Suasana di halaman SDN 40 Lubuk Linggau tampak hidup saat siswa putra dan putri mengikuti latihan ekstrakurikuler basket. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan energi positif sekaligus belajar olahraga sejak dini.
Sejak bola pertama dipantulkan, sorak gembira terdengar dari para peserta. Mereka mengikuti arahan pelatih dengan antusias, mulai dari dribbling, passing, hingga mencoba teknik lay-up.
Latihan itu tidak hanya fokus pada kemampuan fisik. Di lapangan, para siswa juga belajar membangun kerja sama tim dan saling menyemangati satu sama lain.
Meski sebagian masih terlihat canggung, suasana tetap terasa hangat. Semangat kebersamaan membuat kegiatan berjalan lebih hidup dan memberi warna tersendiri bagi aktivitas sekolah.
Kepala SDN 40 Lubuk Linggau, Tanti Sutrianti, S. Pd, menyebut ekstrakurikuler basket menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa. Ia menilai olahraga basket memberi manfaat lebih dari sekadar kebugaran tubuh.
Menurut Tanti, basket juga melatih kedisiplinan, sportivitas, dan rasa percaya diri. Karena itu, sekolah memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan non-akademik.
Pihak sekolah ingin siswa tidak hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat pantang menyerah. Pesan itu menjadi dasar pelaksanaan kegiatan yang mendorong siswa aktif bergerak dan belajar bersama.
Kehadiran siswa putra dan putri dalam latihan ini juga menunjukkan bahwa basket bisa menjadi sarana mempererat persahabatan di lingkungan sekolah. Interaksi yang terbangun selama latihan membantu menumbuhkan rasa saling mendukung antarsiswa.
Dengan antusiasme yang tinggi, SDN 40 Lubuk Linggau berharap kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet basket muda yang berprestasi. Sekolah juga menempatkan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter positif bagi seluruh siswa.
