7 HP 2 Jutaan Terbaik 2026, Fitur Mewah yang Biasanya Cuma Ada di Kelas Atas

Memasuki pertengahan 2026, HP kelas 2 jutaan tidak lagi identik dengan spesifikasi pas-pasan. Di rentang harga Rp2,5 juta sampai Rp2,9 juta, pembeli kini bisa menemukan layar AMOLED, panel curved, baterai 6000 mAh, hingga fitur AI yang sebelumnya lebih sering muncul di kelas lebih mahal.

Perubahan itu membuat pilihan di segmen ini jauh lebih menarik. Dari data yang dirangkum Denzo Pro, ada tujuh model yang paling menonjol karena menawarkan kombinasi performa, layar, daya tahan, dan fitur harian yang terasa lengkap.

Performa jadi andalan utama

Tecno Pova 7 5G muncul sebagai pilihan paling kencang untuk gaming. Ponsel ini memakai Dimensity 7300 Ultimate dengan skor AnTuTu yang disebut tembus 710 ribuan, lalu dipasangkan dengan layar IPS 6,78 inci FHD+ 144 Hz dan touch sampling 1500 Hz.

Daya tahannya juga kuat. Tecno membekali perangkat ini dengan baterai 6000 mAh, pengisian cepat 45W, wireless charging 30W, speaker stereo, NFC, dan sertifikasi IP64.

Vivo iQOO Z9x menjadi opsi lain bagi pengguna yang mengutamakan kestabilan. Ponsel ini mengusung Snapdragon 6 Gen 1 dengan skor AnTuTu sekitar 515 ribu, baterai Graphite 6000 mAh, serta pengisian cepat 44W.

Layarnya berukuran 6,72 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan 1000 nits. Fitur lain yang ikut hadir adalah speaker stereo, audio jack 3,5 mm, dan NFC.

Fitur modern makin mudah dijangkau

Redmi Note 15 4G menarik perhatian lewat kombinasi fitur kekinian dan harga Rp2,6 juta sampai Rp2,8 juta. Xiaomi memasang layar AMOLED 6,77 inci FHD+ 120 Hz dengan tingkat kecerahan 3200 nits, kamera utama 108 MP, kamera depan 20 MP, serta baterai 6000 mAh dengan fast charging 33W.

Nilai tambah lain ada pada integrasi Google Gemini untuk membantu produktivitas harian. Di sisi dapur pacu, perangkat ini memakai Helio G100 Ultra meski belum mendukung 5G.

Poco M7 Pro 5G juga masuk daftar berkat karakter layar dan audio yang kuat. Ponsel ini dijual di kisaran Rp2,7 jutaan dengan panel AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz, kecerahan 2100 nits, chipset Dimensity 7025 Ultra, dan kamera 50 MP OIS.

Di bagian hiburan, Poco menyertakan Dolby Atmos, IR Blaster, dan sertifikasi IP rating. Kombinasi itu membuatnya terasa lebih lengkap untuk penggunaan harian maupun konsumsi konten.

Desain premium dan ketahanan fisik

Infinix Hot 60 Pro menonjol karena membawa curved AMOLED dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan banderol sekitar Rp2,5 jutaan, ponsel ini menawarkan layar curved AMOLED 1,5K, refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan 4500 nits.

Chipset Helio G200 yang dipakai disebut mencatat skor AnTuTu stabil di 460 ribu. Untuk daya, perangkat ini dibekali baterai 5160 mAh, pengisian cepat 45W, NFC, dan sensor sidik jari di dalam layar.

Realme 14T 5G menyasar pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan. Model ini berada di kisaran Rp2,8 jutaan dan mengandalkan sertifikasi IP69 untuk ketahanan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan debu ekstrem.

Spesifikasi lainnya mencakup Dimensity 6300, layar AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz dengan kecerahan 2100 nits, serta kamera 50 MP yang didukung OIS dan EIS. Kombinasi ini membuatnya tampil sebagai opsi tangguh di segmen harga menengah bawah.

Opsi yang paling terjangkau tetap kompetitif

Itel S25 Ultra memperkuat daftar ini lewat desain premium dan layar lengkung. Ponsel Rp2,5 juta sampai Rp2,7 jutaan ini memakai Curved AMOLED 120 Hz, Gorilla Glass 7i, chipset Unisoc T620, kamera utama 50 MP, kamera depan 32 MP, serta storage hingga 512 GB.

Di tengah banyaknya pilihan, segmen ini memperlihatkan satu tren yang jelas. Konsumen kini tidak hanya mengejar harga murah, tetapi juga layar yang lebih mewah, baterai besar, fitur AI, serta ketahanan perangkat yang makin serius.

Berita Terkait

Back to top button