Kehadiran HP REDMI 5G terbaru kini mulai terkuak setelah perangkat misterius berkode M516AE terlacak di database sertifikasi resmi. Temuan ini langsung menarik perhatian karena Xiaomi belum membuka nama komersial maupun spesifikasi utamanya ke publik.
Yang membuat kasus ini semakin menarik adalah munculnya jejak ganda di sistem identifikasi internasional. Dua registrasi TAC yang berbeda memunculkan dugaan bahwa Xiaomi sedang menyiapkan perubahan besar di jalur produksi dan sertifikasi internalnya.
Terlacak di sertifikasi resmi
Situs sertifikasi CMIIT Tiongkok menjadi pihak pertama yang mengonfirmasi keberadaan perangkat ini. Lembaga tersebut menerbitkan sertifikat berkode CMIIT ID 2026-10075 untuk gawai dengan nomor model fungsional 26C1166MP009.
Dokumen itu juga menunjukkan dukungan jaringan yang lengkap untuk sebuah ponsel modern. Selain 5G, perangkat ini tercatat mendukung GSM, WCDMA, TD-LTE, dan LTE FDD.
Jejak IMEI yang memicu tanda tanya
Database global GSMA memperlihatkan perangkat yang sama terdaftar di bawah dua manufaktur internal berbeda. Registrasi pertama mencantumkan Xiaomi Communications Co Ltd untuk merek REDMI, sedangkan registrasi kedua memakai nama Beijing Xiaomi Electronics Co Ltd.
Kondisi ini tergolong langka dan memunculkan pertanyaan baru tentang struktur distribusi internal Xiaomi. Bagi pengamat, pola tersebut bisa menandakan ada penyesuaian dalam alur sertifikasi sebelum perangkat masuk pasar.
Kode model yang tidak biasa
Nomor seri 26C1166MP009 juga dinilai menyimpang dari pola penamaan Xiaomi yang biasa. Selama ini, perusahaan kerap memakai akhiran huruf yang menandai wilayah pasar dengan lebih jelas.
Huruf “G” biasanya dipakai untuk pasar Global, “I” untuk India, dan “C” untuk wilayah Tiongkok. Namun, kode baru ini justru memakai format berbeda, sementara nama pasar M516AE diduga merujuk pada kategori “Mobile”.
Indikasi perangkat siap edar
Walau detail perangkat kerasnya masih dirahasiakan, lolosnya sertifikasi resmi memberi sinyal kuat bahwa perangkat ini sedang berada di tahap akhir persiapan. Artinya, ponsel tersebut sudah memenuhi syarat dasar untuk masuk jalur edar.
Pendaftaran senyap sejak Maret 2026 juga memperkuat dugaan bahwa Xiaomi sedang menguji strategi peluncuran yang lebih agresif. Sampai saat ini, perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai arti perubahan kode penamaan baru tersebut.
Apa yang masih belum terjawab
Hingga kini, nama komersial asli HP REDMI 5G terbaru masih disimpan rapat oleh Xiaomi. Spesifikasi kunci juga belum dibuka, sehingga identitas produk ini tetap menjadi teka-teki.
Meski begitu, keberadaan sertifikasi CMIIT dan jejak IMEI sudah cukup menunjukkan bahwa perangkat ini bukan sekadar rumor kosong. Publik kini menunggu langkah berikutnya dari Xiaomi untuk mengungkap posisi ponsel misterius ini di lini REDMI mendatang.
