Grid Instagram Kini Bisa Diacak Sesuka Hati, Begini Cara Rapikan Profil Tanpa Hapus Postingan

Pengguna Instagram kini bisa mengubah posisi postingan langsung di grid profil. Fitur ini menjawab kebutuhan lama pengguna yang ingin menata tampilan profil agar lebih rapi, tematik, atau sesuai estetika pribadi.

Perubahan ini penting karena selama ini susunan postingan di profil Instagram mengikuti urutan kronologis. Pengguna memang bisa menyematkan postingan favorit di bagian atas, tetapi jumlahnya dibatasi hanya tiga postingan.

Instagram mulai menggulirkan fitur ini secara luas sejak 8 Juni untuk pengguna Android dan iPhone. Sebelumnya, fitur tersebut sempat tersedia terbatas untuk sebagian pengguna uji coba setelah pertama kali diumumkan oleh bos Instagram, Adam Mosseri, hampir satu tahun lalu.

Di Indonesia, fitur itu juga sudah terpantau tersedia di aplikasi Instagram untuk Android dan iPhone. Dengan hadirnya opsi ini, pengguna bisa lebih leluasa mengatur tampilan profil tanpa harus menghapus dan mengunggah ulang konten lama.

Instagram menjelaskan fitur ini dengan nama “Reorder your grid”. Melalui pengumuman di akun @creators, Instagram menyebut fitur tersebut memungkinkan pengguna menyusun ulang konten di grid profil utama untuk menonjolkan karya terbaik atau membuat profil terasa lebih mencerminkan diri mereka.

Fitur ini memberi kendali baru atas tampilan profil yang sebelumnya sangat terbatas. Bagi kreator, pelaku usaha, maupun pengguna biasa, susunan grid sering menjadi bagian penting dari identitas visual akun.

Cara mengubah posisi postingan di grid Instagram

Langkah pertama, pastikan aplikasi Instagram di ponsel Android atau iPhone sudah diperbarui ke versi terbaru. Tanpa pembaruan, opsi pengaturan ulang grid bisa saja belum muncul di aplikasi.

Setelah itu, buka profil Instagram dengan mengetuk ikon foto profil di sudut kanan bawah. Dari halaman profil, pengguna dapat memilih postingan mana saja yang terlihat di grid.

Tekan dan tahan salah satu postingan di grid profil. Setelah itu, pilih opsi “Reorder grid” untuk masuk ke halaman penyusunan ulang.

Di halaman tersebut, pengguna bisa memindahkan posisi postingan sesuai keinginan. Jika susunan yang dibuat terasa kurang pas, tersedia tombol “Undo” di sudut kanan atas untuk membatalkan perubahan terakhir.

Sesudah selesai menata ulang, pengguna cukup kembali ke halaman profil. Grid profil akan menampilkan susunan baru yang sudah diatur sebelumnya.

Hal yang perlu diperhatikan

Tidak semua postingan bisa dipindahkan secara bebas dalam tampilan penyusunan ulang ini. Postingan yang sudah di-pin atau disematkan akan tetap berada di bagian atas profil.

Dalam jendela penyusun grid, postingan yang disematkan juga akan terlihat digelapkan. Ini menandakan posisinya tidak dapat diubah selama status pin masih aktif.

Kehadiran fitur ini membuat pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada waktu unggahan untuk membentuk tampilan profil. Konten lama yang dianggap penting kini bisa diposisikan ulang agar tampil lebih strategis di grid.

Bagi akun yang mengandalkan tampilan visual, perubahan ini dapat membantu mengatur pola konten dengan lebih fleksibel. Misalnya, pengguna bisa menyusun karya berdasarkan tema, warna, kampanye tertentu, atau urutan portofolio yang diinginkan.

Sebelumnya, keterbatasan susunan kronologis membuat banyak pengguna harus merencanakan unggahan secara ketat agar grid terlihat serasi. Sebagian bahkan mengakali tampilan profil dengan mengunggah konten dalam urutan tertentu, meski langkah itu tidak selalu praktis.

Dengan fitur baru ini, pendekatan tersebut tidak lagi menjadi satu-satunya cara. Pengguna bisa menyesuaikan ulang tampilan grid setelah konten terlanjur diunggah, tanpa perlu mengorbankan arsip postingan yang sudah ada.

Peluncuran luas fitur ini juga menunjukkan perubahan cara Instagram melihat profil pengguna. Profil tidak hanya menjadi arsip kronologis, tetapi juga ruang presentasi visual yang bisa ditata ulang sesuai kebutuhan.

Bagi pengguna yang belum menemukan opsi “Reorder grid”, memastikan aplikasi sudah berada di versi terbaru menjadi langkah awal yang paling penting. Fitur ini sudah digulirkan untuk Android dan iPhone, termasuk yang terpantau tersedia bagi pengguna di Indonesia.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button