Video Hands-On Vivo X Fold6 Muncul, OriginOS 6 Fold Pamer 4 Aplikasi Sekaligus Tanpa Lag

Author: Qoo Media

vivo mulai mengarahkan perhatian ke X Fold6 lewat video hands-on yang menyorot OriginOS 6 Fold, sistem baru yang disiapkan khusus untuk ponsel lipat tersebut. Sorotan utamanya bukan semata desain perangkat, melainkan kemampuan multitasking yang dibawa software ini.

Video yang dibagikan di Weibo memperlihatkan bagaimana vivo ingin menjadikan X Fold6 sebagai perangkat produktivitas berbasis layar lipat. Fokusnya ada pada pengoperasian banyak jendela sekaligus, termasuk skenario ekstrem yang menjalankan empat aplikasi aktif dalam satu layar.

Fokus pada multitasking empat aplikasi

Menurut vivo, X Fold6 akan membawa fitur baru bernama Parallel Mode. Fitur ini memungkinkan hingga empat aplikasi berjalan bersamaan pada satu layar dalam bentuk jendela.

vivo menyebut keempat aplikasi itu tetap aktif dan bisa berjalan di foreground secara bersamaan. Klaim ini menjadi salah satu pembeda utama OriginOS 6 Fold, karena sistemnya dirancang untuk menjaga kelancaran saat banyak aplikasi dibuka sekaligus.

Perusahaan juga mengatakan bahwa framework dasar OriginOS 6 Fold telah dirombak total. Tujuannya agar empat aplikasi dapat beroperasi secara simultan tanpa mengorbankan performa maupun kelancaran penggunaan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembaruan pada X Fold6 tidak hanya ada di permukaan antarmuka. vivo menempatkan fondasi sistem sebagai bagian penting agar pengalaman multitasking di layar besar tetap stabil.

Demo software jadi pusat perhatian

Dalam video hands-on tersebut, vivo menampilkan kemampuan multi-window OriginOS 6 Fold yang berjalan di X Fold6. Demo ini memberi gambaran lebih konkret tentang arah pengembangan software yang sedang disiapkan untuk perangkat lipat itu.

Salah satu bagian yang paling mencolok adalah penggunaan empat asisten AI secara bersamaan melalui Atomic Workbench. Skenario ini memang terdengar tidak biasa, tetapi menjadi demonstrasi yang jelas bahwa sistem baru itu diarahkan untuk beban kerja paralel.

Empat chatbot AI yang menjalankan tugas berbeda di waktu yang sama memperlihatkan bagaimana vivo mencoba menonjolkan sisi produktivitas berbasis AI. Dengan kata lain, perusahaan tidak hanya menjual ukuran layar besar, tetapi juga cara baru memanfaatkannya.

Meski demikian, kegunaan fitur ini tidak terbatas pada layanan AI. vivo juga menunjukkan bahwa pendekatan serupa bisa dipakai untuk aplikasi biasa, sehingga pengguna dapat menangani beberapa alur kerja secara simultan.

OriginOS 6 Fold dibangun untuk perangkat lipat

vivo sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa X Fold6 akan debut dengan OriginOS 6 Fold. Konfirmasi ini penting karena menandakan perangkat tersebut akan menjadi panggung awal bagi versi software terbaru yang dioptimalkan untuk format lipat.

Perusahaan menyebut pembaruan ini akan membawa fitur produktivitas dan multitasking berbasis AI. Video terbaru itu kini memberi konteks lebih jelas tentang seperti apa implementasinya di penggunaan nyata.

Dengan layar lipat, tantangan software biasanya terletak pada bagaimana ruang ekstra dimanfaatkan secara efektif. vivo tampaknya mencoba menjawab tantangan itu dengan sistem multi-jendela yang lebih agresif dibanding pola split-screen biasa.

Parallel Mode dan Atomic Workbench menjadi dua elemen yang paling ditekankan dalam materi promosi awal ini. Keduanya mengarah pada pesan yang sama, yakni X Fold6 ingin tampil sebagai perangkat kerja mobile yang bisa menangani banyak tugas sekaligus.

Spesifikasi yang beredar

Di luar software, sejumlah detail perangkat keras X Fold6 juga sudah beredar dalam rumor. Ponsel ini dikabarkan akan memakai layar dalam 8 inci dan layar penutup 6,51 inci.

X Fold6 juga disebut akan membawa baterai 6.900mAh. Jika informasi itu akurat, kapasitas tersebut akan menjadi salah satu aspek penting untuk menopang penggunaan multitasking berat di perangkat lipat.

Untuk dapur pacu, perangkat ini dirumorkan akan ditenagai chipset Dimensity 9500. Kombinasi chip tersebut dengan framework OriginOS 6 Fold yang telah didesain ulang menjadi bagian penting dari klaim vivo soal kelancaran saat empat aplikasi berjalan bersamaan.

Waktu peluncurannya juga mulai mengerucut, karena X Fold6 disebut bisa diperkenalkan pada akhir bulan ini. Namun sejauh ini, fokus komunikasi vivo masih tertuju pada pengalaman software dan kemampuan multitasking yang menjadi nilai jual utamanya.

Jika video hands-on ini dijadikan acuan, vivo tampaknya ingin membangun citra X Fold6 sebagai ponsel lipat yang tidak hanya besar dan premium, tetapi juga benar-benar dirancang untuk kerja paralel. Lewat OriginOS 6 Fold, perusahaan menempatkan software sebagai pusat pengalaman, bukan sekadar pelengkap perangkat keras.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru