Vivo merilis Vivo S60 di China dengan kombinasi yang langsung mencuri perhatian di kelas menengah: baterai 7.200mAh, layar AMOLED 144Hz, dan pengisian cepat 90W. Ponsel ini juga datang dengan harga mulai CNY 3,599, menjadikannya salah satu peluncuran yang menonjol untuk pengguna yang mengejar daya tahan dan layar cepat dalam satu paket.
Bukan hanya model utama, Vivo juga memperkenalkan Vivo S60 Vitality Edition dengan harga lebih rendah mulai CNY 2,899. Kedua perangkat dijadwalkan mulai dijual di China pada 3 Juni melalui toko online Vivo dan hadir dalam tiga pilihan warna, yakni Early Summer Green, Midsummer Night’s Dream, dan Sea of Stars.
Harga dan varian
Vivo S60 dibuka pada harga CNY 3,599 untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Varian 12GB + 512GB dibanderol CNY 3,999, sedangkan model 16GB + 512GB dijual seharga CNY 4,399.
Untuk Vivo S60 Vitality Edition, varian 8GB + 256GB dibanderol CNY 2,899. Versi 12GB + 256GB dijual CNY 3,199, sementara varian 12GB + 512GB dipatok CNY 3,499.
Strategi harga ini menempatkan Vivo S60 sebagai opsi lebih premium di lini tersebut. Sementara itu, Vitality Edition menjadi alternatif yang lebih terjangkau dengan sejumlah spesifikasi inti yang tetap dipertahankan.
Layar cepat dan baterai besar jadi sorotan
Vivo S60 membawa layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1.5K atau 1.260 x 2.750 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 144Hz, touch sampling rate 300Hz, HDR, 1,07 miliar warna, cakupan warna 100 persen DCI-P3, dan kerapatan 459 ppi.
Di atas kertas, kombinasi ini cocok untuk kebutuhan hiburan dan gaming yang menuntut tampilan halus. Nilai jual lain yang tidak kalah besar adalah baterai 7.200mAh yang dipadukan dengan dukungan pengisian cepat kabel 90W melalui port USB Type-C.
Vivo juga menyematkan pemindai sidik jari ultrasonik 3D untuk autentikasi biometrik. Ponsel ini memakai desain unibody “cold-carved glass” yang disebutkan sebagai salah satu ciri fisiknya.
Performa dan platform
Vivo S60 menjalankan Android 16 berbasis OriginOS 6. Di sektor dapur pacu, perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 8s Gen 3 fabrikasi 4nm dengan GPU Adreno 735.
Konfigurasinya mencakup tiga inti efisiensi 2GHz, empat inti performa 2,8GHz, dan satu prime core hingga 3GHz. Ponsel ini dipasangkan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 512GB.
Vivo menyebut perangkat ini mengusung rating IP69 + IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Untuk konektivitas, tersedia dukungan 5G, 4G LTE, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo, dan QZSS.
Sensor yang disediakan meliputi gravity sensor, proximity sensor, ambient light sensor, e-compass, dan gyroscope. Dimensinya 157,52 x 74,33 x 7,92 mm dengan bobot sekitar 207 gram.
Kamera jadi pembeda utama
Di sektor fotografi, Vivo S60 membawa tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 megapiksel f/1.75 dengan OIS, kamera ultrawide 8 megapiksel f/2.2, dan kamera telefoto periskop 50 megapiksel f/2.65.
Kamera telefoto ini mendukung zoom digital hingga 100x, yang menjadi salah satu fitur pembeda terpenting dari model utama. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 50 megapiksel f/2.0, dan ponsel ini mendukung perekaman video hingga 4K.
Pendekatan ini membuat Vivo S60 tidak hanya menonjol pada kapasitas baterai, tetapi juga pada fleksibilitas kamera. Kehadiran lensa periskop jarang ditemui di segmen harga yang sama, sehingga perangkat ini berupaya memberi nilai tambah di luar spesifikasi standar.
Apa yang berbeda di Vitality Edition
Vivo S60 Vitality Edition mempertahankan banyak fondasi yang sama dengan model reguler. Ponsel ini memakai layar dengan spesifikasi serupa, baterai 7.200mAh, pengisian cepat 90W, sensor sidik jari ultrasonik 3D, dimensi yang sama, sistem operasi yang sama, dan dukungan konektivitas yang setara.
Model ini juga membawa kamera utama 50 megapiksel dan kamera ultrawide 8 megapiksel yang sama seperti Vivo S60. Namun, Vitality Edition tidak dibekali kamera telefoto periskop 50 megapiksel yang menjadi fitur unggulan model standar.
Perbedaan lain ada pada chipset. Vivo S60 Vitality Edition ditenagai MediaTek Dimensity 7500 Full Power fabrikasi 4nm dengan GPU ARM Mali G625, RAM hingga 12GB, dan penyimpanan hingga 512GB.
Susunan CPU-nya terdiri dari empat inti efisiensi 2GHz dan empat inti performa dengan kecepatan puncak 2,6GHz. Bobot perangkat ini sedikit lebih ringan, yakni sekitar 199 gram.
Kehadiran dua model ini menunjukkan Vivo membagi lini S60 ke dua kebutuhan yang berbeda. Vivo S60 ditujukan bagi pengguna yang mencari kombinasi baterai besar, layar cepat, dan sistem kamera lebih lengkap, sementara Vitality Edition menyasar pembeli yang tetap ingin fitur inti serupa dengan harga lebih rendah.
Source: www.gadgets360.com