Ultrahuman Photon Muncul, Terapi Cahaya Merah Ini Bisa Menyesuaikan Sesi dari Data Cincin Pintar

Ultrahuman memperluas lini produknya dari cincin pintar ke perangkat terapi cahaya merah. Perusahaan itu kini membuka pre-order Ultrahuman Photon dengan harga $249, jauh di bawah harga perangkat red light therapy yang umumnya ada di pasar menurut klaim perusahaan.

Langkah ini menarik karena Photon tidak hanya dijual sebagai perangkat mandiri. Ultrahuman juga menempatkannya sebagai bagian dari ekosistem kesehatan berbasis data, terutama untuk pengguna Ring Pro dan Ring Air.

Terapi cahaya merah selama ini dikenal dalam konteks pemulihan tubuh dan kesehatan kulit. Sejumlah publikasi ilmiah yang disebut perusahaan, termasuk Scientific American dan Nature, menyoroti bahwa pendekatan ini telah ditemukan membantu kenyamanan setelah olahraga, pemulihan otot, dan peningkatan kesehatan kulit.

Fokus pada terapi cahaya merah

Photon memancarkan dua panjang gelombang cahaya sekaligus, yakni 660nm dan 850nm. Perangkat ini memakai 12 LED, dan setiap LED mengeluarkan kedua panjang gelombang tersebut secara simultan.

Cahaya 660nm telah dipelajari terkait pengaruhnya terhadap tampilan kulit, manfaat yang berkaitan dengan kolagen, dan warna kulit. Sementara itu, cahaya 850nm menjangkau lebih dalam ke tubuh dan ditujukan untuk membantu pemulihan.

Pendekatan dua panjang gelombang ini menjadi inti dari posisi Photon di pasar. Ultrahuman menekankan kombinasi tersebut untuk penggunaan yang mencakup kebutuhan kulit sekaligus pemulihan tubuh.

Bisa dipakai sendiri atau dipasangkan dengan smart ring

Photon dapat digunakan tanpa perangkat lain. Namun, Ultrahuman menyiapkan integrasi langsung dengan cincin pintarnya, yaitu Ultrahuman Ring Pro yang tersedia di AS dan pasar internasional serta Ultrahuman Ring Air yang tersedia secara internasional.

Saat dipasangkan dengan smart ring, fungsi Photon meluas dari sekadar alat terapi menjadi perangkat yang diarahkan oleh data tubuh. Aplikasi Ultrahuman akan menampilkan kartu rekomendasi sesi harian yang berisi saran durasi sesi dan waktu penggunaan.

Rekomendasi itu didasarkan pada data detak jantung, pemulihan, dan tidur pengguna. Data tambahan dari cincin pintar ini juga dipakai untuk membantu melacak progres dan menyesuaikan tiap sesi.

Ultrahuman juga menawarkan protokol berbasis tujuan. Pengguna dapat memilih di antara Recovery, Skin, Sleep, atau General Wellness.

Protokol itu akan bergiliran menyasar area tubuh yang berbeda sepanjang minggu. Aplikasi juga memberi panduan waktu penggunaan sesuai tujuan, dengan pagi untuk aktivasi dan malam untuk menenangkan tubuh.

Desain perangkat dan daya tahan baterai

Photon hadir sebagai perangkat genggam. Bobotnya sekitar 600 gram, sehingga masih dirancang untuk penggunaan langsung di area tubuh tertentu tanpa harus dipasang tetap seperti panel terapi besar.

Perangkat ini dibekali baterai internal yang diklaim mampu bertahan hingga enam sesi, dengan masing-masing sesi berdurasi 10 menit, dalam satu kali pengisian. Pengisian ulang dilakukan melalui USB-C.

Spesifikasi tersebut menunjukkan Photon diarahkan untuk pemakaian rumahan yang praktis. Format genggam dan baterai internal memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin melakukan sesi singkat tanpa bergantung pada colokan listrik selama pemakaian.

Di sisi regulasi, Ultrahuman menyatakan Photon sedang dalam proses mengamankan sertifikasi untuk standar FCC, CE, UKCA, dan RoHS yang relevan. Informasi ini penting karena perangkat kesehatan dan kebugaran berbasis cahaya biasanya juga dinilai dari kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kompatibilitas.

Harga, pre-order, dan bonus untuk pengguna ring

Pre-order Ultrahuman Photon sudah dibuka melalui situs resmi perusahaan. Harga yang dipatok adalah $249.

Ultrahuman menyebut angka itu kurang dari setengah harga perangkat red light therapy pada umumnya. Klaim ini menjadi salah satu daya tarik utama produk, terutama untuk pasar konsumen yang tertarik mencoba terapi cahaya merah tanpa masuk ke kategori perangkat yang lebih mahal.

Bagi pemilik Ring Pro atau Ring Air, Ultrahuman menyertakan Photon Protocols PowerPlug secara gratis. Fitur ini merupakan add-on di aplikasi yang mendukung integrasi penggunaan Photon dengan data dari smart ring.

Dengan strategi tersebut, Photon tampak bukan sekadar aksesori baru, tetapi juga alat untuk memperkuat ekosistem perangkat dan layanan Ultrahuman. Pengguna yang sudah berada di platform perusahaan akan mendapat nilai tambah melalui rekomendasi yang lebih personal.

Pengiriman pre-order diperkirakan dimulai bulan depan. Dengan jadwal itu, Photon berpotensi segera masuk ke pasar sebagai salah satu perangkat terapi cahaya merah yang menonjolkan kombinasi harga lebih rendah, format genggam, dan integrasi dengan wearable kesehatan.

Source: www.gsmarena.com
Terkait