Huawei Mate 90 Series Bawa Kirin Rasa 3nm, Gaming Digeber 41% Lebih Kencang

Huawei disebut sedang menyiapkan kejutan besar untuk lini flagship berikutnya, Mate 90 Series. Perangkat ini kabarnya akan membawa chip Kirin generasi baru dengan performa yang disebut setara proses fabrikasi 3nm, meski Huawei belum menyebut chip itu diproduksi murni di node tersebut.

Kabar ini muncul dalam keynote di ajang Phoenix Bay Area Finance Forum and Financial Summit di Shenzhen. Dalam forum itu, perwakilan Huawei memberi sinyal bahwa chipset anyar ini akan membawa lompatan besar pada dapur pacu Mate 90 Series.

Arsitektur baru jadi senjata utama

Chip Kirin terbaru ini disebut menjadi prosesor mobile pertama Huawei yang memakai arsitektur baru bernama LogicFolding. Arsitektur tersebut dibangun di atas Tao Scaling Law, yang fokus pada optimalisasi struktur sirkuit internal untuk memangkas jeda komunikasi antar komponen.

Pendekatan itu menjadi alasan mengapa Huawei berani menempatkan chip ini di level yang sama dengan chip modern 3nm dari sisi performa dan efisiensi. Meski penyebutan 3nm tidak disampaikan secara langsung sebagai hasil fabrikasi murni, klaim performanya tetap menjadi sorotan utama.

Kepadatan transistor naik tajam

Salah satu dampak paling menarik dari arsitektur baru ini adalah lonjakan kepadatan transistor. Huawei menyebut transistor density chip tersebut naik 53,5% dibanding generasi sebelumnya.

Bagi pengguna, angka ini penting karena kepadatan transistor yang lebih tinggi umumnya membuka ruang untuk pemrosesan data yang lebih cepat. Efeknya juga bisa terasa pada respons sistem saat menjalankan aplikasi berat dan multitasking.

Gaming jadi sektor yang paling diincar

Buat gamer, kabar paling menggoda datang dari klaim peningkatan performa mentah hingga 41%. Selain itu, peak frequency core juga naik 12,7%, yang berpotensi membantu stabilitas kinerja saat beban kerja tinggi.

Dalam skenario bermain game kompetitif maupun game open-world berat, peningkatan ini diklaim akan membantu menjaga frame rate tetap stabil. Dengan begitu, penurunan FPS saat adegan intens diharapkan bisa lebih minim.

Efisiensi daya ikut terdorong

Peningkatan performa tidak berdiri sendiri. Huawei juga menyebut arsitektur baru ini membuat efisiensi energi ikut terdongkrak, terutama saat chip bekerja di beban puncak seperti rendering grafis game 3D.

Artinya, konsumsi daya saat performa tinggi diharapkan lebih hemat. Imbas lainnya, perangkat bisa lebih sulit panas dan daya tahan baterai berpotensi lebih awet dalam pemakaian harian.

Masih misterius, tapi jadwal rilisnya sudah ada

Meski banyak detail teknis mulai terungkap, nama resmi chipset Kirin generasi baru ini masih disimpan rapat oleh Huawei. Perusahaan juga belum membuka seluruh spesifikasi yang akan dibawa ke Mate 90 Series.

Yang sudah jelas, Huawei Mate 90 Series dijadwalkan meluncur pada musim gugur tahun ini, sekitar akhir tahun. Menjelang peluncuran, detail tambahan soal chipset ini diperkirakan akan terus muncul ke publik.

Berita Terkait

Back to top button