Lenovo kembali menunjukkan ambisinya di pasar laptop tipis dan ringan lewat Lecoo Air 14. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena bobotnya hanya 990 gram, sementara statusnya juga sebagai laptop komersial pertama yang dibangun di atas inisiatif Intel Project Firefly.
Kombinasi itu membuat Lecoo Air 14 menonjol bukan hanya karena ringan, tetapi juga karena membawa pendekatan baru dalam produksi laptop Windows. Di saat banyak perangkat tipis mengejar desain premium, Lenovo menambahkan faktor efisiensi biaya dan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama.
Desain ringkas untuk mobilitas tinggi
Lecoo Air 14 hadir dengan bodi unibody berbahan logam dan ketebalan 12,95 mm. Ukuran ini membuatnya masuk kategori laptop yang mudah dibawa untuk kerja, kuliah, maupun kebutuhan harian di luar ruangan.
Lenovo juga membekalinya dengan layar 14 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel. Panel ini memiliki refresh rate 60Hz, kecerahan 300 nits, cakupan warna 100% sRGB, serta dukungan DC Dimming untuk membantu mengurangi kedipan saat dipakai dalam waktu lama.
Performa harian dengan Intel Core 5
Di sektor dapur pacu, Lecoo Air 14 mengandalkan Intel Core 5 315 dengan konfigurasi enam inti dan enam thread. Prosesor itu dipasangkan dengan RAM LPDDR5 12GB berkecepatan 5600MHz dan SSD NVMe 512GB.
Lenovo juga langsung menyertakan Windows 11 pada laptop ini. Kombinasi tersebut ditujukan untuk kebutuhan produktivitas harian seperti pekerjaan kantor, pembelajaran daring, multitasking ringan hingga menengah, serta konsumsi konten digital.
Baterai besar jadi nilai jual utama
Salah satu daya tarik terbesar Lecoo Air 14 ada pada baterainya. Lenovo membenamkan baterai 50Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 16,8 jam dalam sekali pengisian daya.
Untuk pengisian ulang, perangkat ini sudah dilengkapi adaptor USB-C Power Delivery 65W dalam paket penjualan. Kehadiran adaptor tersebut membuat laptop ini tetap praktis dipakai sebagai perangkat kerja mobile.
Konektivitas sederhana, tetap fungsional
Dari sisi port, Lecoo Air 14 menawarkan dua port USB-C full-function di bagian kiri. Sementara di sisi kanan tersedia satu port USB-C 5Gbps tambahan dan jack audio 3,5 mm.
Susunan port ini menunjukkan fokus Lenovo pada desain minimalis yang tetap mempertahankan fungsi dasar. Bagi pengguna yang mengandalkan perangkat tipis, pilihan konektivitas seperti ini cukup relevan untuk kebutuhan kerja modern.
Laptop pertama di program Intel Project Firefly
Lecoo Air 14 juga punya posisi penting dalam strategi Intel. Laptop ini menjadi perangkat pertama yang dipasarkan secara komersial lewat Intel Project Firefly, sebuah program yang dirancang untuk menekan biaya produksi laptop Windows tipis dan ringan.
Intel memakai pendekatan rantai pasok yang terinspirasi dari industri smartphone melalui standarisasi komponen dan desain referensi yang lebih efisien. Tujuannya adalah menghadirkan laptop berkualitas dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan pengalaman penggunaan.
Harga peluncuran dan ketersediaan
Di Tiongkok, Lecoo Air 14 mulai dijual pada 30 Mei pukul 20.00 waktu setempat. Harga peluncurannya dipatok 3.999 yuan, lebih rendah dari harga ritelnya yang mencapai 4.499 yuan.
Saat ini Lenovo baru mengonfirmasi ketersediaan untuk pasar Tiongkok. Belum ada informasi resmi mengenai peluncuran global maupun distribusinya di pasar internasional.
