Apple kini mengubah cara orang Texas membuat akun baru. Mulai saat ini, pengguna di negara bagian itu harus melewati verifikasi usia lebih dulu sebelum bisa masuk ke App Store.
Kebijakan ini lahir dari tekanan regulasi yang makin kuat di Amerika Serikat. Texas menjadi salah satu negara bagian yang mendorong platform digital untuk menyaring pengguna dengan lebih ketat lewat aturan baru soal verifikasi usia.
Dampak langsung di Texas
Apple menyesuaikan sistemnya untuk mematuhi Undang-Undang Negara Bagian Texas Nomor SB 2420, atau App Store Accountability Act. Penyesuaian itu berjalan setelah pengadilan banding federal mengizinkan aturan tersebut tetap berlaku sementara proses gugatan hukumnya berlangsung.
Bagi warga Texas yang membuat akun Apple baru, syaratnya cukup jelas. Pengguna harus membuktikan bahwa usianya sudah di atas 18 tahun sebelum bisa menggunakan layanan secara penuh.
Pembuktian usia dapat dilakukan dengan kartu kredit yang valid. Cara lain adalah mengunggah identitas resmi yang diterbitkan pemerintah setempat, seperti KTP atau SIM.
Apple juga menyiapkan verifikasi otomatis. Sistem ini dapat mendeteksi usia pengguna dari rekam jejak akun lama atau dari kartu kredit yang sudah terhubung ke akun.
Pengguna di bawah 18 tahun kena pembatasan lebih ketat
Aturan baru ini paling terasa bagi anak-anak dan remaja. Mereka tidak lagi bisa mengunduh aplikasi secara bebas dan harus bergabung ke dalam Family Sharing.
Di dalam sistem itu, orang tua atau wali memegang kendali. Setiap pengunduhan aplikasi baru atau pembelian di dalam aplikasi akan memerlukan persetujuan lebih dulu dari orang tua.
Peran developer juga ikut berubah. Apple mewajibkan pengembang memastikan konten dan pengalaman di aplikasi tetap aman serta sesuai untuk pengguna di bawah umur.
Untuk membantu proses itu, Apple menyediakan Declared Age Range API. Fitur ini memberi pengembang kemampuan mendeteksi rentang usia pengguna dengan lebih akurat.
Tekanan regulasi meluas ke luar Texas
Apple sebelumnya dikenal enggan menerapkan verifikasi usia langsung di tingkat toko aplikasi. Namun, gelombang aturan baru dari berbagai wilayah membuat perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mulai menyesuaikan diri.
Sejumlah wilayah lain juga disebut akan menyusul langkah Texas. Daftarnya mencakup Utah, Louisiana, Brasil, Australia, Singapura, dan Inggris Raya.
Bahkan sebelum aturan Texas aktif, Apple sudah lebih dulu menerapkan verifikasi usia untuk akun iCloud di Inggris Raya pada Maret lalu. Langkah itu menunjukkan bahwa perusahaan mulai menyiapkan sistem yang lebih luas untuk mengikuti hukum lokal di berbagai negara.
Masih ada drama hukum di belakangnya
Meski kebijakan sudah berjalan, nasib SB 2420 belum sepenuhnya aman. Pada Desember tahun lalu, seorang hakim federal sempat memblokir aturan itu karena dinilai berpotensi melanggar hak digital.
Namun, pengadilan banding kemudian membatalkan blokir tersebut sampai ada keputusan final soal konstitusionalitas undang-undang itu. Artinya, aturan ini masih bisa berubah di kemudian hari, tetapi Apple memilih bergerak dulu agar tetap patuh pada regulasi yang sedang berlaku.
Di tingkat federal, draf undang-undang serupa juga tengah digodok di Kongres Amerika Serikat. Jika aturan nasional itu disahkan, verifikasi usia di toko aplikasi tidak lagi hanya berlaku di Texas, melainkan bisa menjadi kewajiban di seluruh AS.
Source: www.gadgetdiva.id