Tablet Lenovo 13 Inci Ini Nyaris Ganti Laptop, Ada Circle To Search Dan Android 16

Lenovo kembali menekan batas antara tablet dan laptop lewat Idea Tab Pro Gen 2. Perangkat 13 inci ini dibawa sebagai opsi kerja portabel yang menonjolkan fitur produktivitas, layar besar, dan dukungan Android 16.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya ukuran layar, tetapi juga paket fitur yang memang disiapkan untuk kebutuhan kerja mobile. Lenovo menyertakan stylus TP Pen Plus, adapter charger 45W, kabel Type-C to Type-C, serta mata pena cadangan di dalam kotak penjualan.

Desain premium untuk mobilitas kerja

Secara fisik, tablet ini tampil dengan matte finish di bagian belakang yang membantu menjaga bodi tetap bersih dari bekas sidik jari. Bagian depan memakai layar 13 inci dengan bezel simetris di keempat sisinya, sehingga tampilannya terasa lapang saat dipakai bekerja.

Lenovo juga memberi kesan perangkat ini dibuat untuk dipakai lama. Kombinasi bodi premium dan panel besar membuatnya cocok untuk aktivitas seperti mengetik, presentasi, membaca dokumen, hingga menggambar.

Layar 3.5K dan audio yang disiapkan untuk hiburan sekaligus kerja

Sektor layar menjadi salah satu daya tarik paling kuat. Idea Tab Pro Gen 2 memakai panel PureSight Pro LCD 13 inci dengan resolusi 3.5K dan refresh rate 144Hz.

Layar ini juga punya tingkat kecerahan hingga 800 nits pada High Brightness Mode. Artinya, tampilan tetap nyaman dipakai di luar ruangan, sementara navigasi menu dan perpindahan aplikasi terasa lebih mulus berkat refresh rate tinggi.

Untuk audio, Lenovo menanamkan 4 speaker JBL dengan dukungan Dolby Atmos. Hasilnya, tablet ini tidak hanya nyaman untuk rapat online, tetapi juga memberi pengalaman suara yang lebih hidup saat dipakai menonton atau mendengar presentasi.

Chip Snapdragon, RAM besar, dan slot microSD

Di bagian dapur pacu, Lenovo membekali tablet ini dengan Snapdragon 8s Gen 4 yang sudah terintegrasi pemrosesan AI. Skor Antutu Benchmark-nya disebut berada di angka 1,54 jutaan, menunjukkan performa yang kuat di kelasnya.

Opsi memorinya juga dibuat longgar untuk kerja multitasking. Lenovo menyediakan RAM 8 GB dan 12 GB LPDDR5X, serta penyimpanan internal 256 GB hingga 512 GB berbasis UFS 4.0, ditambah slot MicroSD terdedikasi yang mendukung ekspansi hingga 2 TB.

Android 16 dan fitur AI untuk kerja harian

Tablet ini langsung berjalan dengan Android 16 versi clean yang mendekati Stock Android. Lenovo juga menjanjikan 2 tahun major update dan 4 tahun security update untuk perangkat ini.

Ada banyak fitur yang ditujukan untuk produktivitas. Circle to Search memungkinkan pengguna mencari informasi dengan melingkari objek di layar, sementara Lenovo AI Notes menawarkan Sketch to Image, AI Rewrite, dan AI Summary.

Lenovo juga menambahkan Smart Connect dan PC Mode. Tablet bisa dipakai sebagai monitor kedua untuk laptop, atau dijalankan dalam antarmuka desktop saat tersambung ke keyboard dan mouse.

Stylus, kamera, dan baterai besar

TP Pen Plus mendukung hovering dan Palm Rejection yang presisi untuk menggambar atau mencatat. Dukungan ini membuat tablet terasa lebih dekat ke perangkat kerja kreatif dibanding tablet hiburan biasa.

Di sisi kamera, ada kamera belakang 13 MP dengan perekaman hingga 4K dan kamera depan 8 MP dengan perekaman 1080p. Kombinasi ini cukup relevan untuk meeting online, kelas daring, maupun kebutuhan dokumentasi ringan.

Lenovo juga membenamkan baterai 10.200 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh untuk aktivitas multitasking berat. Dengan kapasitas sebesar itu, perangkat ini jelas diarahkan untuk pengguna yang sering berpindah tempat tanpa ingin terus mencari colokan.

Harga dan posisi di pasar

Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 dibanderol mulai dari ₹39,999 atau sekitar Rp7,7 jutaan. Keyboard case opsional untuk mengubahnya menjadi perangkat bergaya laptop akan dijual terpisah pada fase berikutnya.

Dengan layar 3.5K, Snapdragon 8s Gen 4, Android 16, Circle to Search, dan baterai besar, tablet ini hadir sebagai salah satu kandidat workstation portable yang paling menarik di kelasnya. Lenovo tampaknya ingin memberi opsi serius bagi pengguna yang ingin meninggalkan laptop tebal tanpa mengorbankan produktivitas.

Berita Terkait

Back to top button