Xiaomi Sound Play muncul sebagai speaker Bluetooth portabel yang mencoba menonjol lewat kombinasi desain, daya tahan, dan fitur konektivitas yang tidak biasa di kelasnya. Perangkat ini membawa output 18W, bodi ringkas, serta dukungan Auracast yang memungkinkan hingga 100 speaker dipasangkan untuk memutar audio secara bersamaan.
Daya tarik utamanya bukan hanya soal suara, tetapi juga cara speaker ini dirancang untuk dipakai di luar ruangan dan mudah dibawa. Dengan bobot 415 gram, rating IP68, serta bentuk menyerupai kaleng atau botol 400 ml, Xiaomi Sound Play diarahkan untuk pengguna yang butuh speaker praktis untuk tas atau sepeda.
Harga Xiaomi Sound Play dipatok €50 dan tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Black, White, Purple, dan Green. Pilihan ini membuat perangkat terlihat lebih seperti aksesori gaya hidup, bukan sekadar speaker portabel biasa.
Bagian fisiknya juga dirancang sederhana agar mudah digunakan saat bergerak. Di bagian depan ada tiga tombol untuk volume naik, putar/jeda, dan volume turun, sementara bagian belakang memuat port USB-C yang dilindungi penutup, tombol daya dan Bluetooth, tombol Auracast, serta tombol khusus untuk mengatur lampu.
Desain portabel dan tahan luar ruang
Salah satu detail yang paling menonjol adalah adanya pegangan kecil di bagian atas. Pegangan ini bisa dipakai untuk membawa speaker, sekaligus mengaitkannya ke ransel atau sepeda.
Bentuk silindernya membuat Xiaomi Sound Play mudah dimasukkan ke kantong samping tas. Ukuran itu juga disebut cocok untuk bottle cage di sepeda, sehingga pengguna bisa membawanya saat berkendara tanpa perlu aksesori tambahan yang rumit.
Ketahanan terhadap debu dan air menjadi nilai tambah lain yang penting untuk perangkat jenis ini. Sertifikasi IP68 memberi perlindungan yang membuat pengguna tidak perlu terlalu khawatir terhadap paparan debu maupun air dalam pemakaian harian.
Sorotan visual lewat pencahayaan
Xiaomi tidak hanya menekankan fungsi, tetapi juga elemen visual pada Sound Play. Speaker ini dibekali dua lampu, yaitu ambient ring light di bagian bawah dan infinity mirror light di bagian dalam bodi speaker.
Pengguna dapat memilih warna lampu oranye, biru, hijau, dan ungu. Sistem pencahayaan ini juga bisa disinkronkan dengan musik, sehingga speaker ikut menghadirkan efek visual saat lagu diputar.
Efek infinity mirror menjadi bagian yang paling mencuri perhatian. Pantulan cahaya di bagian dalam speaker memberi ilusi kedalaman yang terlihat lebih menonjol saat digunakan di tempat gelap.
Pendekatan ini membuat Xiaomi Sound Play tidak hanya berfungsi sebagai perangkat audio, tetapi juga sebagai elemen dekoratif kecil saat dipakai di kamar, meja kerja, atau aktivitas santai di luar ruang. Untuk pengguna yang menyukai speaker dengan tampilan berbeda, fitur ini memberi nilai lebih yang cukup jelas.
Fitur konektivitas yang lebih luas
Di luar desain dan pencahayaan, kemampuan konektivitas menjadi salah satu fitur penting pada perangkat ini. Xiaomi Sound Play mendukung TWS stereo pair, sehingga dua unit dapat dipasangkan untuk menghasilkan suara stereo.
Fitur tersebut berguna bagi pengguna yang ingin panggung suara lebih lebar tanpa harus beralih ke speaker berukuran besar. Dengan dua unit, pengalaman mendengarkan musik dapat terasa lebih imersif dibanding pemakaian satu speaker saja.
Selain itu, Xiaomi juga menyematkan dukungan Auracast. Fitur ini memungkinkan hingga 100 speaker dipasangkan untuk memutar audio secara serempak, sebuah kemampuan yang jarang dibawa speaker portabel dengan harga €50.
Kehadiran Auracast membuka skenario penggunaan yang lebih luas, terutama untuk acara bersama atau area yang membutuhkan distribusi audio ke banyak titik. Ini membuat Xiaomi Sound Play tidak hanya menarik untuk pemakaian personal, tetapi juga untuk kebutuhan komunal sederhana.
Karakter suara dan performa audio
Untuk urusan audio, Xiaomi Sound Play menggunakan satu speaker full-range dengan output terukur 18W. Tuning suaranya diarahkan pada kejernihan dan pemutaran umum, dengan penekanan pada vokal dan rentang menengah.
Karakter seperti ini membuatnya cenderung aman untuk banyak genre musik. Bass hadir tanpa terlalu mendominasi, sehingga tidak mengganggu detail di frekuensi menengah.
Pendekatan tersebut menghasilkan karakter suara yang mudah diterima banyak pendengar. Fokus pada vokal dan midrange menjadikannya cocok untuk lagu pop, podcast, atau playlist harian yang mengutamakan kejernihan.
Soal volume, speaker ini disebut mampu mengisi ruangan berukuran normal dengan baik bahkan pada level 60 hingga 70 persen. Ini menunjukkan output 18W yang dibawanya cukup memadai untuk penggunaan dalam ruangan tanpa harus selalu diputar mendekati batas maksimum.
Namun, performa terbaiknya tidak berada di volume tertinggi. Saat volume melewati 90 persen, mulai muncul distorsi yang bisa terdengar pada sebagian besar lagu, sehingga titik dengar idealnya ada di bawah level tersebut.
Dengan kombinasi bodi ringkas, ketahanan IP68, pencahayaan yang menonjol, serta fitur seperti TWS dan Auracast, Xiaomi Sound Play tampil sebagai speaker portabel yang menyeimbangkan fungsi dan hiburan visual. Di kelas harga €50, perangkat ini menonjol terutama karena kemampuannya dibawa ke banyak situasi, dari pemakaian santai di kamar hingga aktivitas luar ruang yang lebih aktif.
Source: www.gsmarena.com