Steam Deck OLED Tembus Rp18,6 Jutaan Di Asia, Gamer Mulai Hitung Ulang Niat Beli

Harga Steam Deck OLED di sejumlah negara Asia kini meroket dan membuat banyak calon pembeli harus berpikir ulang. Varian tertinggi bahkan mengalami kenaikan hingga 51 persen, sementara stok unit di pasar internasional masih terbatas.

Komodo Station, distributor resmi Valve untuk Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, telah mengumumkan penyesuaian harga tersebut. Lonjakan ini langsung menempatkan Steam Deck OLED di kelas harga yang jauh lebih tinggi dibanding saat peluncuran awal.

Kenaikan paling terasa di Korea Selatan

Di Korea Selatan, harga Steam Deck OLED varian 1TB kini mencapai Rp18,6 jutaan atau KRW 1.578.000. Untuk varian 512GB, konsumen harus menyiapkan sekitar Rp15,3 jutaan atau KRW 1.298.000.

Kenaikan di pasar Korea Selatan menjadi yang paling besar di kawasan ini, dengan persentase sampai 51 persen. Angka itu menunjukkan tekanan harga yang sangat berat bagi pembeli di negara tersebut.

Jepang dan Taiwan ikut terdampak

Di Jepang, Steam Deck OLED 512GB kini dibanderol sekitar Rp14,3 jutaan dari harga sebelumnya JPY 137.980. Varian 1TB di pasar yang sama naik menjadi sekitar Rp17,4 jutaan atau JPY 167.980.

Taiwan juga mengalami penyesuaian serupa. Varian 512GB kini berada di sekitar Rp13,2 jutaan atau TWD 26.280, sedangkan model 1TB dipasarkan sekitar Rp16 jutaan atau TWD 31.800.

Secara keseluruhan, kenaikan harga di Jepang berada di kisaran 38 persen hingga 46 persen dibanding harga peluncuran awal. Kondisi itu membuat Steam Deck OLED semakin jauh dari kategori perangkat handheld yang terjangkau.

Penyebab datang dari rantai pasok global

Komodo menyebut faktor logistik dan fluktuasi nilai tukar sebagai salah satu pemicu kenaikan harga. Namun, persoalan yang lebih besar datang dari kelangkaan komponen penyimpanan dan memori secara global.

Kelangkaan tersebut membuat biaya produksi perangkat elektronik meningkat tajam. Valve disebut kesulitan mengamankan pasokan komponen dengan harga lama, sehingga beban biaya ikut berpindah ke konsumen.

Amerika Serikat juga ikut naik

Kenaikan harga Steam Deck OLED tidak hanya terjadi di Asia. Di Amerika Serikat, varian 512GB naik dari $549 menjadi $789, sementara varian 1TB bergerak dari $649 ke harga baru yang lebih tinggi.

Dengan perubahan itu, harga varian 512GB di pasar Amerika disebut berada di sekitar Rp12,8 jutaan, sedangkan model 1TB berada di sekitar Rp15,4 jutaan. Meski naik besar, persentasenya masih sedikit di bawah lonjakan yang terjadi di Korea Selatan.

Stok tetap menjadi masalah

Situasi menjadi semakin rumit karena harga naik di saat stok masih sulit ditemukan. Komodo bahkan menyarankan calon pembeli untuk terus memantau media sosial atau mendaftar di situs resmi agar tidak ketinggalan saat unit tersedia lagi.

Kondisi ini ikut membuka ruang bagi perangkat handheld lain di pasar gaming portabel. Asus ROG Ally, ROG Ally X, hingga produk dari Lenovo dan MSI disebut mulai menjadi pembanding baru di tengah lonjakan harga perangkat Valve.

Berita Terkait

Back to top button