
Poco F8 Ultra kini kembali tersedia di Indonesia setelah sempat habis terjual pada masa peluncuran perdananya. Ketersediaan ulang ini berlaku di seluruh kanal penjualan resmi Poco Indonesia.
Kabar restock ini penting bagi konsumen yang sebelumnya tidak kebagian unit saat penjualan awal. Tingginya minat pasar disebut menjadi alasan utama perangkat ini cepat ludes pada debutnya.
PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, menyatakan antusiasme konsumen menunjukkan performa yang ditawarkan Poco F8 Ultra diterima dengan baik oleh pasar. Ia juga menegaskan identitas perangkat ini sebagai ponsel dengan pengalaman “Ultra Power Ascended”.
Fokus pada performa gaming
Poco menempatkan F8 Ultra sebagai perangkat yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game berkualitas tinggi dalam format yang tetap praktis dibawa ke mana saja. Arah produk ini terlihat dari kombinasi chipset, chip grafis, hingga sistem optimasi yang disiapkan untuk beban kerja berat.
Ponsel ini memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai otak utama. Poco juga menambahkan chip grafis dedicated VisionBoost D8 untuk mendukung performa visual.
Di sisi optimasi, Poco F8 Ultra dibekali teknologi WildBoost Optimization. Teknologi ini ditujukan untuk membantu menjaga kestabilan frame rate saat menjalankan aplikasi maupun game dengan grafis berat.
Berkat kombinasi tersebut, Poco mengklaim perangkat ini mampu mencatatkan skor benchmark AnTuTu di kisaran 3,9 juta poin. Angka itu menjadi salah satu penekanan utama perusahaan untuk menunjukkan kemampuan performanya.
Layar besar dan audio yang diarahkan untuk pengalaman imersif
Pengalaman visual Poco F8 Ultra ditopang layar Poco HyperRGB AMOLED berukuran 6,9 inci dengan panel M10. Layar ini dirancang untuk menyajikan detail gambar, gradasi warna, dan tingkat kecerahan yang baik.
Poco menilai karakter layar tersebut bisa mendukung kenyamanan visual dengan standar sinematik. Hal ini membuat perangkat tidak hanya menonjol untuk game, tetapi juga untuk konsumsi konten multimedia.
Pada sektor audio, Poco bekerja sama dengan Bose. Sistem Sound by Bose pada ponsel ini disetel untuk menghadirkan suara spasial yang presisi.
Pendekatan ini ditujukan agar pengguna bisa menangkap detail suara dengan lebih jelas. Dalam skenario bermain game, detail seperti arah langkah kaki disebut dapat terdengar lebih akurat.
Pendingin dan baterai untuk pemakaian panjang
Untuk menjaga performa tetap stabil saat perangkat dipakai intensif, Poco F8 Ultra mengandalkan teknologi LiquidCool terbaru. Sistem ini menggunakan rancangan 3D dual-channel dan dual-layer IceLoop.
Fungsi utamanya adalah menyebarkan panas dari dalam mesin agar suhu perangkat tetap wajar. Dengan begitu, risiko penurunan performa akibat thermal throttling dapat diminimalkan saat bermain game dalam durasi panjang.
Daya tahan ponsel ini disokong baterai 6.500 mAh. Kapasitas besar ini dipadukan dengan dukungan pengisian cepat 100W Hypercharge.
Kombinasi pendingin dan baterai menjadi elemen penting pada perangkat yang mengusung orientasi performa tinggi. Bagi pengguna yang menargetkan sesi gaming lama, dua aspek ini biasanya menjadi pertimbangan utama selain chipset.
Kamera dan fitur AI tetap disiapkan untuk penggunaan harian
Meski diposisikan kuat sebagai ponsel performa, Poco F8 Ultra juga dibekali kemampuan kamera untuk aktivitas sehari-hari dan pembuatan konten. Di bagian belakang, perangkat ini membawa konfigurasi tiga kamera 50MP.
Susunan tersebut mencakup sensor Light Fusion 950 dan lensa telefoto. Kehadiran kamera ini menunjukkan Poco tidak membatasi perangkat hanya untuk kebutuhan gaming.
Dari sisi perangkat lunak, Poco F8 Ultra menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini sudah terintegrasi dengan berbagai fitur kecerdasan buatan.
Poco juga menyematkan dukungan Xiaomi HyperAI dan asisten digital Google Gemini. Fitur-fitur ini ditujukan untuk membantu produktivitas dan fungsi multitasking harian pengguna.
Kembalinya stok Poco F8 Ultra membuka peluang bagi konsumen yang sebelumnya belum sempat mendapatkan unit saat periode penjualan perdana. Perangkat tersebut kini sudah bisa dibeli kembali melalui berbagai kanal resmi Poco di Indonesia.
Source: inet.detik.com







