Red Magic meluncurkan earbud gaming kabel baru di China dengan pendekatan yang cukup menarik untuk pasar aksesori mobile dan PC. Produk ini hadir dalam dua pilihan konektor, yakni USB-C dan jack 3,5 mm, sehingga bisa menjangkau pengguna perangkat lama maupun ponsel modern yang sudah meninggalkan port audio tradisional.
Langkah ini membuat earbud baru Red Magic terasa praktis, bukan sekadar tambahan lini aksesori. Dengan harga 89 yuan di JD.com, perangkat ini menargetkan pengguna yang menginginkan headset gaming sederhana, ringan, dan langsung pakai tanpa perlu pengisian daya.
Earbud ini dipasarkan dengan nama Red Magic Gaming Headset. Nubia menempatkannya di bawah merek gaming Red Magic, yang selama ini dikenal lewat perangkat dan aksesori untuk bermain gim.
Dari sisi teknis, perangkat ini memakai driver dinamis 14,2 mm di dalam bodinya. Berdasarkan lembar spesifikasi, model WH4008 memiliki rentang respons frekuensi 20Hz hingga 20kHz dan daya keluaran terukur 5mW.
Fokus utamanya jelas pada penggunaan gim. Nubia menyebut penyetelan audionya dirancang untuk membantu pemain mendengar isyarat suara penting di dalam permainan, termasuk langkah kaki dan suara tembakan.
Pendekatan semacam ini umum dipakai pada perangkat audio gaming. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran spasial saat bermain, terutama dalam pertandingan multipemain yang menuntut respons cepat terhadap arah suara.
Dua varian konektor
Keputusan menghadirkan dua versi konektor menjadi salah satu nilai jual paling menonjol. Varian 3,5 mm lebih cocok untuk laptop lama, PC, atau perangkat yang masih mempertahankan port audio, sementara varian USB-C diarahkan ke ponsel dan perangkat yang hanya menyediakan port modern.
Pilihan ganda ini juga mengurangi kebutuhan adaptor tambahan. Bagi pengguna mobile, hal ini penting karena koneksi kabel masih sering dipilih untuk alasan kestabilan dan kemudahan pakai saat bermain.
Red Magic tidak memakai desain in-ear tertutup dengan ujung silikon yang masuk rapat ke saluran telinga. Sebagai gantinya, earbud ini mengusung bentuk semi-in-ear yang biasanya terasa lebih ringan untuk sesi penggunaan panjang.
Desain seperti ini bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang kurang nyaman dengan earphone in-ear konvensional. Untuk bermain dalam waktu lama, kenyamanan fisik sering menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas suara.
Desain dan kontrol harian
Secara visual, earpiece hadir dengan finishing metalik warna space gray. Branding RedMagic ditampilkan lewat ukiran laser yang memberi kesan sederhana namun tetap selaras dengan identitas produk gaming.
Kabelnya dibuat dari material fleksibel yang ditujukan untuk membantu mengurangi risiko kusut. Detail kecil ini relevan untuk pengguna yang sering menyimpan earbud di saku atau tas tanpa wadah khusus.
Pada kabel juga tersedia remote inline tiga tombol. Nubia menyematkan mikrofon bawaan untuk voice chat dan panggilan telepon, sehingga perangkat ini tidak dibatasi hanya untuk bermain gim.
Fungsi tombolnya mencakup pengaturan volume, putar atau jeda musik, perpindahan trek, menerima atau menolak panggilan, serta memanggil asisten suara di perangkat. Dengan begitu, pengguna bisa mengakses kontrol dasar tanpa perlu menyentuh layar.
Kehadiran mikrofon inline juga penting untuk skenario bermain gim di ponsel. Pemain bisa tetap berkomunikasi dalam obrolan suara sambil memakai koneksi kabel yang lebih sederhana dan langsung aktif.
Posisi di pasar aksesori audio
Di tengah pasar earbud nirkabel yang terus ramai, Red Magic justru memilih jalur kabel untuk produk ini. Strategi tersebut menunjukkan masih ada ruang bagi aksesori audio yang menekankan kompatibilitas, kemudahan, dan harga terjangkau.
Produk ini juga masuk saat pasar aksesori audio terus dipenuhi peluncuran baru dari berbagai merek. Baseus, misalnya, baru memperkenalkan Bowie MC2 model clip-on dengan driver dinamis 11 mm, dukungan LDAC, ketahanan debu dan air IP67, serta daya tahan baterai hingga 55 jam.
Xiaomi juga telah meluncurkan Buds 6 secara global dengan audio aptX Lossless, active noise cancellation, dan total pemutaran hingga 35 jam. Di tengah tren itu, Red Magic mengambil posisi berbeda dengan menghadirkan solusi kabel yang lebih sederhana.
Pilihan tersebut bisa menarik bagi pengguna yang tidak membutuhkan fitur nirkabel canggih. Selama fokusnya adalah suara, komunikasi, dan koneksi langsung ke perangkat, format earbud kabel masih memiliki pasar yang jelas.
Dengan kombinasi driver 14,2 mm, desain semi-in-ear, mikrofon inline, dan dua opsi konektor, Red Magic Gaming Headset tampil sebagai aksesori yang menekankan fungsi praktis. Untuk pengguna yang mengutamakan fleksibilitas perangkat dan pengalaman audio dasar untuk bermain, model ini kini sudah dijual di China melalui JD.com dengan harga 89 yuan.
Source: www.gizmochina.com