Galaxy S25 FE Meledak Saat Dicas Semalaman, Pemilik dan Anak Kecil Ikut Terdampak

Kabar soal keamanan baterai ponsel Samsung kembali mencuat setelah seorang pengguna di Kanada mengklaim Galaxy S25 FE miliknya meledak saat diisi daya semalaman. Insiden itu disebut terjadi ketika pemilik perangkat dan anaknya sedang tertidur di dekat ponsel tersebut.

Kasus ini langsung menarik perhatian karena ledakan disebut terjadi di dalam kamar tidur dan memicu risiko keselamatan yang nyata. Selain kerusakan perangkat, insiden itu juga dilaporkan menyebabkan luka ringan dan meninggalkan dampak psikologis pada anak yang menyaksikannya.

Menurut pengakuan pemilik, Galaxy S25 FE diletakkan di atas tempat tidur saat sedang dicas. Ponsel itu disebut tidak berada di bawah bantal, melainkan ditempatkan sedikit di atas posisi kepala pemilik.

Pemilik mengaku terbangun oleh suara letupan keras yang terdengar seperti kembang api. Pada saat itu, serpihan perangkat disebut terpental ke berbagai sudut ruangan.

Insiden tersebut dilaporkan berkembang cepat menjadi situasi berbahaya. Pemilik menyebut mengalami cedera fisik ringan berupa rambut yang tersambar panas dan luka bakar kecil di bagian leher.

Dampak lain yang disebut lebih mengkhawatirkan adalah kondisi anak pemilik yang berusia delapan tahun. Anak itu dilaporkan menyaksikan ledakan tersebut secara langsung dan mengalami guncangan emosional.

Detail perangkat dan aksesori yang digunakan

Pemilik mengatakan Galaxy S25 FE itu dibeli dalam kondisi baru dari Virgin Plus sekitar enam bulan lalu. Saat kejadian, ponsel disebut sedang diisi menggunakan kabel asli bawaan perangkat.

Namun, adaptor yang dipakai bukan disebut bawaan ponsel. Pemilik menyatakan pengisian daya dilakukan dengan charger USB PD 20W dari pihak ketiga.

Perangkat itu juga dilaporkan berada di dalam casing dompet berbahan kulit. Di dalam casing tersebut, menurut keterangan pemilik, terdapat koin.

Belum ada penjelasan resmi yang memastikan apakah charger pihak ketiga, casing, posisi ponsel di kasur, atau keberadaan benda logam di dalam casing memiliki kaitan langsung dengan ledakan. Hingga kini, informasi yang beredar masih sebatas klaim pengguna mengenai kronologi kejadian.

Respons darurat dan dampak di lokasi

Layanan darurat disebut datang ke lokasi setelah insiden terjadi. Petugas menangani asap yang muncul dan mengamankan ponsel yang telah rusak.

Petugas pemadam kebakaran dilaporkan merendam perangkat itu ke dalam air garam. Langkah itu disebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan setelah kebakaran baterai.

Ruangan tempat kejadian juga dilaporkan mengalami kerusakan properti ringan. Selain itu, pemilik menyebut masih ada bau kimia yang tertinggal setelah kebakaran baterai tersebut.

Kasus ini menambah daftar laporan yang dalam beberapa bulan terakhir mengaitkan ponsel flagship Samsung dengan insiden ledakan atau kebakaran saat pengisian daya. Dalam sejumlah laporan lain, insiden serupa bahkan diklaim terjadi saat penggunaan biasa.

Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari Samsung Canada terkait kasus Galaxy S25 FE ini. Pemilik mengatakan mereka sudah menghubungi Samsung Canada, tetapi belum menerima tanggapan.

SammyGuru juga menyatakan telah menghubungi Samsung Canada dengan sejumlah pertanyaan. Media tersebut mengatakan akan memperbarui informasi setelah ada respons resmi.

Mengapa kasus ini menjadi sorotan

Perhatian publik terhadap kasus seperti ini biasanya meningkat ketika insiden terjadi saat perangkat sedang digunakan dalam kondisi yang dianggap umum, seperti pengisian daya malam hari. Risiko juga dipandang lebih serius ketika ponsel berada sangat dekat dengan pengguna yang sedang tidur.

Dalam kasus ini, lokasi ponsel yang disebut berada di atas tempat tidur dan dekat kepala pemilik membuat aspek keselamatan menjadi pusat perhatian. Apalagi ledakan disebut cukup kuat hingga menghasilkan suara letupan keras dan serpihan yang tersebar di ruangan.

Sampai ada hasil pemeriksaan lebih lanjut, penyebab pasti insiden ini belum dapat dipastikan. Yang sudah diketahui sejauh ini hanyalah rangkaian kejadian menurut pemilik, jenis aksesori yang digunakan, serta langkah penanganan darurat setelah kebakaran terjadi.

Perkembangan berikutnya kini bergantung pada tanggapan resmi Samsung Canada dan kemungkinan penyelidikan teknis terhadap perangkat yang rusak. Jika ada klarifikasi dari perusahaan atau temuan tambahan dari pihak berwenang, kasus Galaxy S25 FE ini bisa memberi gambaran lebih jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi saat pengisian daya semalaman itu.

Source: sammyguru.com
Exit mobile version