Samsung mulai menggulirkan pembaruan keamanan besar untuk Juni 2026 ke sejumlah perangkat Galaxy yang masuk jadwal update teratur. Paket ini penting karena menutup puluhan celah keamanan, termasuk beberapa yang dinilai berisiko tinggi dan kritis.
Langkah ini memperlihatkan perubahan besar di ekosistem Android, yang kini tidak lagi identik dengan dukungan software singkat. Samsung sendiri menjanjikan hingga tujuh tahun pembaruan Android dan patch keamanan untuk smartphone serta tablet Galaxy yang lebih baru, mengikuti pola dukungan jangka panjang yang dulu lebih sering dikaitkan dengan iPhone dan iOS.
Daftar perangkat yang kebagian
Samsung membagi pembaruan keamanan untuk perangkat Galaxy ke dalam jadwal bulanan, kuartalan, atau setengah tahunan, tergantung modelnya. Untuk model flagship, patch bulanan menjadi jalur utama, dan perangkat-perangkat inilah yang disebut segera menerima patch keamanan Juni 2026.
Di kelompok ponsel lipat yang didukung, daftar itu mencakup Galaxy Z TriFold, Z Fold4, Z Fold5, Z Fold6, Z Fold7, Z Fold Special Edition, Z Flip4, Z Flip5, Z Flip6, Z Flip7, Z Flip7 FE, serta seri W23, W23 Flip, W24, W24 Flip, W25, W25 Flip, dan W26.
Untuk lini Galaxy S, seluruh model di keluarga S26, S25, S24, dan S23 ikut masuk. Itu juga mencakup varian FE dan Galaxy S25 Edge, sehingga pembaruan ini menjangkau rentang perangkat premium yang sangat luas.
Model enterprise juga ikut aman
Selain ponsel konsumen, Samsung juga mencantumkan beberapa perangkat enterprise yang eligible untuk update keamanan bulanan. Daftarnya meliputi Galaxy A54, A55, A56, A57, XCover6 Pro, XCover7, XCover7 Pro, dan Galaxy Tab Active5 Pro.
Bagi pengguna perangkat yang ada di daftar ini, pembaruan terbaru sangat disarankan untuk dipasang segera setelah tersedia. Pembaruan keamanan seperti ini menjadi lapisan perlindungan utama ketika perangkat menerima perbaikan langsung dari Samsung dan Google.
Apa yang diperbaiki patch ini
Menurut catatan patch Samsung, update Juni 2026 membawa perbaikan dari Samsung dan Google sekaligus. Total ada 45 kerentanan yang ditangani, terdiri dari 33 Common Vulnerabilities and Exposures atau CVE, serta 12 Samsung Vulnerabilities and Exposures atau SVE.
Dari jumlah itu, 33 kerentanan diklasifikasikan sebagai berstatus “high” atau “critical”. CVE sendiri adalah celah keamanan yang telah dipublikasikan oleh para ahli keamanan siber, sehingga keberadaannya sudah diketahui dan perlu segera ditutup.
Sementara itu, SVE berfokus pada layanan milik Samsung sendiri. Salah satu area yang terdampak mencakup komponen di Galaxy Editing Service, yang menunjukkan bahwa patch ini tidak hanya menutup celah umum Android, tetapi juga bagian khusus di ekosistem Samsung.
Kenapa update ini penting untuk dipasang
Pembaruan firmware bukan sekadar formalitas rutin. Pada perangkat pintar modern, patch keamanan berfungsi menutup celah yang bisa dimanfaatkan untuk mengakses data pribadi, merusak sistem, atau membuka pintu bagi serangan lain.
Samsung menyarankan pengguna untuk selalu menjaga perangkat tetap mutakhir. Itu juga sejalan dengan langkah sederhana yang bisa dilakukan langsung dari perangkat, yaitu membuka Settings > Software Update > Download and Install, lalu menekan tombol “Check for updates”.
Dengan daftar perangkat yang begitu panjang dan jumlah kerentanan yang besar, patch Juni 2026 menjadi salah satu pembaruan keamanan paling penting bagi pengguna Galaxy yang masuk siklus dukungan bulanan. Bagi pemilik model flagship, foldable, dan beberapa perangkat enterprise yang tercantum, update ini layak diprioritaskan begitu notifikasi tersedia.
