Realme menyiapkan ponsel midrange baru dengan fokus yang sangat jelas: baterai besar dan layar cepat. Realme P4R 5G dijadwalkan meluncur di India pada 10 Juni 2026 dengan baterai 8.000 mAh dan refresh rate layar 144 Hz.
Kombinasi itu membuat perangkat ini langsung menonjol di kelasnya. Realme juga mengklaim baterainya sanggup bertahan hingga tiga hari untuk penggunaan normal, sebuah angka yang jarang dibawa ponsel di segmen menengah.
Klaim daya tahan itu bukan sekadar angka umum. Realme menyebut baterai 8.000 mAh pada P4R 5G dapat dipakai hingga 12,5 jam bermain Free Fire dan 21,6 jam memutar video YouTube.
Kapasitas baterai besar itu turut didukung pengisian cepat 45W melalui port USB Type-C. Artinya, Realme tidak hanya menekankan ketahanan pemakaian, tetapi juga tetap memberi solusi pengisian yang lebih praktis untuk baterai jumbo.
Di sisi depan, Realme P4R 5G memakai panel datar 6,8 inci. Layar ini mendukung refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.200 nits, sebagaimana disebutkan oleh Gadget Beebom.
Spesifikasi layar tersebut mengarah pada pengalaman visual yang lebih mulus saat scrolling, bermain gim, dan menonton video. Kehadiran refresh rate tinggi juga memperkuat posisi P4R 5G sebagai ponsel yang tidak hanya mengandalkan baterai besar.
Fokus pada performa dan ketahanan
Untuk dapur pacu, Realme P4R 5G disebut memakai chipset MediaTek Dimensity 6300. Chip ini dipadukan dengan sistem pendingin vapour chamber seluas 5.300 mm persegi untuk membantu menjaga suhu tetap terkontrol.
Pendekatan ini penting karena perangkat membawa baterai besar dan layar 144 Hz yang berpotensi dipakai untuk sesi hiburan lebih lama. Sistem pendingin yang lebih serius biasanya dibutuhkan agar performa tetap stabil saat gim atau beban kerja berjalan cukup lama.
Di sisi perangkat lunak, ponsel ini dikabarkan menjalankan Realme UI 7.0 berbasis Android 16. Perangkat juga disebut mendukung RAM Dinamis hingga 14 GB.
Realme turut membekali P4R 5G dengan ketahanan fisik tambahan. Ponsel ini telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H serta rating IP65 untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Kombinasi ketahanan fisik, baterai besar, dan sistem pendingin luas memberi gambaran bahwa perangkat ini dirancang untuk pemakaian intens. Ini menjadi nilai tambah di tengah persaingan ponsel menengah yang semakin ramai dengan fokus berbeda-beda.
Kamera dan elemen desain
Pada sektor fotografi, Realme P4R 5G membawa sensor utama AI 50 MP. Di bagian belakang, desainnya menggunakan modul kamera vertikal yang tampil cukup mencolok.
Salah satu elemen yang paling berbeda ada pada fitur AI Pulse Light. Lampu notifikasi ini mendukung sembilan pilihan warna dan lima opsi kecepatan, serta dapat diatur untuk panggilan masuk atau sinkronisasi dengan musik.
Fitur semacam ini memberi sentuhan visual yang lebih personal pada perangkat. Di pasar smartphone saat ini, elemen lampu notifikasi yang interaktif memang kerap dipakai untuk membangun identitas desain yang lebih kuat.
Realme akan menghadirkan P4R 5G dalam tiga warna, yakni Silver Glare, Titanium Glare, dan Lavender Glare. Perangkat ini juga dipastikan tersedia melalui Flipkart dan toko online resmi.
Harga dan ketersediaan
Untuk harga, informasi yang beredar masih sebatas bocoran. Informan Sanju Choudhary menyebut varian RAM 6 GB dengan penyimpanan 256 GB kemungkinan memiliki harga eceran 44.999 rupee.
Namun, angka itu disebut sebagai MRP yang tercetak di kotak, dan harga jual akhirnya biasanya bisa lebih rendah. Karena itu, banderol resmi baru akan benar-benar jelas saat peluncuran berlangsung.
Realme juga telah menandai pemasaran perangkat ini di India pada Q2 2026. Hingga kini belum ada kepastian mengenai ketersediaan global, termasuk kemungkinan masuk ke Indonesia.
Kehadiran Realme P4R 5G menambah daftar ponsel yang mengusung baterai jumbo sebagai daya tarik utama. Bedanya, perangkat ini tidak berhenti pada kapasitas besar, tetapi juga memasangkan layar 144 Hz, pengisian cepat 45W, dan fitur ketahanan yang biasanya lebih diperhatikan pengguna aktif.
Source: www.suara.com