
Infinix India dilaporkan sedang menghadapi fase yang tidak mudah di tengah perlambatan pengiriman smartphone dan perubahan besar di level pimpinan. Sorotan utama datang dari kabar bahwa CEO Infinix India, Anish Kapoor, disebut sudah tidak lagi bersama perusahaan.
Informasi itu pertama kali dilaporkan Digit yang mengutip sejumlah sumber industri. Kabar ini muncul saat merek tersebut juga disebut tengah menjalani restrukturisasi internal dan mengurangi ritme peluncuran produk di pasar India.
Perubahan pimpinan di tengah tekanan pasar
Menurut laporan tersebut, Anish Kapoor yang memimpin operasi Infinix India disebut sedang dalam proses keluar dari perusahaan. Digit menyebut Kapoor kemungkinan telah mengundurkan diri lebih awal pada tahun ini dan kini tidak lagi terkait dengan merek tersebut.
Sampai saat ini, baik Infinix maupun induknya, Transsion Holdings, belum memberikan konfirmasi resmi terkait perkembangan itu. Namun, sejumlah sumber menyebut adanya perbedaan strategi antara tim India dan pimpinan perusahaan di China yang diduga ikut memicu perpisahan tersebut.
Ketidakpastian di level pimpinan ini dilaporkan terjadi bersamaan dengan pergerakan karyawan di berbagai divisi. Beberapa anggota tim produk dan pemasaran disebut berpindah ke merek smartphone pesaing.
Meski operasi harian disebut masih berjalan normal, situasi internal itu dinilai mulai berdampak pada arah produk perusahaan. Salah satu indikasinya terlihat dari jumlah peluncuran smartphone Infinix yang lebih terbatas pada awal 2026.
Antara Januari hingga Mei 2026, Infinix hanya merilis sedikit smartphone dibanding periode yang sama tahun lalu. Perlambatan ini menjadi sinyal penting karena pasar India sangat mengandalkan kecepatan siklus produk, terutama di segmen harga terjangkau.
Pengiriman turun tajam
Tekanan yang dihadapi Infinix India juga terlihat dari data pengiriman perangkat. Data pasar yang dikutip dalam laporan menunjukkan Infinix mengirim sekitar 2,9 juta smartphone di India sepanjang 2025.
Namun, performa itu disebut melemah pada awal 2026. Antara Januari hingga April 2026, pengiriman Infinix dilaporkan turun menjadi sekitar 500.000 unit.
Penurunan itu ikut tercermin pada pangsa pasar merek tersebut yang disebut terus bergerak turun dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini menambah tekanan bagi bisnis smartphone Transsion di India, yang sedang berhadapan dengan pasar yang semakin ketat.
Analis industri menilai lambatnya peluncuran produk tidak berdiri sendiri. Mereka melihat kombinasi penyesuaian portofolio, tekanan finansial, dan kenaikan biaya komponen sebagai faktor yang ikut membebani langkah Infinix.
Tantangan ini terasa lebih berat di segmen smartphone anggaran. Di kelas ini, margin keuntungan tipis sementara persaingan dengan pemain yang sudah mapan terus meningkat.
India jadi pasar yang kian sulit
India selama ini dikenal sebagai salah satu pasar smartphone paling kompetitif. Bagi merek yang bermain di kelas terjangkau, keberhasilan biasanya sangat ditentukan oleh eksekusi produk, distribusi, dan konsistensi peluncuran.
Dalam konteks itu, perubahan pimpinan dan restrukturisasi internal bisa menjadi faktor yang sangat menentukan. Stabilitas organisasi menjadi penting saat perusahaan harus menyesuaikan strategi produk dan menjaga momentum di pasar.
Di luar India, Transsion masih memiliki posisi yang kuat di sejumlah pasar internasional. Laporan itu menyoroti bahwa perusahaan tetap mempertahankan kehadiran besar terutama di beberapa wilayah Afrika.
Namun, prospeknya di India disebut masih belum pasti. Tekanan pasar yang berlangsung saat ini membuat langkah berikutnya dari Infinix akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menata kembali kepemimpinan dan strategi produknya.
Bagi Infinix India, isu ini bukan sekadar soal pergantian eksekutif. Perlambatan pengiriman, berkurangnya peluncuran perangkat, dan perpindahan talenta ke kompetitor menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi bersifat menyeluruh.
Analis memperkirakan tekanan terhadap perusahaan akan berlanjut sepanjang 2026. Dalam situasi seperti ini, arah kebijakan manajemen dan kejelasan roadmap produk akan menjadi faktor utama yang menentukan fase pertumbuhan Infinix berikutnya di India.
Source: www.gizmochina.com








