AMD Putar Ulang Produk Lama di Computex 2026, Gamer Dapat Pilihan Murah atau Upgrade Tanggung

AMD memanfaatkan panggung Computex 2026 untuk memperkenalkan tiga produk yang seluruhnya berakar pada lini lama. Langkah ini langsung menarik perhatian karena yang dibawa bukan arsitektur benar-benar baru, melainkan CPU lawas yang dihidupkan lagi, varian CPU yang dipangkas, dan kartu grafis yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir di China.

Bagi pasar PC gaming rumahan, pengumuman ini penting karena memperlihatkan arah strategi AMD saat ini. Perusahaan tampak memilih memperpanjang umur platform yang sudah ada sambil memperluas jangkauan produk di segmen yang masih ramai dicari pengguna.

Fokus pada platform lama dan menengah

Produk yang paling mencolok adalah kembalinya Ryzen 7 5800X3D. Prosesor ini pertama kali dikenal sebagai chip AMD pertama yang memakai teknologi 3D V-Cache, lalu sempat dihentikan pada 2024 setelah beredar selama dua tahun.

Kini Ryzen 7 5800X3D hadir lagi karena masih bertumpu pada platform AM4. Platform tersebut tetap relevan bagi banyak pengguna karena masih bisa berjalan dengan memori DDR4, yang umumnya lebih mudah diakses daripada DDR5.

AMD juga memberi sentuhan khusus pada edisi ini karena AM4 sedang merayakan ulang tahun ke-10. Karena itu, kemasan Ryzen 7 5800X3D versi baru akan membawa label Anniversary Edition.

Selain itu, paket penjualannya menyertakan Carbice Ice Pad. Ini adalah bantalan termal yang menggantikan thermal compound biasa.

AMD mematok harga Ryzen 7 5800X3D di $349. Angka itu sekitar $100 lebih rendah dibanding harga peluncuran awalnya, meski chip tersebut sebelumnya juga kerap dijual lebih murah saat masa diskon.

Penjualan Ryzen 7 5800X3D dijadwalkan mulai 25 Juni. Kembalinya chip ini memberi opsi baru bagi pengguna AM4 yang ingin upgrade tanpa harus pindah platform.

Ryzen 7 7700X3D untuk jalur AM5

Selain membawa kembali prosesor lama, AMD juga memperkenalkan Ryzen 7 7700X3D. Chip ini pada dasarnya adalah versi yang dipangkas dari Ryzen 7 7800X3D yang populer sejak 2023.

Perbedaan utamanya terletak pada kecepatan clock. Ryzen 7 7700X3D memiliki boost clock 4,5GHz, turun dari 5GHz pada 7800X3D, serta base clock 4GHz dibanding 4,2GHz.

Di luar itu, spesifikasi lainnya disebut identik. AMD menetapkan harga Ryzen 7 7700X3D di $329.

Meski harganya terlihat sedikit lebih rendah dari 5800X3D, konteks platform membuat perhitungannya berbeda. Ryzen 7 7700X3D memakai soket AM5, yang mengharuskan penggunaan memori DDR5.

Artinya, biaya masuk ke ekosistem ini bisa lebih tinggi bagi pengguna yang belum memiliki komponen pendukung. Penjualan prosesor ini akan dimulai pada 16 Juli.

Di saat yang sama, AMD kembali menegaskan komitmennya terhadap AM5. Perusahaan menyatakan dukungan untuk platform tersebut kini diperpanjang hingga 2029.

RX 9070 GRE meluas ke pasar global

Dari sisi grafis, AMD hanya membawa satu kartu baru ke panggung ini, yaitu Radeon RX 9070 GRE. Model GRE, atau Golden Rabbit Edition, dikenal sebagai lini yang awalnya eksklusif untuk China sebelum akhirnya tersedia di wilayah lain.

RX 9070 GRE sebenarnya sudah meluncur di China tahun lalu. Kini AMD membawanya ke pasar global.

Dibanding RX 9070 standar, versi GRE memiliki delapan compute unit lebih sedikit sehingga totalnya menjadi 48. Namun kartu ini justru membawa clock sekitar 200MHz lebih tinggi di angka 2220MHz.

Untuk memori, RX 9070 GRE dibekali 12GB GDDR6. Kartu ini memakai antarmuka memori 192-bit dan bandwidth 18Gbps.

AMD mengklaim RX 9070 GRE menawarkan performa rata-rata 21% lebih cepat daripada RTX 5060 Ti 16GB. Klaim ini menjadi salah satu poin jual utama kartu tersebut saat memasuki pasar yang lebih luas.

Harga yang dipasang untuk RX 9070 GRE adalah $549. Penjualannya dimulai pada 2 Juni.

Gambaran strategi AMD di Computex 2026

Tiga pengumuman ini menunjukkan pola yang cukup jelas. AMD tidak menjadikan Computex 2026 sebagai momen peluncuran generasi sepenuhnya baru, melainkan sebagai panggung untuk mendaur ulang aset produk yang sudah terbukti punya pasar.

Ryzen 7 5800X3D menargetkan pengguna setia AM4 yang belum ingin beralih dari DDR4. Ryzen 7 7700X3D memperluas pilihan di AM5, sementara RX 9070 GRE membuka akses global untuk kartu yang sebelumnya terbatas di China.

Kombinasi itu memperlihatkan pendekatan yang pragmatis. Di tengah pasar PC gaming yang terus menuntut keseimbangan antara performa dan biaya upgrade, AMD tampaknya memilih memperkuat lini yang sudah dikenal daripada memaksakan perubahan besar sekaligus.

Source: www.gsmarena.com
Exit mobile version