
Fitur foto bergerak yang dulu identik dengan iPhone kini sudah menjadi nilai jual penting di sejumlah HP Android. Dengan nama Motion Photo, Live Photo, atau Moving Picture, fitur ini merekam detik sebelum dan sesudah tombol shutter ditekan sehingga hasil tangkapan terasa lebih hidup.
Perkembangannya juga makin relevan untuk kebiasaan berbagi konten saat ini. Pada pembaruan Android terbaru, foto bergerak bahkan sudah bisa diunggah langsung ke Instagram tanpa kehilangan efek geraknya.
Meski begitu, fitur ini bukan hadir di semua kelas perangkat. Proses background processing yang berat membuat foto bergerak umumnya absen di HP entry-level Rp1 jutaan dan lebih sering ditemukan di kelas menengah ke atas.
Samsung Galaxy A35 5G dan A55 5G
Samsung termasuk pionir yang paling konsisten membawa Motion Photo ke Android. Fitur ini tidak hanya ada di lini flagship, tetapi juga turun ke seri menengah seperti Galaxy A35 5G dan A55 5G.
Saat diaktifkan dari menu kamera, perangkat akan merekam klip pendek sebelum tombol ditekan. Antarmuka Samsung juga memudahkan pengguna mengekstrak frame terbaik jika foto utama kurang fokus atau objek sedang berkedip.
Oppo Reno12 Series
Oppo membawa fitur serupa lewat ColorOS terbaru dengan nama Live Photo. Pada Oppo Reno12 Series, fitur ini menjadi salah satu nilai jual utama karena dirancang langsung untuk kebutuhan berbagi konten.
Keunggulan Oppo ada pada integrasi dengan aplikasi pihak ketiga dan dukungan Ultra HDR. Pengguna bisa langsung membagikan foto bergerak ke Feed atau Stories Instagram dengan tampilan yang tetap estetik.
Vivo V40 Series
Vivo juga menghadirkan Live Photo asli di Funtouch OS terbaru yang tertanam pada Vivo V40 Series. Fitur ini melengkapi reputasi Vivo yang sudah dikenal kuat di sektor fotografi potret.
Pada momen seperti senyuman spontan atau tiupan lilin ulang tahun, foto bergerak di Vivo V40 membuat hasil tangkapan terasa lebih dramatis. Pengguna juga bisa memilih key photo terbaik dari rangkaian frame yang terekam dengan kualitas tajam khas optik Vivo.
Redmi Note 13 Pro 5G dan Note 14 Pro 5G
Xiaomi sebenarnya punya Motion Photo di HyperOS, tetapi fitur ini dibatasi ketat berdasarkan spesifikasi perangkat. Pada seri Redmi standar kelas Rp1-2 jutaan, fitur tersebut sengaja dikunci untuk menjaga performa.
Jika ingin mencobanya di ekosistem Xiaomi dengan harga yang tetap ramah kantong, Redmi Note Pro Series menjadi pilihan yang lebih tepat. Redmi Note 13 Pro 5G dan Note 14 Pro 5G disebut memiliki chipset bertenaga dan RAM besar sehingga pemrosesan foto bergerak berjalan mulus.
Google Pixel 7a dan 8a
Di lini Pixel, Google menggabungkan Top Shot dengan Motion Photo. Meski Pixel seri “a” diposisikan sebagai kelas menengah, Google tetap membekalinya dengan chipset Tensor yang tergolong kelas atas.
Kecerdasan buatan pada Pixel akan merekam video pendek secara otomatis lalu menyarankan frame terbaik yang tidak blur dan tidak berkedip. Hasilnya terasa natural dan membuat momen yang tertangkap tampak lebih nyata.
Kehadiran fitur foto bergerak di Android menunjukkan bahwa pengalaman kamera kini semakin merata. Bagi yang mengutamakan kestabilan sistem dan kemudahan edit, Samsung Galaxy A-Series menjadi opsi yang aman, sementara Oppo Reno Series dan Vivo V-Series terbaru lebih menonjol untuk berbagi momen dengan tampilan visual yang estetik.








