Pasar tablet murah di Indonesia makin ramai pada 2026, tetapi tidak semua perangkat Rp1 jutaan layak dibeli. Banyak tablet murah masih kalah di performa, kualitas layar, atau kapasitas memori, padahal kebutuhan layar besar untuk belajar online, membaca, dan kerja ringan terus naik.
Di tengah persaingan itu, ada sejumlah model yang menawarkan kombinasi harga terjangkau dan spesifikasi yang lebih masuk akal. Enam tablet berikut menjadi kandidat menarik untuk pelajar, pekerja, dan pengguna kasual yang ingin tetap hemat tanpa mengorbankan pengalaman pakai.
Pilihan yang mengutamakan mobilitas
Advan Sketch L cocok untuk pengguna yang butuh tablet ringkas dan mudah dibawa. Layarnya memakai panel IPS 8 inci beresolusi HD, sehingga nyaman dipakai dengan satu tangan saat membaca e-book atau mengikuti kelas online.
Tablet ini juga mendukung Dual SIM 4G LTE, jadi tetap bisa terhubung tanpa bergantung pada Wi-Fi. Harganya mulai Rp1,2 jutaan.
Advan Tab A10 menyasar pengguna yang lebih suka layar besar untuk menikmati video atau belajar dalam tampilan lega. Perangkat ini membawa panel IPS 10,1 inci HD dengan sudut pandang hingga 178 derajat dan speaker stereo untuk suara yang lebih hidup.
Kelebihan lainnya ada pada slot MicroSD hingga 256GB, tetapi tablet ini hanya tersedia dalam varian Wi-Fi Only. Harganya mulai Rp1,4 jutaan.
Layar mulus dan baterai besar
Redmi Pad SE 8.7 (Wi-Fi) hadir sebagai salah satu opsi paling menarik di kelas murah karena sudah memakai refresh rate 90Hz. Efeknya terasa saat scrolling dan berpindah menu, karena tampilan terasa lebih mulus dari tablet sekelasnya.
Tablet 8,7 inci ini ditenagai Helio G85 dan membawa baterai 6.650 mAh yang diklaim tahan hingga 34 jam untuk membaca. Ada pula dukungan fast charging 18W, dengan harga mulai Rp1,9 jutaan.
Fitur lengkap untuk belajar dan kerja
Itel VistaTab 30, yang juga disebut Motopad 60 Lite, menawarkan paket yang cukup lengkap untuk harga Rp1 jutaan. Layarnya berukuran 10,1 inci dengan resolusi Wuxga dan sudah mengantongi sertifikasi TUV Low Blue Light agar mata tidak cepat cepat lelah.
Tablet ini berjalan dengan Android 15, didukung audio Dolby Atmos, dan sudah disertai free stand case di dalam kotak penjualan. Harganya mulai Rp1,9 jutaan.
Kinerja dan penyimpanan jadi daya tarik utama
Samsung Galaxy Tab A9 Wi-Fi menonjol di sisi performa. Samsung membekalinya dengan chipset MediaTek Helio G99 6nm dan skor Antutu 10 yang menembus 381.000+ poin, sehingga cukup kuat untuk kerja taktis maupun game kasual.
Selain itu, tablet ini membawa kualitas layar khas Samsung dan ekosistem One UI yang matang. Harga jualnya mulai Rp1,9 jutaan.
Advan Tab VX Neo menjadi opsi bagi pengguna yang mengejar memori lega. Tablet ini menyediakan penyimpanan internal 128GB dan masih bisa diperluas lewat MicroSD hingga 512GB.
Perangkat ini memakai Unisoc Tiger T606, baterai 6.200 mAh, konektivitas 4G LTE, serta kamera belakang yang bisa merekam video hingga Full HD 1080p. Harganya mulai Rp1,9 jutaan.
Untuk pelajar yang sering berpindah tempat, Advan Sketch L dan Advan Tab VX Neo bisa jadi pilihan karena sama-sama mendukung jaringan seluler. Sementara itu, pengguna yang memprioritaskan performa akan lebih cocok melirik Samsung Galaxy Tab A9 Wi-Fi, sedangkan Redmi Pad SE 8.7 dan Itel VistaTab 30 menarik bagi yang ingin layar lebih enak dipakai dan fitur yang terasa lebih lengkap.
