2026, Samsung disebut melakukan pengujian intensif terhadap Dimensity 9500 untuk Galaxy Tab S12 Plus dan Galaxy Tab S12 Ultra. Ini memperkuat arah baru Samsung yang mulai memercayakan lini tablet premium ke MediaTek.
Pola itu sebenarnya sudah terlihat sejak seri Tab S10 dan Tab S11. Bagi Samsung, keputusan ini menandai perubahan penting karena Snapdragon selama ini kerap identik dengan perangkat flagship mereka.
Dimensity 9500 Dibidik untuk Kelas Monster
Nama MediaTek memang masih sering dikaitkan dengan perangkat kelas menengah. Namun, Dimensity 9500 disebut berada di level yang berbeda karena dirancang sebagai chipset flagship dengan fokus pada komputasi AI tingkat tinggi.
Chip ini juga diklaim menawarkan efisiensi termal yang impresif dan performa GPU ekstrem untuk kebutuhan heavy gaming. Kombinasi itu membuatnya dipandang cocok untuk tablet premium yang dituntut kuat saat dipakai bermain game, mengedit video, dan menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Strategi Bisnis yang Masuk Akal
Keputusan Samsung beralih dari Qualcomm dinilai punya alasan bisnis yang kuat. Harga silikon Snapdragon premium disebut terus melambung setiap tahun, sehingga penggunaan alternatif bisa membantu menjaga biaya produksi lebih terkendali.
Dengan memakai MediaTek, Samsung berpeluang mempertahankan performa kelas atas tanpa harus mendorong harga jual tablet ke level yang terlalu tinggi. Ini menjadi penting karena pasar tablet kini menuntut lebih dari sekadar konsumsi konten.
Tablet Kini Dituntut Jadi Perangkat Serbaguna
Penggunaan tablet sudah jauh berubah dibanding sebelumnya. Perangkat ini kini dipakai untuk editing video resolusi tinggi, memainkan game dengan grafis setara konsol, hingga menjalankan multitasking berat dengan fitur split-screen.
Dalam banyak kasus, tablet juga mulai menggantikan fungsi laptop untuk kebutuhan produktivitas. Karena itu, kehadiran chipset yang kuat dan efisien menjadi faktor penting dalam menentukan daya tarik sebuah tablet flagship.
Potensi Menjadi Tablet Gaming Android Terkuat
Bagi komunitas gamer, Dimensity 9500 di Galaxy Tab S12 membawa harapan besar. Chipset ini disebut punya efisiensi termal yang jauh lebih baik, sehingga performa grafis bisa tetap stabil dalam sesi bermain yang panjang.
Artinya, pengguna bisa lebih tenang dari risiko overheating saat bermain game berat. Jika dipadukan dengan layar AMOLED berukuran masif, refresh rate tinggi, kapasitas baterai jumbo, dan optimasi One UI 9, Galaxy Tab S12 Plus berpeluang menjadi salah satu tablet Android paling menarik di pasaran.
Dampaknya juga tidak berhenti di tablet. Langkah berani Samsung ini disebut berpotensi membuka jalan bagi penggunaan strategi serupa di lini lain, termasuk Galaxy FE dan perangkat layar lipat di masa depan.
