Oppo memperluas lini ponsel murahnya di India lewat peluncuran Oppo A6c, perangkat yang langsung menonjol karena membawa baterai 7.000mAh. Di kelas harga terjangkau, kapasitas baterai sebesar ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan panjang untuk aktivitas harian.
Bukan hanya baterai, Oppo A6c juga hadir dengan layar 120Hz yang biasanya lebih sering ditemui pada segmen yang lebih tinggi. Kombinasi baterai besar dan refresh rate tinggi membuat perangkat ini diposisikan untuk kebutuhan scrolling, streaming, dan gaming ringan dengan pengalaman yang lebih mulus.
Di India, Oppo A6c dijual mulai Rs. 13,999 untuk varian 4GB RAM + 64GB. Sementara itu, varian 4GB RAM + 128GB dibanderol Rs. 16,999.
Ponsel ini sudah tersedia untuk dibeli melalui situs resmi Oppo India. Pilihan warnanya terdiri dari Feather White dan Stone Brown.
Fokus pada daya tahan dan layar
Daya tarik terbesar Oppo A6c ada pada baterai 7.000mAh yang dibawanya. Oppo menyebut ponsel ini dirancang untuk menawarkan masa pakai baterai yang lama bagi pengguna yang sering bermain game, menonton konten, dan menjalani pemakaian harian tanpa terlalu sering mengisi ulang.
Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung wired charging 15W melalui port USB Type-C. Spesifikasi ini menegaskan fokus A6c pada kapasitas baterai besar ketimbang kecepatan isi ulang yang agresif.
Di sisi depan, Oppo A6c memakai layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1570 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 240Hz untuk menghadirkan navigasi yang lebih halus dan respons sentuhan yang lebih baik.
Menurut Oppo, layar tersebut mendukung tingkat kecerahan puncak hingga 900 nits. Panelnya juga mencakup 86 persen gamut warna DCI-P3 dan 100 persen sRGB.
Perangkat ini juga mengantongi rating IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air. Fitur ini memberi perlindungan tambahan untuk penggunaan sehari-hari di berbagai kondisi.
Chipset dan konfigurasi memori
Untuk dapur pacu, Oppo A6c ditenagai chipset Unisoc T7250 octa-core. Pengolah grafis yang dipakai adalah Mali-G57.
Ponsel ini hadir dengan RAM LPDDR4x 4GB. Untuk penyimpanan internal, Oppo menyediakan opsi hingga 128GB.
Dari sisi keamanan, Oppo menyematkan pemindai sidik jari yang ditempatkan di samping bodi. Perangkat ini juga dibekali sensor accelerometer, ambient light sensor, proximity sensor, dan e-compass.
Kamera untuk kebutuhan dasar
Di sektor fotografi, Oppo A6c membawa kamera belakang ganda. Kamera utamanya menggunakan sensor 13 megapiksel dengan autofocus dan aperture f/2.2.
Kamera belakang tersebut mendukung perekaman video hingga 1080p pada 30fps. Konfigurasi ini menempatkan A6c sebagai perangkat yang menyasar kebutuhan dokumentasi dasar, panggilan video, dan penggunaan media sosial sehari-hari.
Untuk kamera depan, Oppo menyematkan sensor 5 megapiksel dengan aperture f/2.2. Kamera ini ditujukan untuk selfie dan video call.
Konektivitas dan desain
Oppo A6c mendukung konektivitas 4G LTE, Wi-Fi 5, dan Bluetooth 5.2. Untuk navigasi, perangkat ini mendukung GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou, dan QZSS.
Ponsel ini juga masih menyediakan jack audio 3,5mm. Kehadiran port ini tetap relevan bagi pengguna yang masih mengandalkan earphone kabel.
Secara fisik, Oppo A6c memiliki dimensi 166,5 x 78,2 x 9 mm. Bobotnya berada di kisaran 215 gram, selaras dengan penggunaan baterai berkapasitas besar.
Dengan kombinasi baterai jumbo, layar 120Hz, sertifikasi IP64, dan harga mulai Rs. 13,999, Oppo A6c masuk ke pasar India sebagai opsi baru di segmen ponsel budget. Perangkat ini sudah bisa dibeli dalam dua varian penyimpanan, dengan fokus utama pada daya tahan baterai dan pengalaman layar yang lebih mulus.
Source: www.techlusive.in