XLSMART Bawa ESTA Prime ke BRAVO 500 Summit 2026, Siap Perluas 5G Hingga 88 Kota

XLSMART memanfaatkan BRAVO 500 Summit 2026 untuk memperkuat posisinya dalam peta transformasi digital nasional. Di forum tahunan yang digelar lewat XLSMART for BUSINESS itu, perusahaan memperkenalkan ESTA Prime sekaligus menegaskan rencana perluasan jaringan 5G yang ditargetkan menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia.

Ajang ini mengusung tema “Solusi Untuk Korporasi, Solusi Untuk Negeri” dan mempertemukan lebih dari 2.000 pemimpin bisnis, regulator, akademisi, serta mitra teknologi. Forum tersebut menjadi ruang pembahasan pemanfaatan AI, data, Internet of Things, dan konektivitas digital untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Kolaborasi jadi kunci transformasi digital

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menekankan bahwa transformasi digital tidak bisa bergerak hanya dengan teknologi. Menurut dia, kemajuan digital membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi agar solusi yang lahir relevan, berkelanjutan, dan berdampak nyata.

Melalui BRAVO 500 Summit 2026, XLSMART ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk mempercepat adopsi teknologi digital. Perusahaan juga menempatkan inisiatif ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing industri nasional.

5G diperluas ke lebih banyak kota dan kabupaten

Di sisi infrastruktur, XLSMART terus memperkuat jaringan 5G sebagai fondasi transformasi digital. Saat ini layanan 5G perusahaan telah tersedia di 43 kota dan kabupaten di Indonesia.

XLSMART menargetkan cakupan itu bertambah menjadi 88 kota dan kabupaten hingga akhir tahun 2026. Perluasan ini ditujukan untuk memberi pengalaman konektivitas yang lebih baik bagi pelanggan sekaligus mendukung kebutuhan dunia usaha dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan daya saing.

ESTA Prime hadir sebagai platform enterprise terintegrasi

Sorotan utama BRAVO 500 Summit 2026 adalah peluncuran ESTA Prime atau Enterprise Smart Technology & Automation. Solusi dari XLSMART for BUSINESS ini merupakan evolusi dari platform ESTA yang sebelumnya diperkenalkan pada 2025.

Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, menjelaskan bahwa pelanggan kini membutuhkan lebih dari sekadar konektivitas. Organisasi memerlukan teknologi yang bisa menghubungkan data, operasional, dan pengambilan keputusan dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

ESTA Prime menggabungkan AI, Data Platform, Data Visualization, Cloud Computing, Interconnect Hub, Cybersecurity, Industrial IoT, konektivitas, hingga Advanced Managed Services dalam satu platform. Dengan pendekatan itu, XLSMART berharap pelanggan mendapat visibilitas operasional yang lebih baik, efisiensi yang meningkat, keamanan digital yang lebih kuat, dan insight yang lebih akurat untuk keputusan strategis.

Dua pilar pengembangan dan dukungan operasional

ESTA Prime dibangun di atas dua pilar utama, yakni Technology Platform dan Advanced Managed Services. Pada sisi Technology Platform, pelanggan memperoleh akses ke layanan Cloud, AI dan Machine Learning, Data Platform, Data Visualization, Cybersecurity, Industrial IoT, dan konektivitas dalam satu ekosistem digital.

Sementara itu, Advanced Managed Services dirancang untuk membantu pelanggan mengelola dan mengoptimalkan operasional teknologi. Layanan ini mencakup monitoring, automasi, serta dukungan teknis yang ditopang jaringan operasional XLSMART for BUSINESS di berbagai wilayah Indonesia.

Pengembangan terbaru ESTA Prime juga mencakup AI-ready architecture, integrasi Data Platform yang lebih kuat, dan GPU Cluster untuk mendukung solusi AI serta Machine Learning di berbagai sektor industri. XLSMART for BUSINESS juga menghadirkan IoT SD-WAN dan XoC atau Experience Operation Center untuk meningkatkan kualitas operasional dan pengalaman layanan pelanggan.

Pemerintah dan pelaku industri ikut membahas arah AI

BRAVO 500 Summit 2026 turut menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, sebagai keynote speaker. Kehadiran pemerintah dalam forum ini memperlihatkan pentingnya sinergi sektor publik dan swasta dalam mempercepat transformasi digital nasional.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian adalah panel diskusi bertajuk “Apakah AI Akan Menentukan Arah Bisnis dan Negara?”. Sesi itu akan mengulas pengaruh kecerdasan buatan terhadap strategi bisnis, kebijakan publik, dan daya saing nasional di masa depan.

Panel tersebut dimoderatori Gita Wirjawan dan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Franky O. Widjaja, Budi Gunadi Sadikin, Rudiantara, serta mitra strategis XLSMART for BUSINESS. Selain panel, acara juga menampilkan keynote session, executive networking, industry breakout sessions, dan pameran solusi teknologi digital lintas sektor.

Berita Terkait

Back to top button