Google Pixel 10, termasuk Pixel 10 Pro dan Pixel 10 Pro XL, hadir dengan spesifikasi yang kuat dan pada banyak sisi terasa seperti ponsel flagship yang matang. Namun, sejumlah masalah yang terus muncul membuat sebagian pengguna masih frustrasi, terutama karena beberapa gangguan itu tampak khas di keluarga Pixel 10.
Keluhan yang paling menonjol bukan lagi soal performa umum, melainkan bug yang menyentuh fungsi dasar ponsel. Dari layar yang menampilkan artefak visual sampai eSIM yang mendadak bermasalah, masalah-masalah ini membuat Pixel 10 terasa belum sepenuhnya stabil bagi semua pemiliknya.
Layar yang masih memunculkan artefak visual
Salah satu gangguan yang paling mengganggu adalah screen artifacting, atau layar yang menampilkan “colorful snow” dan noise berwarna seperti badai statis. Pada awalnya, banyak pengguna melaporkan masalah ini segera setelah Pixel 10 dirilis, dan sebagian besar perangkat tetap berfungsi meski tampilan visualnya kacau.
Google disebut sempat mendorong perbaikan lewat pembaruan pada September 2025. Meski begitu, hingga Mei 2026, pengguna di forum Google Support masih melaporkan munculnya percikan warna sesekali di layar Pixel 10 mereka.
Android Auto yang tidak konsisten
Masalah lain yang banyak dikeluhkan adalah konektivitas Android Auto. Pada sejumlah unit, aplikasi macet di layar logo awal, antarmuka tidak muncul meski audio berjalan, atau sistem bekerja sebentar lalu melambat parah.
Google cepat merilis pembaruan yang memperbaiki masalah itu bagi sebagian besar pengguna. Meski begitu, masih ada beberapa pemilik Pixel 10 yang melaporkan masalah yang sama, termasuk kasus yang hanya muncul saat memakai Google Maps di layar mobil.
Google Wallet yang sulit menambah kartu
Google Wallet juga menjadi sumber frustrasi bagi sebagian pemilik Pixel 10. Pada tahap awal penggunaan, ada pengguna yang tidak bisa menambahkan kartu apa pun, baik kartu debit, kartu pintar, maupun kartu asuransi.
Sebagian orang sempat menemukan solusi sementara dengan mematikan Wi-Fi dan membersihkan cache Google Wallet. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama, dan gangguan serupa masih dilaporkan terjadi, bahkan ada yang kehilangan kartu yang sudah tersimpan.
eSIM yang bisa putus tanpa pola jelas
Masalah eSIM menjadi salah satu bug paling meresahkan karena dampaknya bisa berbeda-beda. Ada pengguna yang hanya kehilangan konektivitas atau tak bisa berpindah operator, tetapi ada juga yang melaporkan eSIM mereka berhenti bekerja total atau ponsel terasa seperti “brick”.
Pada banyak kasus, restart hanya memberi perbaikan sementara sebelum masalah muncul lagi beberapa hari kemudian. Untuk sebagian kecil pemilik, satu-satunya jalan adalah mengembalikan ponsel dan turun ke model lama, sementara pengguna SIM fisik disebut tidak terdampak.
Pembaruan yang justru memicu masalah baru
Keluhan besar lainnya datang dari pembaruan sistem. Pada awal tahun, Google merilis update yang memicu hilangnya konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth di sebagian Pixel 10 serta Pixel 10 Pro XL, sementara pengguna lain kehilangan akses ke kamera dan lampu flash.
Dalam beberapa laporan, pembaruan lanjutan memperbaiki masalah itu. Namun, ada pula pengguna yang hanya bisa menyelesaikannya dengan menurunkan versi ke ponsel lebih lama, atau dengan menghapus dan menonaktifkan Google Play Services serta aplikasi Fitbit jika terpasang.
Masalah pembaruan ini juga disebut pernah muncul lagi pada firmware lain, termasuk update April. Polanya membuat pengguna Pixel 10 perlu ekstra waspada setiap kali memasang patch sistem atau firmware, karena dampaknya bisa muncul dengan gejala yang berbeda-beda dan tidak selalu mudah ditebak.