Vivo bersiap mengubah arah besar di lini ponsel lipat premiumnya lewat X Fold 6. Perangkat ini disebut akan memakai chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, bukan lagi Snapdragon seperti beberapa generasi X Fold sebelumnya.
Perubahan itu menjadi sorotan karena Vivo ingin mendorong performa tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik pada ponsel lipat terbarunya. Di saat yang sama, X Fold 6 juga diposisikan sebagai penantang serius bagi Samsung Galaxy Z Fold, Honor Magic V series, dan OPPO Find N series.
Lompatan dari Snapdragon ke MediaTek
Keputusan Vivo memakai chipset MediaTek menandai pergeseran strategi penting di perangkat kelas atasnya. Selama beberapa generasi, lini X Fold dikenal mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon.
Dengan Dimensity 9500 Super Edition, Vivo tampaknya menargetkan kombinasi tenaga besar dan penggunaan daya yang lebih hemat. Pendekatan ini penting untuk ponsel lipat, yang biasanya harus menjaga keseimbangan antara performa, ketahanan baterai, dan suhu perangkat.
Baterai besar untuk kelas foldable
Salah satu detail paling mencolok dari X Fold 6 adalah kapasitas baterai yang disebut mencapai sekitar 7.000 mAh. Jika benar terealisasi, angka itu akan menempatkannya sebagai salah satu baterai terbesar di segmen smartphone lipat saat ini.
Kapasitas sebesar itu akan menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang membutuhkan perangkat lipat untuk kerja dan hiburan sekaligus. Dukungan daya besar juga selaras dengan misi Vivo untuk memperkuat efisiensi perangkat lewat chipset terbaru dari MediaTek.
Kamera ikut naik kelas
Sektor kamera juga mendapat peningkatan yang sangat agresif. Vivo X Fold 6 dikabarkan membawa kamera utama 200 MP, lalu dipasangkan dengan lensa periskop telefoto 50 MP dan lensa ultrawide 50 MP.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar performa chipset, tetapi juga ingin memperkuat daya tarik di sisi fotografi. Untuk ponsel lipat, konfigurasi seperti ini berpotensi menarik pengguna yang menginginkan perangkat serbaguna tanpa harus mengorbankan kualitas kamera.
Desain lipat tetap dipertahankan
Dari sisi tampilan, Vivo masih mempertahankan format foldable bergaya buku. Layar utama perangkat ini disebut berukuran sekitar 8 inci, sedangkan layar luarnya sekitar 6,5 inci.
Pabrikan asal China itu juga tetap mengedepankan bodi yang tipis dan ringan. Modul kamera melingkar khas seri X Fold masih dipertahankan, dan desain itu disebut sudah terlihat pada beberapa unit prototipe yang beredar di publik.
Fokus ke multitasking dan pasar global
Selain hardware inti, Vivo juga memberi perhatian pada pengalaman penggunaan harian. Optimalisasi multitasking disebut akan menjadi salah satu fokus utama, termasuk manajemen jendela yang lebih mulus dan kemampuan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
Peluncuran resmi vivo X Fold 6 dijadwalkan berlangsung di China pada akhir Juni 2026. Setelah debut di pasar domestik, peluncuran global perangkat ini diperkirakan akan segera menyusul kemudian.
[crp]