
Xiaomi meluncurkan power bank mungil baru berkapasitas 10.000mAh di China dengan fokus pada portabilitas dan pengisian cepat 22,5W. Perangkat bernama Xiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 ini sudah dijual melalui platform Youpin.
Daya tarik utamanya ada pada ukuran ringkas yang dipadukan dengan kabel USB-C bawaan, sehingga pengguna tidak perlu selalu membawa kabel terpisah. Xiaomi juga menempatkan fitur pengisian cepat dua arah hingga 22,5W pada kabel terintegrasi tersebut.
Perangkat ini dipasarkan dengan harga perkenalan 129 yuan, sementara harga ritelnya ditetapkan 149 yuan. Posisi harga itu menempatkannya sebagai aksesori harian yang menyasar pengguna ponsel, tablet, dan perangkat elektronik kecil lain.
Fitur yang paling menonjol
Xiaomi memakai konfigurasi 2C+1A pada power bank ini. Susunannya terdiri dari satu kabel USB-C bawaan, satu port USB-C tambahan, dan satu port USB-A standar.
Kabel USB-C bawaan mendukung pengisian dua arah hingga 22,5W. Port USB-C terpisah dan port USB-A juga sama-sama mampu mengeluarkan daya hingga 22,5W saat digunakan sendiri.
Dengan susunan itu, perangkat bisa dipakai lebih fleksibel untuk berbagai skenario. Pengguna dapat mengisi power bank dan perangkat lain melalui USB-C, atau tetap memakai USB-A untuk perangkat yang lebih lama.
Xiaomi juga menyertakan dukungan untuk sejumlah protokol fast charging yang umum dipakai. Daftarnya mencakup PD 3.0, QC 3.0, PPS, AFC, dan SCP.
Dukungan protokol yang luas ini penting karena meningkatkan kompatibilitas lintas merek. Artinya, power bank ini tidak hanya ditujukan untuk ponsel Xiaomi, tetapi juga cocok untuk banyak smartphone dan tablet yang beredar saat ini.
Bisa isi beberapa perangkat, tetapi daya dibagi
Saat dua atau tiga perangkat dihubungkan secara bersamaan, distribusi dayanya akan menyesuaikan otomatis. Dalam kondisi itu, total output gabungan dibatasi hingga 15W.
Skema ini menunjukkan bahwa performa maksimal 22,5W ditujukan untuk penggunaan satu perangkat per port secara individual. Ketika dipakai ramai-ramai, fokusnya bergeser ke fleksibilitas, bukan kecepatan puncak pada tiap perangkat.
Kapasitas 10.000mAh pada produk ini setara dengan rating energi 37Wh. Angka tersebut masih berada dalam batas yang diizinkan untuk penerbangan internasional, sehingga bisa dibawa ke kabin pesawat sebagai bagasi tangan.
Bagi pengguna yang sering bepergian, kombinasi kapasitas sedang, ukuran ringkas, dan kabel bawaan menjadi nilai jual utama. Power bank semacam ini biasanya lebih relevan untuk kebutuhan isi ulang cepat di perjalanan daripada pemakaian berhari-hari tanpa colokan.
Ada fitur pemantauan kesehatan baterai
Salah satu detail yang membedakan model ini dari power bank biasa ada pada sistem manajemen baterainya. Xiaomi memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat ke komputer melalui port data USB-C untuk melihat metrik kesehatan baterai secara lebih spesifik.
Informasi yang dapat dilihat mencakup jumlah siklus pengisian yang presisi, pembacaan suhu, riwayat pengisian, dan kondisi baterai secara umum. Fitur ini memberi transparansi lebih bagi pengguna yang ingin memantau umur pakai aksesori mereka.
Kehadiran data seperti cycle count dan suhu juga menunjukkan pendekatan yang lebih teknis dari Xiaomi pada produk aksesori ini. Pada banyak power bank di kelas umum, informasi semacam itu biasanya tidak tersedia untuk pengguna akhir.
Sorotan pada aspek keamanan
Xiaomi menyebut perangkat ini dibangun agar memenuhi standar keselamatan baru China untuk power bank mobile, yakni GB 47372-2026. Kepatuhan pada standar tersebut menjadi salah satu poin penting dalam peluncuran produk ini.
Menurut Xiaomi, sel baterainya telah lolos uji keselamatan terstandarisasi. Pengujiannya meliputi needle penetration, tekanan 12kN, serta paparan suhu 135°C selama satu jam.
Selain itu, perangkat ini dibekali 16 lapisan perlindungan kelistrikan. Perlindungan tersebut mencakup overvoltage, korsleting, dan manajemen suhu.
Penekanan pada keamanan terasa relevan mengingat power bank adalah perangkat yang sering dibawa setiap hari, termasuk saat bepergian jauh. Dengan begitu, Xiaomi tidak hanya menonjolkan sisi praktis dan cepat, tetapi juga faktor proteksi dan kepatuhan regulasi.
Desain dan varian warna
Bodinya dibuat dari material plastik PC+ABS dengan bentuk membulat. Pendekatan desain ini mengarah pada kenyamanan saat digenggam atau dimasukkan ke saku dan tas kecil.
Xiaomi menawarkan dua opsi warna untuk model ini, yaitu Gray Blue dan Light Coffee. Pilihan tersebut memberi sentuhan visual yang sedikit berbeda dari power bank hitam atau putih yang umum di pasaran.
Peluncuran model 10.000mAh ini juga datang bersamaan dengan kabar bahwa Xiaomi telah merilis power bank 20.000mAh 22,5W versi 2026 yang juga memakai kabel USB-C bawaan. Langkah ini menunjukkan Xiaomi sedang memperluas lini power bank dengan format praktis, pengisian cepat, dan fitur bawaan yang lebih ramah untuk mobilitas harian.
Source: www.gizmochina.com







