Samsung kembali menjadi merek smartphone terbesar di Eropa pada kuartal pertama 2026. Data Omdia menunjukkan perusahaan ini menjual 12,6 juta ponsel Galaxy dan merebut pangsa pasar 38%, level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir.
Capaian itu menonjol karena datang di tengah jadwal peluncuran yang lebih lambat dari biasanya. Meski Galaxy S26, Galaxy A37, dan Galaxy A57 hadir lebih belakangan dibanding tahun-tahun sebelumnya, penjualan Samsung tetap kuat sepanjang periode tersebut.
Kinerja ini juga memperlihatkan bahwa kekuatan Samsung di Eropa tidak hanya ditopang lini premium. Omdia menyebut Galaxy A16 4G menjadi salah satu model yang sangat diminati pembeli selama kuartal pertama.
Samsung unggul, Apple turun ke posisi kedua
Di saat Samsung memimpin pasar, Apple berada di posisi kedua pada kuartal pertama 2026. Pangsa pasar iPhone di Eropa turun ke 26% pada periode yang sama.
Meski turun ke posisi kedua, performa Apple tidak sepenuhnya melemah. Penjualannya dilaporkan masih naik 8,8% dibanding kuartal pertama 2025.
Permintaan terhadap lini iPhone terbaru ikut menjaga momentum Apple. iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max disebut populer sejak peluncuran, sementara iPhone 15 dan iPhone 16e juga tetap mencatat permintaan kuat.
Pergeseran peringkat ini memperlihatkan pola persaingan yang berbeda antar kuartal. Apple biasanya memimpin penjualan smartphone pada kuartal keempat setiap tahun, tetapi pada awal 2026 posisi teratas kembali diambil Samsung.
Pasar tetap bergerak di semua segmen
Kuatnya penjualan Samsung meski peluncuran produk berlangsung lebih lambat menunjukkan pasar Eropa tetap responsif pada model yang sudah ada. Ini penting karena permintaan tidak hanya terfokus pada perangkat baru yang baru meluncur.
Popularitas Galaxy A16 4G juga menegaskan peran besar segmen yang lebih terjangkau dalam membentuk peta pasar regional. Di tengah persaingan ketat, model seperti ini bisa menjadi penentu volume penjualan total merek.
Pada saat yang sama, Apple masih mendapat dorongan dari kombinasi model baru dan model lama. Itu membuat persaingan di Eropa tidak semata soal satu seri unggulan, melainkan juga kedalaman portofolio yang mampu menjangkau banyak tingkat harga.
Xiaomi tetap ketiga, tetapi terkoreksi
Xiaomi menempati posisi ketiga di pasar smartphone Eropa pada kuartal pertama 2026. Namun, perusahaan ini mencatat penurunan 15% dibanding kuartal pertama 2025.
Selama periode itu, Xiaomi mengirimkan sekitar 4,5 juta ponsel. Penurunan ini datang meski sejumlah model premium dan perangkat berorientasi performa tetap diminati konsumen.
Omdia mencatat Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra termasuk perangkat premium yang masih populer. Selain itu, Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro yang diposisikan sebagai model “flagship killer” juga disebut tetap menarik minat pasar.
Data tersebut menunjukkan bahwa popularitas produk tertentu belum cukup untuk menahan penurunan pengiriman secara keseluruhan. Dengan kata lain, daya tarik di segmen atas belum otomatis mengangkat volume total di seluruh pasar.
Motorola, OPPO, dan HONOR mencatat pertumbuhan
Di luar tiga besar, sejumlah merek lain justru menunjukkan laju pertumbuhan yang kuat. Motorola mengirimkan 1,9 juta smartphone pada kuartal pertama 2026 dan mencatat kenaikan tahunan 17%.
Pertumbuhan Motorola disebut lebih kuat di Portugal dan Spanyol. Ini menandakan adanya kantong pasar tertentu di Eropa yang memberi kontribusi besar terhadap kenaikan merek tersebut.
OPPO juga membukukan hasil positif. Pengirimannya naik 9% menjadi sekitar 1,3 juta unit.
Popularitas OPPO dilaporkan meningkat di Prancis, Rumania, dan Polandia. Performa ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan di Eropa semakin tersebar dan tidak hanya terkonsentrasi pada satu atau dua negara besar.
HONOR juga melanjutkan ekspansi yang cepat di kawasan tersebut. Merek ini mencapai pangsa pasar 6% setelah membukukan pertumbuhan tahunan 60% dibanding kuartal pertama 2025.
Lonjakan HONOR menjadi salah satu sinyal paling jelas bahwa kompetisi di Eropa makin rapat di luar posisi teratas. Walau Samsung memimpin dengan jarak yang nyaman, pemain lain tetap bergerak agresif untuk memperbesar pijakan mereka.
Secara keseluruhan, pasar smartphone Eropa pada kuartal pertama 2026 memperlihatkan kontras yang menarik. Samsung memperkuat dominasi dengan 38% pangsa pasar, sementara Apple tetap tumbuh meski turun ke posisi kedua, dan sejumlah merek seperti Motorola, OPPO, serta HONOR mencuri perhatian lewat pertumbuhan yang lebih cepat di negara-negara tertentu.
Source: www.sammobile.com