Lampu Kulkas Tetap Nyala, Tapi Dingin Hilang, Ini 7 Penyebab Yang Sering Diabaikan

Lampu kulkas yang tetap menyala sering membuat masalah pendinginan terasa membingungkan. Padahal, kondisi ini menunjukkan bahwa aliran listrik ke bagian penerangan masih berjalan, sementara sistem pendinginnya bermasalah.

Masalah seperti ini cukup umum terjadi dan biasanya berkaitan dengan sirkulasi udara, komponen pendingin, atau pintu kulkas yang tidak rapat. Karena makanan bergantung pada suhu dingin untuk menahan pertumbuhan bakteri, gangguan ini perlu segera dicari penyebabnya.

Isi kulkas yang terlalu penuh

Kulkas yang terlalu penuh bisa menghambat kerja pendingin. Makanan yang bertumpuk membuat aliran udara di dalam kulkas tidak tersebar merata.

Saat ruang di dalam kulkas sesak, suhu dingin sulit menjangkau seluruh bagian. Cara paling sederhana adalah memilah ulang isi kulkas dan mengeluarkan bahan yang sudah tidak diperlukan.

Kipas evaporator dan kipas kondensor bermasalah

Kipas evaporator berfungsi mengatur aliran udara dari freezer ke bagian kulkas lainnya. Jika komponen ini rusak, distribusi udara menjadi tidak merata dan suhu di dalam kulkas ikut terganggu.

Masalah serupa juga bisa datang dari kipas kondensor. Kipas ini bertugas mendinginkan koil kompresor dan kondensor, sehingga kerusakannya dapat membuat udara panas terjebak di dalam kulkas.

Freon bocor dan evaporator bermasalah

Freon yang bocor membuat kulkas tidak bisa bekerja maksimal. Kebocoran ini umumnya terjadi karena ada kerusakan pada evaporator, sehingga penyerapan panas di freezer dan kulkas tidak berjalan normal.

Dalam kondisi seperti itu, udara di dalam kulkas menjadi jauh kurang dingin dari biasanya. Jika kebocoran freon terjadi, kulkas perlu ditangani tukang servis agar tidak makin rusak.

Termistor yang rusak

Termistor berperan sebagai pengatur suhu di dalam kulkas. Jika komponen ini rusak, suhu kulkas bisa menjadi lebih hangat dari biasanya atau justru terlalu dingin hingga makanan membeku.

Gangguan pada termistor sering membuat suhu tidak stabil. Karena fungsinya penting dalam pengendalian suhu, pemeriksaan bagian ini layak dilakukan saat kulkas tidak dingin.

Pintu kulkas tidak menutup rapat

Karet pintu yang mengendur bisa membuat pintu tidak tertutup sempurna. Saat itu terjadi, udara dari luar mudah masuk dan memengaruhi suhu di dalam kulkas.

Kerusakan pintu seperti ini sering luput diperhatikan. Padahal, kebocoran udara dari celah pintu dapat membuat kulkas bekerja lebih berat tanpa menghasilkan suhu dingin yang cukup.

Penempatan kulkas yang salah juga berpengaruh

Letak kulkas dekat oven atau kompor bisa membuat suhu di sekitarnya naik. Panas dari peralatan dapur itu memancar ke kulkas dan membuat udara dinginnya terasa lebih hangat.

Kondisi lingkungan sekitar ikut menentukan kinerja pendinginan. Karena itu, penempatan kulkas sebaiknya dijauhkan dari sumber panas agar suhu di dalamnya tetap stabil.

Kondisi pada kulkas dua pintu dan kulkas modern

Pada kulkas dua pintu, bagian freezer bisa sangat dingin sementara bagian bawah sama sekali tidak dingin. Kondisi ini sering terjadi karena kegagalan sistem defrost otomatis, termasuk kerusakan pada Defrost Timer, Defrost Thermostat, atau Heater.

Ketika bunga es menumpuk berlebihan di evaporator tersembunyi, jalur udara dingin ke bagian bawah bisa tertutup total. Pada kulkas modern, kerusakan Modul PCB juga dapat membuat kompresor dan kipas tidak mendapat perintah kerja, meski lampu interior tetap menyala karena jalurnya terpisah.

Ada juga kasus suara “klik” berulang dari bagian belakang bawah saat kulkas tidak dingin. Suara itu bisa menandakan PTC Relay atau Overload Protector bermasalah, atau kompresor macet, sehingga freon tidak bersirkulasi dan pendinginan gagal berjalan.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version