Huawei Siapkan Flagship Layar Lebar yang Tak Biasa, Baterai 7000mAh dan Kamera Ganda 50MP Jadi Senjata

Huawei kembali disebut sedang menyiapkan ponsel flagship dengan pendekatan yang berbeda dari mayoritas smartphone layar datar saat ini. Bocoran terbaru menyebut perangkat ini akan hadir dengan layar lebar bergaya tablet, dipadukan dengan chip Kirin 9000 series, kamera ganda 50MP, dan baterai 7.000mAh.

Di tengah pasar yang wajah depannya makin seragam, konsep ini menarik perhatian karena membawa rasio layar yang biasanya ditemui pada perangkat lipat ke format ponsel konvensional. Jika benar meluncur, perangkat tersebut bisa menjadi salah satu eksperimen desain paling tidak biasa dari Huawei di kelas flagship.

Huawei sebelumnya dikenal aktif bereksperimen dengan faktor bentuk baru. Perusahaan itu juga ikut mempopulerkan desain foldable bergaya buku dengan proporsi layar yang lebih lebar, sebuah arah yang kini juga mulai dijajaki Xiaomi dan Apple karena dinilai lebih praktis.

Kali ini, pendekatan serupa disebut tidak diterapkan pada ponsel lipat, melainkan pada perangkat candybar atau slab tradisional. Bocoran menyebut Huawei sedang menguji panel berasio 16:10 dengan resolusi kelas 2K, sehingga tampil lebih lebar dibanding sebagian besar flagship yang beredar sekarang.

Layar lebar jadi pembeda utama

Rasio 16:10 menjadi detail yang paling menonjol dalam bocoran ini. Format tersebut berpotensi memberi area tampilan lebih lapang untuk konsumsi konten, multitasking, atau produktivitas ringan, sambil tetap mempertahankan bentuk dasar ponsel non-lipat.

Sejauh ini, proporsi serupa memang lebih sering diasosiasikan dengan perangkat foldable. Membawanya ke smartphone konvensional akan membuat Huawei mengambil jalur yang jarang disentuh kompetitor di segmen premium.

Pembocor Weibo, Digital Chat Station, mengaku telah melihat unit purwarupa rekayasa perangkat tersebut. Menurut klaimnya, ponsel itu terasa mengejutkan karena tetap tipis dan ringan meski punya jejak bodi yang lebih besar.

Namun, detail desain finalnya masih belum jelas. Bentuk modul kamera belakang misalnya, disebut belum dapat dipastikan pada tahap pengembangan saat ini.

Spesifikasi flagship mulai terungkap

Selain layar, sektor kamera juga menjadi sorotan besar dalam bocoran tersebut. Huawei disebut sedang menguji kamera utama 50MP dengan sensor besar berukuran 1/1,3 inci.

Kamera itu kabarnya dipasangkan dengan kamera telefoto periskop 50MP. Susunan ini juga disebut dilengkapi sensor multispektral, yang menunjukkan Huawei tetap memberi perhatian besar pada kemampuan fotografi mobile.

Jika konfigurasi itu bertahan hingga produk final, perangkat ini akan berada jelas di wilayah flagship. Kombinasi sensor utama besar dan lensa periskop biasanya ditujukan untuk kualitas foto yang lebih serius, terutama pada detail, zoom, dan fleksibilitas pengambilan gambar.

Di bagian dapur pacu, perangkat tersebut dikabarkan akan mengandalkan chip Kirin 9000 series generasi berikutnya. Penggunaan seri Kirin kelas atas itu memperkuat dugaan bahwa Huawei menempatkan produk ini sebagai model premium, bukan sekadar eksperimen desain.

Baterainya juga terdengar ambisius untuk kelas flagship tipis. Bocoran menyebut kapasitasnya mencapai 7.000mAh, angka yang jauh di atas rata-rata banyak ponsel premium saat ini.

Masih tahap pengembangan

Meski spesifikasinya terdengar menjanjikan, perangkat ini masih diyakini berada dalam tahap pengembangan. Karena itu, beberapa rincian teknis masih dapat berubah sebelum peluncuran resmi.

Informasi yang beredar juga menyebut kehadirannya diperkirakan setelah seri Mate 90. Jadwalnya disebut berpotensi jatuh sebelum akhir 2026, meski Huawei sendiri belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.

Statusnya yang masih berupa purwarupa membuat pendekatan hati-hati tetap diperlukan dalam membaca bocoran ini. Namun, arah yang sedang diuji Huawei sudah cukup memberi gambaran tentang strategi perusahaan dalam mencari bentuk baru untuk smartphone premium.

Pasar ponsel kelas atas saat ini banyak diisi perangkat yang tampil mirip dari sisi depan. Dalam konteks itu, konsep layar lebar pada ponsel non-lipat bisa menjadi pembeda nyata jika berhasil diwujudkan ke produk komersial.

Huawei tampaknya ingin membawa pengalaman visual yang lebih luas tanpa mengharuskan pengguna beralih ke perangkat lipat. Dengan kombinasi layar 16:10, kamera kelas atas, chip Kirin 9000 series, dan baterai besar, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu rilisan Huawei yang paling unik setelah lini Mate 90.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button