Apple kini memberi gambaran yang cukup jelas tentang satu masalah keamanan yang sering luput dari perhatian pengguna iPhone. Dari data terbaru yang dibagikan Apple, masih ada 23% pengguna iPhone di Inggris yang belum menyalakan Stolen Device Protection, fitur yang dirancang untuk menahan pencuri dari mengambil alih perangkat.
Angka itu penting karena pencurian ponsel masih menjadi masalah serius, termasuk di kota-kota besar seperti London. Di tengah kasus seperti ini, perlindungan tambahan pada iPhone bisa menjadi pembeda antara perangkat yang masih bisa diamankan dan data yang langsung jatuh ke tangan orang lain.
Fitur yang dibuat untuk mempersempit ruang gerak pencuri
Apple memperkenalkan Stolen Device Protection pada iPhone pada 2024, dan fitur ini meningkatkan keamanan secara signifikan. Dalam kondisi aktif, pengguna memiliki waktu untuk menandai iPhone sebagai hilang ketika perangkat dicuri.
Begitu status itu diaktifkan, pencuri tidak lagi bisa melakukan perubahan penting pada perangkat. Salah satu dampaknya, mereka tidak dapat menambahkan biometrik mereka sendiri ke iPhone, sehingga akses ke aplikasi sensitif seperti aplikasi perbankan menjadi jauh lebih sulit.
Apple juga menyebut bahwa perlindungan ini kini diaktifkan secara default dalam beberapa bulan terakhir. Namun, data yang dibagikan Apple menunjukkan bahwa pengaturan default itu belum membuat semua perangkat terlindungi sepenuhnya.
Mengapa masih ada 23% yang belum terlindungi
Persentase 77% pengguna iPhone di Inggris yang menjalankan iOS versi terbaru dan telah mengaktifkan Stolen Device Protection terdengar tinggi. Meski begitu, masih ada 23% yang tidak menikmati tingkat perlindungan yang sama.
Salah satu penjelasan yang masuk akal adalah riwayat pengaturan di masa lalu. Jika seorang pengguna pernah mematikan Stolen Device Protection sebelumnya, fitur itu tidak otomatis aktif kembali di kemudian hari meski sekarang tersedia sebagai pengaturan default.
Artinya, angka 23% itu bukan sekadar statistik kecil. Angka tersebut menunjukkan ada cukup banyak pengguna yang masih rentan terhadap skenario pencurian ponsel yang semakin sering terjadi.
Cara mengaktifkannya di iPhone
Apple menyebut langkah untuk menyalakan fitur ini cukup sederhana. Pengguna bisa masuk ke Settings, lalu ke Privacy & Security, kemudian menggulir ke Stolen Device Protection dan menyalakannya.
Fitur ini juga tersedia melalui pengaturan Face ID & Passcode. Karena lokasinya berada di bagian bawah menu, banyak pengguna bisa saja melewatinya tanpa sadar bahwa perlindungan penting ini belum aktif.
Kemudahan pengaturan ini membuat masalahnya bukan pada akses, melainkan pada kesadaran pengguna. Dalam konteks keamanan ponsel, fitur yang paling efektif sering kali tetap tak berguna bila tidak diaktifkan.
Apple menekankan perlindungan tambahan untuk pencurian jalanan
Apple mengatakan pihaknya memahami pengalaman pahit para korban pencurian dan menanggapi semua ancaman terhadap pengguna dengan serius. Perusahaan itu juga menyebut telah memimpin industri dalam perlindungan untuk mencegah pencurian.
Daftar fitur yang disebut Apple mencakup Find My, Lost Mode, Stolen Device Protection, Activation Lock, dan Activation Lock for parts. Menurut Apple, rangkaian perlindungan itu membantu mengurangi insentif pencuri untuk menargetkan perangkat Apple dan melindungi pengguna beserta data mereka meski perangkat sudah dicuri.
Dalam praktiknya, kombinasi fitur tersebut dirancang untuk membuat iPhone lebih sulit dimanfaatkan setelah berpindah tangan secara ilegal. Dengan pencurian ponsel yang masih terjadi di banyak tempat, data terbaru Apple menjadi pengingat bahwa perlindungan dasar saja belum tentu cukup jika fitur keamanan lanjutan belum diaktifkan.
[crp]






