
Asus ROG Zephyrus G16 versi 2025 sedang menjadi sorotan karena harganya turun ke kisaran Rp25 jutaan. Dengan potongan lebih dari Rp8 juta dari harga sebelumnya, laptop ini kembali terlihat sangat kompetitif untuk gamer dan kreator yang mencari perangkat premium tanpa harus membayar setara model paling baru.
Yang membuat penawarannya menarik bukan hanya harga. Di kelasnya, laptop ini masih membawa prosesor Intel Core Ultra 9 dan NVIDIA GeForce RTX 5070, dua komponen yang tetap kuat untuk kebutuhan bermain gim berat dan pekerjaan kreatif harian.
Harga turun, selisihnya sangat besar
Di pasar global, ROG Zephyrus G16 versi terbaru 2026 sudah diperkenalkan dengan prosesor Intel Panther Lake dan RTX 5070 Ti. Namun, harganya berada di level yang jauh lebih tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp59 jutaan atau $3.699.
Sebaliknya, versi 2025 kini bisa ditemukan sekitar Rp25 jutaan atau $1.574,99. Selisih ini membuat banyak pengguna bisa mempertimbangkan kembali apakah peningkatan pada model terbaru layak dibayar hampir dua kali lipat lebih mahal.
Model 2026 memang menawarkan performa grafis sekitar 23 persen lebih cepat dan RAM yang lebih besar. Meski begitu, untuk penggunaan harian, perbedaan performanya disebut tidak terlalu mencolok dibandingkan pengorbanan harga yang harus dibayar.
Layar OLED 240 Hz tetap jadi senjata utama
Daya tarik terbesar Zephyrus G16 tetap ada di layarnya. Laptop ini memakai panel OLED 1600p dengan refresh rate hingga 240 Hz, yang memberi gerakan sangat mulus saat bermain gim atau mengedit video.
Panel ini juga memiliki tingkat kecerahan sekitar 500 nits. Itu membuatnya masih nyaman dipakai di dalam ruangan atau di tempat dengan pencahayaan terang, sementara karakter OLED-nya menjaga warna tetap hidup dan hitam terlihat pekat.
Bagi kreator konten, kombinasi resolusi tinggi, akurasi warna, dan refresh rate cepat menjadi nilai tambah yang penting. NVIDIA DLSS juga membantu laptop ini menjalankan gim AAA pada resolusi QHD dengan lebih lancar.
Tetap premium, tetap portabel
ROG Zephyrus G16 tidak hanya mengejar performa, tetapi juga tampilan dan mobilitas. Bodinya memakai sasis metalik yang kokoh, namun tetap terasa ringan untuk ukuran laptop gaming 16 inci.
Desainnya juga dibuat lebih elegan agar tidak terlalu mencolok saat dibawa ke kantor atau ruang rapat. Keyboard RGB yang bisa diatur, trackpad kaca berukuran besar, serta speaker yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya ikut memperkuat kesan premium.
Asus juga melengkapi perangkat ini dengan port yang cukup lengkap. Pengguna akan menemukan USB Type A, USB Type C, slot kartu SD, dan HDMI untuk kebutuhan koneksi ke monitor eksternal atau perangkat tambahan lain.
Siap dipakai lama, tetapi ada batasan di RAM
Untuk urusan daya, Zephyrus G16 dibekali baterai 90 Wh. Dalam penggunaan ringan, laptop ini diklaim mampu bertahan hingga sekitar 9 jam, angka yang cukup menarik untuk perangkat gaming kelas premium.
Namun ada satu hal penting yang perlu dicatat. RAM pada model ini tersolder, sehingga kapasitasnya tidak bisa ditambah di kemudian hari, termasuk varian 16 GB yang tersedia saat ini.
Dengan harga yang lebih rendah, performa yang masih sangat kompetitif, dan layar OLED 240 Hz yang tetap menjadi andalan, Asus ROG Zephyrus G16 versi 2025 kini terlihat sebagai salah satu opsi paling rasional di segmen laptop gaming premium. Bagi pengguna yang mengutamakan nilai beli, potongan harga ini membuatnya semakin sulit diabaikan.








