Vivo resmi meluncurkan Vivo S60 dan Vivo S60 Vitality Edition di China pada Sabtu (30/6/2026). Duo ponsel ini langsung menarik perhatian karena membawa baterai besar 7.200 mAh dan desain modul kamera persegi panjang yang disebut mirip iPhone 17 Pro.
Daya tahan menjadi nilai jual yang paling menonjol pada seri ini. Di saat banyak ponsel masih bertahan di kapasitas baterai yang lebih kecil, Vivo justru memasang sel 7.200 mAh pada kedua model sekaligus, lengkap dengan fast charging 90 watt.
Kesamaan di antara keduanya tidak berhenti pada baterai. Vivo S60 dan S60 Vitality Edition juga dibekali layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 2.750 x 1.260 piksel, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Vivo menempatkan kamera depan 50 MP pada lubang kecil di layar. Keduanya juga sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.
Perlindungan perangkat turut menjadi bagian penting dari paket spesifikasi ini. Vivo menyematkan sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air pada dua model tersebut.
Meski tampil serupa, Vivo tetap memberi pembeda yang jelas antara versi reguler dan Vitality Edition. Perbedaan utamanya ada pada chipset, kapasitas memori, dan kamera telefoto.
Vivo S60 reguler hadir dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Ponsel ini menggunakan Snapdragon 8s Gen 3 dan tersedia hingga RAM 16 GB dengan penyimpanan 512 GB.
Sementara itu, Vivo S60 Vitality Edition ditenagai Dimensity 7500. Konfigurasi memorinya mencapai RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB.
Pada sektor kamera belakang, keduanya sama-sama membawa kamera utama 50 MP dan ultrawide 8 MP. Namun hanya Vivo S60 reguler yang mendapat kamera telefoto 50 MP dengan dukungan zoom optis 3x.
Skema ini menempatkan Vivo S60 reguler sebagai pilihan untuk pengguna yang mengincar performa dan fleksibilitas fotografi lebih lengkap. Adapun Vitality Edition tampak diposisikan sebagai versi yang tetap premium dalam desain dan fitur inti, tetapi dengan dapur pacu yang lebih rendah.
Bahasa desain juga menjadi salah satu aspek yang kemungkinan paling mudah dikenali pembaca. Kedua perangkat memakai modul kamera persegi panjang yang memberi kesan berbeda dibanding banyak ponsel Android lain di kelasnya.
Vivo menghadirkan seri ini dalam tiga pilihan warna. Opsi yang tersedia adalah Starry Sea, Early Summer Green, dan Midsummer Night.
Soal harga, perbedaan spesifikasi tadi tercermin langsung pada banderol masing-masing model. Vivo menjual varian Vitality Edition dengan harga lebih rendah dibanding model reguler.
Berikut daftar harga Vivo S60 series di China:
| Model | Harga |
|—|—:|
| Vivo S60 Vitality Edition 8/256 GB | 2.899 yuan |
| Vivo S60 Vitality Edition 12/512 GB | 3.499 yuan |
| Vivo S60 12/256 GB | 3.599 yuan |
| Vivo S60 16/512 GB | 4.399 yuan |
Dengan komposisi tersebut, Vivo tampak menaruh fokus pada kombinasi tiga hal sekaligus. Ketiganya adalah baterai besar, layar cerah ber-refresh rate tinggi, dan kamera depan 50 MP yang kini makin penting untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Kehadiran baterai 7.200 mAh pada dua model sekaligus juga membuat seri ini menonjol di kelasnya. Pengguna yang memprioritaskan pemakaian panjang tanpa sering mengisi daya kemungkinan akan melihat S60 series sebagai salah satu opsi yang menarik.
Di sisi lain, Vivo tidak mengorbankan aspek pengisian ulang. Dukungan fast charging 90 watt memberi nilai tambah agar kapasitas besar tadi tetap praktis dalam penggunaan harian.
Untuk pengguna yang mempertimbangkan performa, perbedaan chipset antara Snapdragon 8s Gen 3 dan Dimensity 7500 menjadi faktor penting. Begitu pula kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x yang hanya tersedia di model reguler.
Dengan strategi ini, Vivo memberi dua pilihan yang berada dalam satu bahasa desain dan spesifikasi inti serupa. Pembeli tinggal menentukan apakah lebih membutuhkan harga yang lebih terjangkau lewat Vitality Edition, atau performa serta kamera yang lebih lengkap pada Vivo S60 reguler.
Source: tekno.kompas.com






