
Asus memperkenalkan VivoWatch 6 Plus di Computex 2026 dengan fokus yang lebih tajam pada pemantauan kesehatan. Jam tangan pintar ini menonjol bukan hanya karena peningkatan desain, tetapi juga karena pendekatannya yang lebih luas dari sekadar pelacakan kebugaran harian.
Perangkat ini hadir saat Asus juga banyak menyoroti arah pengembangan layanan kesehatan berbasis AI. Karena itu, VivoWatch 6 Plus terlihat sebagai bagian dari strategi yang lebih besar untuk membangun ekosistem kesehatan terhubung, bukan sekadar meluncurkan smartwatch baru.
Dari sisi perangkat keras, VivoWatch 6 Plus membawa layar AMOLED 1,43 inci. Ukuran itu lebih besar dibanding VivoWatch 6 yang diluncurkan pada 2024 dengan panel 1,39 inci.
Asus juga meningkatkan material bodi untuk memberi kesan lebih premium. Perlindungan sapphire crystal kini dipadukan dengan casing titanium alloy, yang membuat perangkat ini tampil lebih mewah dibanding model sebelumnya.
Fokus pada pelacakan kesehatan
Perubahan terbesar justru ada di sisi fitur kesehatan. VivoWatch 6 Plus tetap mempertahankan pemantauan ECG dan tekanan darah, dua fungsi yang sudah hadir pada generasi sebelumnya.
Namun Asus menambahkan analisis gerakan pernapasan saat tidur dan pelacakan gaya berjalan. Kombinasi fitur ini menunjukkan upaya untuk memotret kondisi kesehatan pengguna secara lebih menyeluruh dalam jangka panjang, bukan hanya mencatat angka aktivitas harian.
Sleep breathing movement analysis memberi perhatian pada pola gerakan pernapasan saat pengguna tidur. Sementara itu, gait tracking membuka ruang pemantauan yang lebih dekat dengan pola mobilitas dan kondisi fisik sehari-hari.
Di pasar wearable, kedua fitur tersebut memang bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Meski begitu, kehadirannya bersama ECG dan pemantauan tekanan darah membuat paket fitur VivoWatch 6 Plus tampak lebih lengkap dibanding pendekatan fitness tracker biasa.
Bagian dari ekosistem AI kesehatan Asus
Asus juga menempatkan VivoWatch 6 Plus dalam konteks yang lebih besar. Data yang dikumpulkan jam tangan ini dapat masuk ke platform kesehatan AI Agent milik perusahaan.
Platform tersebut diperlihatkan Asus bersama perangkat Handheld Ultrasound DuoScan. Langkah ini memperlihatkan arah pengembangan yang menghubungkan wearable, alat diagnostik, dan perangkat lunak AI dalam satu ekosistem kesehatan.
Dengan pendekatan itu, VivoWatch 6 Plus tidak diposisikan sebagai jam tangan pintar biasa. Asus tampaknya ingin menjadikannya sebagai salah satu titik pengumpulan data kesehatan yang bisa terhubung ke layanan analitik yang lebih luas.
Strategi ini juga menjelaskan mengapa pembaruan pada model Plus tidak hanya menyentuh desain. Asus menggabungkan peningkatan material premium dengan fitur kesehatan yang lebih dalam agar perangkat ini punya peran lebih penting dalam ekosistemnya.
Langkah lanjutan dari lini VivoWatch
VivoWatch 6 sebelumnya sudah dibekali sensor ECG, PPG, dan pelacakan komposisi tubuh. Asus juga pernah menghadirkan VivoWatch 6 Aero sebagai opsi yang lebih ringan untuk pengguna yang menginginkan perangkat lebih kecil dan tidak terlalu menyerupai jam tangan konvensional.
VivoWatch 6 Plus terasa seperti penggabungan dua arah pengembangan itu. Di satu sisi, Asus mendorong kualitas bahan dan tampilan ke level yang lebih premium, sementara di sisi lain perusahaan memperdalam kemampuan analitik kesehatannya.
Kombinasi itu membuat VivoWatch 6 Plus tampil sebagai model yang paling ambisius dalam lini ini. Perangkat tersebut mencoba menjembatani kebutuhan pengguna yang menginginkan smartwatch premium dengan pengguna yang mencari pemantauan kesehatan lebih serius.
Meski demikian, Asus belum mengumumkan harga perangkat ini. Karena belum ada banderol resmi, posisi VivoWatch 6 Plus di antara para pesaingnya masih belum bisa dipetakan dengan jelas.
Yang sudah terlihat adalah arah produk ini cukup tegas. Di tengah dominasi peluncuran perangkat bertema AI di Computex 2026, VivoWatch 6 Plus menonjol karena menunjukkan bagaimana AI, wearable, dan perangkat medis bisa mulai disatukan dalam pengalaman kesehatan yang lebih terhubung.
Untuk saat ini, daya tarik utamanya ada pada dua hal sekaligus. Asus menawarkan peningkatan fisik yang nyata lewat layar 1,43 inci, sapphire crystal, dan titanium alloy, sambil memperluas fungsi kesehatan dengan ECG, pemantauan tekanan darah, analisis gerakan pernapasan saat tidur, serta pelacakan gaya berjalan.
Source: www.gizmochina.com







