Lego Batman Legacy of the Dark Knight tergolong ringan untuk ukuran game modern, tetapi tetap bisa tampil jauh lebih menarik saat dimainkan pada resolusi 1440p. Kabar baiknya, PC kelas menengah masih dinilai mampu menjalankannya dengan nyaman asalkan pengaturan grafis disusun dengan tepat.
Gim ini membawa lingkungan yang lebih besar, pencahayaan yang lebih baik, tekstur yang lebih tajam, dan presentasi sinematik yang lebih menonjol di Gotham City. Karena itu, pemilihan setelan yang seimbang menjadi penting agar kualitas visual tetap tinggi tanpa mengorbankan kelancaran frame rate.
Target 1440p untuk PC kelas menengah
Dari kebutuhan sistem yang disebutkan, game ini tidak termasuk judul yang menuntut spesifikasi ekstrem. Untuk berjalan mulus, kebutuhan VRAM dasarnya hanya sekitar 4 GB.
Namun, untuk bermain di 1440p, kebutuhan kartu grafis naik ke kelas yang sedikit lebih kuat. Konfigurasi yang disarankan mengarah ke GPU dengan VRAM di atas 8 GB.
Di kubu Nvidia, kelas yang disebut cocok mencakup RTX 4070, RTX 5060, RTX 5070, dan model lain di level serupa. Dari AMD, pilihan yang masuk meliputi RX 6700 XT, RX 7700 XT, RX 7800 XT, serta seri RX 9060 dan RX 9070 yang lebih baru.
RTX 4060 dan RX 6600 XT juga disebut masih dapat menjalankan game ini di 1440p. Meski begitu, dua kartu itu kemungkinan memerlukan optimasi tambahan, baik lewat Frame Generation maupun dengan menurunkan sebagian setelan grafis.
Setelan utama yang direkomendasikan
Untuk tampilan dasar, mode layar yang disarankan adalah Windowed Fullscreen. VSync sebaiknya dimatikan, frame rate limit dibuat Unlimited, resolusi ditetapkan ke 2560 x 1440, dan HUD Visibility dipilih Dynamic.
Pada bagian grafis, Display Calibration dibiarkan Default. Anti-Aliasing menggunakan TSR dengan base resolution 100 persen, sementara fitur upscaling diarahkan ke Nvidia DLSS atau AMD FSR dalam mode Balanced.
Frame Generation justru direkomendasikan tetap mati pada setelan utama ini. Pendekatan itu dipakai untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas performa dan kualitas tampilan pada mayoritas PC kelas menengah.
Preset grafis yang paling aman
Untuk 1440p, preset High menjadi pilihan utama yang direkomendasikan. Preset ini dinilai paling pas untuk menjaga performa tetap stabil sambil mempertahankan kualitas visual yang rapi.
Rincian setelannya mencakup Lighting Quality di High dan Shadows di High. View Distance serta Streaming Distance juga dipasang ke Far untuk mempertahankan detail area Gotham City yang luas.
Textures dipilih High dan Anisotropic Filtering berada di level 8. Material Quality, Distance Field Ambient Occlusion, LEGO Mesh Quality, Effects, Reflections, Post Processing, dan Population Quality semuanya diarahkan ke High.
Dengan kombinasi tersebut, tampilan game tetap terlihat polished tanpa membebani sistem secara berlebihan. Ini sejalan dengan karakter game yang mengandalkan lingkungan detail, pencahayaan hidup, dan cutscene yang sinematik.
Setelan kamera dan efek layar penuh
Pada bagian kamera, Gameplay Field of View disarankan di angka 90. Dynamic Field of View dibiarkan 100 persen, Camera Shake di 100 persen, dan Third-Person Camera Reset Speed dipilih Fast.
Untuk Fullscreen Effects, seluruh opsi utama dibiarkan aktif. Itu termasuk Motion Blur, Vignettes, Weather Effects, Repeating Visual Effects, Bloom, dan Screen Space Ambient Occlusion.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa game masih cukup bersahabat dengan perangkat kelas menengah meski banyak efek visual tetap dinyalakan. Hasilnya, nuansa sinematik khas petualangan Batman versi LEGO tetap terjaga.
Performa yang bisa diharapkan
Dengan DLSS atau FSR dalam mode Balanced dan preset High, mayoritas GPU kelas menengah disebut mampu menembus performa di atas 60 FPS. Angka ini menjadi target yang masuk akal untuk pemain yang ingin 1440p tetap terasa halus.
Bagi GPU yang lebih kuat dan memiliki VRAM lebih dari 12 GB, ada ruang untuk menaikkan kualitas lebih jauh. Pengguna di kelas ini bisa mencoba preset Epic untuk pengalaman visual yang lebih kaya.
Pada konfigurasi yang lebih tinggi itu, upscaling juga bisa diganti ke Nvidia DLAA atau AMD FSR Native AA untuk kualitas gambar terbaik. Dengan preset Epic aktif, performa yang sangat mulus di kisaran lebih dari 90 hingga 100 FPS disebut masih memungkinkan.
Catatan penting sebelum mengaktifkan VSync
VSync tidak direkomendasikan sebagai pengaturan default. Fitur itu baru disarankan aktif bila monitor yang dipakai tidak mendukung Nvidia G-Sync atau AMD FreeSync.
Pilihan ini penting karena sinkronisasi adaptif dari monitor biasanya sudah cukup untuk menjaga pengalaman bermain tetap mulus. Dengan begitu, pemain bisa menghindari pembatasan tambahan yang tidak perlu saat mengejar performa optimal di 1440p.
Source: tech.sportskeeda.com