Samsung Punya Batas Baru, Deretan Galaxy Lawas Ini Ternyata Tak Kebagian One UI 8.5

Samsung mulai menyiapkan One UI 8.5 sebagai pembaruan stabil untuk ekosistem Galaxy, tetapi tidak semua perangkat akan ikut mendapatkannya. Sejumlah model lawas yang sempat diharapkan menerima antarmuka baru itu justru masuk daftar yang berpotensi dilewati.

Peta distribusi ini penting karena banyak pengguna sempat mengira One UI 8.5 akan datang ke semua perangkat yang sudah mendukung One UI 8.0. Dugaan itu muncul lantaran keduanya sama-sama berbasis Android 16, meski Samsung tampaknya mengambil pendekatan yang lebih selektif pada pembaruan kali ini.

Deretan model 2022 yang terancam lewat

Perangkat yang disebut tidak kebagian One UI 8.5 mencakup Galaxy S22, Galaxy S22 Plus, dan Galaxy S22 Ultra. Selain itu, ada Galaxy S21 FE, Galaxy A73, Galaxy A53, Galaxy A33, Galaxy Z Fold 4, dan Galaxy Z Flip 4.

Di sisi tablet, daftar itu juga memuat Galaxy Tab S8, Galaxy Tab S8 Plus, dan Galaxy Tab S8 Ultra. Sejumlah perangkat Galaxy lain yang dirilis pada 2022 juga disebut masuk kelompok yang sama.

Keterangan yang muncul di Samsung Newsroom Jerman memperkuat indikasi tersebut. Samsung menyebut One UI 8.5 akan tersedia untuk perangkat flagship mulai Galaxy S23 series dan tiga generasi terbaru Galaxy A series.

Pernyataan itu tidak merinci daftar lengkap perangkat yang akan lolos. Namun, dari susunan dukungan yang dibuka mulai Galaxy S23 series, perangkat keluaran 2022 terlihat tidak masuk prioritas pembaruan.

Kenapa perangkat lama tersingkir

Samsung sebenarnya sempat menyiapkan versi uji coba One UI 8.5 untuk Galaxy S22. Beberapa build pengujian bahkan terdeteksi di server Samsung.

Meski begitu, pengembangan itu diduga berhenti karena tidak ada build baru yang muncul sejak awal April 2026. Situasi ini memberi sinyal bahwa rencana pembaruan untuk lini tersebut tidak berlanjut.

Ada alasan teknis yang ikut menjelaskan keputusan itu. One UI 8.5 dibangun di atas Android 16 QPR2, sedangkan One UI 8.0 memakai versi awal Android 16.

Android 16 QPR2 membawa sejumlah perubahan kode inti, API yang diperbarui, dan alat pengembangan baru. Perbedaan fondasi tersebut membuat proses porting dan optimasi ke perangkat lama menjadi lebih rumit.

Karena itu, Samsung dinilai menghadapi tantangan lebih besar jika memaksa One UI 8.5 hadir di perangkat yang lebih tua. Kondisi ini disebut menjadi salah satu alasan perusahaan tidak memperbarui semua perangkat lawas ke versi antarmuka tersebut.

Janji pembaruan sebenarnya sudah terpenuhi

Bagi sebagian pengguna Galaxy S22 dan perangkat seangkatan, kabar ini terasa mengecewakan. Namun dari sisi komitmen pembaruan sistem operasi, Samsung dinilai sudah memenuhi janji yang diberikan sebelumnya.

Galaxy S22, misalnya, dirilis dengan Android 12 dan dijanjikan menerima empat generasi pembaruan Android. Dengan hadirnya Android 16, jatah pembaruan sistem operasi utama perangkat itu pada dasarnya sudah terpenuhi.

Artinya, Samsung tidak memiliki kewajiban untuk menghadirkan pembaruan tambahan sekalipun One UI 8.5 masih berada di basis Android yang sama. Situasi serupa juga berlaku bagi perangkat lawas lain yang sudah mencapai batas dukungan OS utamanya.

Untuk pengguna, keputusan ini berarti tidak semua perangkat Galaxy akan melompat ke One UI 8.5 meski masih berada dalam ekosistem Android 16. Fokus pembaruan tampaknya bergeser ke lini yang lebih baru, terutama Galaxy S23 series dan generasi A series yang lebih mutakhir.

Source: selular.id
Exit mobile version